Selasa, 20 Maret 2018

TNI AU Tingkatkan Kerjasama Pertahanan dengan Republik Ceko Slovakia

TNI AU dan Republik Ceko Slovakia sepakat untuk lebih meningkatkan hubungan dan kerjasama.

Kerjasama yang menjadi fokus kedua belah pihak meliputi bidang pendidikan dan latihan militer, industri penerbangan, avionic, elektronika, senjata ringan, amonisi dan truk serbaguna.

Kesepakatan tersebut disampaikan kedua pejabat, masing-masing Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M dan Duta Besar Republik Ceko Slovakia untuk Indonesia H.E. Mr. Ivan Hotek, dalam acara kunjungan di Mabesau Cilangkap Jakarta, Selasa (20/3).

Kedua pejabat juga mendiskusikan status hubungan bilateral Indonesia dan Republik Ceko Slovakia terkini. Kedua pihak sepakat merealisir secara konkrit bentuk kerjasama tersebut di dalam joint production, termasuk alih teknologi.

Pada kesempatan ini Kasau didampingi Aspam Kasau Marsda TNI Dwi Fajariyanto dan Sesdispenau Kolonel Adm Bejo Suprapto, S.T. Sementara Dubes Republik Ceko Slovakia didampingi Deputi Dubes Ceko Slovakia Mr. Jakub Cerny.

Dubes Republik Ceko Slovakia H.E. Mr. Ivan Hotek menyatakan baru pertama kali berkunjung ke Mabesau dan merasa terhormat atas sambutan Kasau dan pasukan jajar kehormatan.

  ✈️ TNI AU  

Senin, 19 Maret 2018

IPC Latma Wirra Jaya Ausindo

Di 5 RAR Battalion AustraliaIPC Latma Wirra Jaya Ausindo Di 5 RAR Battalion Australia

Danyonif Mekanis Raider 411/PDW beserta rombongan delegasi dari TNI AD melaksanakan IPC (Initial Planning Conferrence) mulai tanggal 26 Februari – 2 Maret 2018 dalam rangka membuat rencana latihan bersama TNI AD dengan AD Australia.

Kesempatan kali ini yang mengikuti Latma tersebut adalah Satuan Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad. Dalam perencanaan, latihan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 3 – 14 September 2018.

Rapat berlangsung di Gedung Rowell Centre itu dibuka dan dipimpin langsung oleh Asops Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Polsan Situmorang S.E dan Atase Militer Australia untuk Indonesia Col. Matthew Cambell.

Usai rapat, Danyonif Mekanis Raider 411/PDW Mayor Inf Widi Rahman S.H mengaku bersemangat dan memberikan atensi atas hasil rapat tersebut. “Materi sudah kami rancang agar sesuai serta dapat mencapai tujuan yang kami harapkan,” kata Danyonif Mekanis Raider 411/PDW.

Lebih lanjut Danyonif Mekanis Raider 411/PDW mengatakan, tujuan utama dari Kegiatan Latma Wirra Jaya Ausindo ini yaitu untuk menjalin dan meningkatkan Kerjasama persahabatan dengan Australia khususnya di bidang Kemiliteran. Yonif Mekanis Raider 411/PDW yang ditunjuk oleh Mabesad pada kegiatan tersebut sudah mempersiapkan materi maupun perlengkapan karena Yonif Mekanis Raider 411/PDW dilengkapi Alutsista Infanteri Mekanis yang secara komposisi memiliki kesamaan dengan alutsista yang dimiliki AD Australia.

Harapannya dapat saling membagi ilmu dimana AD Australia yang diwakili oleh 5 RAR Batallion Australia ini memiliki pengalaman tugas pasukan pengamanan PBB di Irak dan Afganistan sehingga prajurit harus memanfaatkan ilmunya dengan baik,” jelas Danyonif Mekanis Raider 411/PDW.

Delegasi TNI AD dihadiri oleh Kolonel Arh Hary Mulyanto Atase Militer Indonesia untuk Australia, Mayor Inf Perry Sandy dari Sopsad Mabesad, Dankipan B Yonif Mekanis Raider 411/PDW Lettu Inf Lukman Nurhuda S.T.Han.
 

  Siaga Indonesia  

Pangarmatim Serahkan Kapal Perang ke Setiap Lantamal

Di Kawasan TimurIlustrasi satuan kapal patroli TNI AL

Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Didik Setiyono memimpin upacara acara serah terima jabatan Komandan Pangkalan utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VI Makassar.

Acara sertijab ini dilaksanakan di Dermaga Layang Mako Lantamal VI, Senin (19/3/2018).

Komandan Lantamal VI Makassar diserahterimakan dari Laksamana Pertama (Laksma) TNI Yusup kepada Kolonel Laut Dwi Sulaksono.

Sertijab juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis unsur KRI dari Aslog Pangarmatim, Kolonel Laut (T) Teguh Sugiono kepada Aslog Danlantamal VI Makassar Letkol Laut (T) Sidik Wahono sebagai perwakilan seluruh Lantamal jajaran Koarmatim.

Penyerahan KRI ini menyusul pemisahan komando kapal-kapal Satrol kepada 14 Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal dari Komando Kawasan Armada (Koarmada).

Pangarmatim Laksda Didik Setiyono mengatakan, kapal-kapal perang TNI AL yang dulunya satuan kapal patroli Koarmada, sekarang menjadi satuan kapal patroli Lantamal.

Sekarang sudah ada Perkasal baru, jadi kapal-kapal yang tadinya menjadi satuan kapal patroli di Koarmada, baik itu armada barat maupun timur, sekarang kapal-kapal patroli diserahkan ke setiap Lantamal,” jelasnya.

Di Lantamal itu juga ada satuan kapal patroli, di sini ada dansat untuk patroli di wilayah kerjanya masing-masing,” kata dia.

Laksamana bintang dua ini menjelaskan, ada 29 kapal yang diserahkan ke Lantamal di Indonesia.

Jumlahnya tidak sama setiap Lantamal, ada dapat satu ada juga dua, bergantung tingkat kerawanan wilayah itu,” pungkasnya.

  Tribunnews  

3 Tranposter Baru Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad

3 unit kendaraan tank transporter untuk Yonmek 411

Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad merupakan salah satu satuan yang dibekali Tank Tempur dan beberapa kendaraan tempur lainnya. Kini satuan yang bermarkas di Kota Salatiga ini telah diberikan suatu kepercayaan besar oleh komando atas dengan di datangkannya Alutsista baru berupa Tranposter Angkut Tank. Salatiga (14/03).

Alutsista yang baru ini tiba di asrama Yonif Mekanis Raider 411Kostrad pada pukul 23.30 WIB, berupa 3 unit kendaraan Angkut Tranposter. Guna Pendistribusian Tank M113 ke daerah latihan maupun daerah penugasan.

Alutsista yang dikirim dari Diriktorat Peralatan Angkatan Darat (Dirpalad) tersebut diterima langsung oleh Komandan Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad, Mayor Inf Widi Rahman S.H.

Kita boleh berbangga hati karena kekuatan tempur satuan akan meningkat. Namun dengan datangnya Alutsista ini berarti tugas dan tanggung jawab kita juga semakin bertambah, seluruh prajurit dituntut lebih profesional”, terang Widi.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dalam waktu dekat Yonif Mekanis 411/PDW Kostrad masih akan ditambah lagi kendaraan tempur Tank M113.

Disamping itu, Danyonif juga berharap dengan adanya Alutsista yang semakin modern itu, diharapkan para prajurit dapat berbuat dengan kemampuan yang semaksimal mungkin, guna kepentingan pertahanan dan keamanan Bangsa.
 

  Kostrad  

RI-Australia Sepakati Peningkatan Kerjasama Maritim

Kesepakatan ini dicapai saat terjadi pertemuan antara Presiden Indonesi, Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull. [Foto/Kemlu RI]

Indonesia dan Australia dilaporkan telah menyepakati rencana aksi kerjasama dalam bidang maritim. Kesepakatan ini dicapai saat terjadi pertemuan antara Presiden Indonesi, Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull.

Dalam pertemuan yang digelar di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-Australia Special Summit 2018, di International Convention Centre, Sydney, kedua pemimpin mengawali pertemuan dengan membahas hasil pertemuan 2+2 antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara yang diselenggarakan Jumat lalu.

"Saya berharap penandatanganan rencana aksi kerja sama maritim dapat segera diimplementasikan. Kedua Menlu juga sudah melakukan tukar pikiran mengenai konsep arsitektur kawasan Indo-Pasifik. Saya berharap konsultasi mengenai Indo-Pasifik dilanjutkan demi terciptanya stabilitas, perdamaian dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik," ucap Jokowi, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Minggu (18/3).

Keduanya lalu membahas mengenai Indonesia-Australia Comprehensive Economy Partnership Agreement (IA-CEPA). Seperti diketahui, negosiasi terakhir mengenai IA-CEPA dilakukan 6-7 Maret lalu. "Terdapat kemajuan, namun memang belum selesai semuanya. Hasil akhir negosiasi harus memastikan keuntungan bagi dua negara. Negosiasi ini jangan hanya dilihat dari aspek komersial saja, namun perlu pula menekankan kemitraan dan kerja sama," ucapnya.

Jokowi dalam pertemuan itu berharap Australia dapat memberikan tanggapan positif atas berbagai usulan kerja sama. Kerja sama itu antara lain dalam urusan visa bekerja dan berlibur, pendidikan tinggi dan pelatihan vokasi, standar profesi, pengembangan industri dan pertanian termasuk peternakan, serta program magang bagi pelajar maupun profesional.

Menurut keterangan Kemlu RI, isu lain yang dibahas dalam pertemuan itu adalah Indonesia-Australia Digital Conference. Di mana Jokowi mengatakan tindak lanjut atas konferensi yang telah terselenggara dengan baik harus segera dilakukan.

Tindak lanjut itu termasuk dalam peningkatan peran Usaha Kecil Menengah (UKM) startup dalam mengembangkan inovasi digital, pengembangan Next Indonesia Unicorn, peningkatan literasi digital, dan inisiatif smart government untuk meningkatkan pelayanan publik. (esn)

   sindonews  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...