Sabtu, 07 September 2024

TNI Kembali Kirim 9 Nakes

 Untuk Misi Kemanusiaan di Gaza Palestina 
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2024/09/06/tni-kembali-kirim-9-nakes-untuk-misi-kemanusiaan-di-gaza-palestina-1_169.jpeg?w=700&q=90 (Dispen TNI) 😷

S
ebanyak sembilan orang tenaga kesehatan (nakes) TNI kembali diberangkatkan menuju Abu Dhabi untuk mendukung misi kemanusiaan di Gaza, Palestina. Sebelumnya, TNI sudah mengirim puluhan nakes pada awal bulan lalu.

Dalam pembekalannya di hadapan para nakes, Kapuskes TNI, Mayjen TNI Yenny Purnama mengingatkan para personel bahwa mereka membawa misi mulia untuk membantu sesama di wilayah konflik.

"Anda semua adalah duta kemanusiaan Indonesia, kebanggaan bangsa, dan harapan bagi saudara-saudara kita di Palestina. Tetaplah profesional, disiplin, dan berikan yang terbaik. Semoga tugas ini menjadi ladang ibadah dan kebanggaan kita semua," kata Kapuskes TNI Mayjen Yenny dalam keterangan dari Puspen TNI, Jumat (6/9/2024).

Tim dilepas secara resmi oleh Kapuskes TNI yang didampingi perwakilan dari Sops TNI, PMPP TNI, Kemhan, serta keluarga para nakes.

Mereka diberangkatkan melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (6/9). Penerbangan menuju Abu Dhabi menggunakan maskapai Etihad Airways dengan nomor penerbangan EY 0475, dan dijadwalkan take off pada pukul 17.45 WIB.

Kesembilan orang nakes yang di bawah pimpinan Mayor Ckm dr. Leksmana Arry Chandra ini akan memperkuat 25 personel TNI yang sudah lebih dulu berada di Gaza. Mereka akan bergabung bertugas Floating Hospital milik Pemerintah Emirat Arab.

Keberangkatan gelombang kedua ini merupakan bukti nyata dukungan TNI dan Pemerintah Indonesia dalam misi kemanusiaan untuk membantu Palestina, menunjukkan solidaritas dan komitmen dalam mendukung perdamaian dan kesejahteraan bagi mereka yang terdampak konflik.

Dengan keberangkatan ini, total 34 personel medis TNI kini telah bertugas di Gaza, memberikan bantuan kesehatan kepada mereka yang membutuhkan.

Sebelumnya, tim nakes pertama diberangkatkan pada Jumat (9/8) dini hari. Sebanyak 25 nakes TNI ini akan langsung ditempatkan di rumah sakit terapung di El Arish, Mesir. Total akan ada 40 nakes dari TNI AD, AL, dan AU yang akan dikirim dalam misi kemanusiaan di Gaza.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto sempat memberikan pengarahan kepada 40 nakes TNI. Dalam pengarahan, Prabowo turut didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Pembekalan dilakukan di Aula Bhinneka Tunggal Ika, kantor Kemenhan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (7/8). Pengarahan yang disampaikan Prabowo kepada para nakes berlangsung tertutup. Dari 40 nakes TNI ini terdiri dari dokter spesialis dan tenaga perawat.

Dari 25 nakes TNI ini, sebanyak 15 orang nakes juga akan ditempatkan ke rumah sakit lapangan yang berada di Rafah, wilayah selatan Jalur Gaza, Palestina. Namun penempatan 15 nakes TNI di Rafah ini akan lebih dulu melihat situasi keamanan.

Sementara untuk posisi 15 nakes yang bakal dipindah ke rumah sakit lapangan di Rafah, akan digantikan oleh 15 personel yang masih berada di Indonesia. (jbr/rfs)

  😷 detik  

Angkatan Siber Sangat Penting, Jadi Matra Ke-4 TNI

 Berbeda dengan satuan siber setiap Matra 
https://cdn.rri.co.id/berita/1/images/1692078582986-images_-_2023-08-15T124916.443/1692078582986-images_-_2023-08-15T124916.443.jpegIlustrasi tim cyber TNI (RRI) 💻

M
enko Polhukam Hadi Tjahjanto menjelaskan rencana pemerintah terkait pembentukan Angkatan Siber. Hadi menyebutkan Angkatan Siber nantinya akan menjadi matra TNI yang keempat.

"Angkatan Siber ini sangat penting, itu adalah matra yang keempat," kata Hadi kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2024).

Menurutnya, kehadiran Angkatan Siber sebagai matra keempat akan melengkapi kekuatan pertahanan dari tiga matra yang sudah ada, yakni Angkatan Udara (AU), Angkatan Darat (AD), dan Angkatan Laut (AL). Dia kemudian berbicara tentang potensi terjadinya perang di ranah siber.

"Karena saat ini pertahanan dan keamanan tidak hanya itu memerlukan kekuatan seperti pesawat tempur, kapal perang, tank, dan sebagainya. Saat ini perang sudah masuk ke ranah-ranah perang-perang siber," jelas Hadi.

"Jadi perang siber itu perang pikiran. Kita memengaruhi pikiran masyarakat untuk melaksanakan kehendak," terang Hadi.

Dia kemudian menjelaskan bahwa Angkatan Siber yang akan dibentuk, bakal berbeda dengan Satuan Siber (Satsiber) dari setiap Matra. Karena tugasnya bukan sekadar mengamankan administrasi, portal, namun lebih dari itu.

"Pertanyaannya saat ini Mabes TNI sudah punya. Iya, itu adalah satuan siber, yang digunakan untuk menjaga keamanan administrasi, portal. Tapi TNI, Kementerian Pertahanan sedang membangun kekuatan yang bisa menghadapi pada perang siber," jelasnya.

Kendati begitu, mantan Panglima TNI itu tidak menjelaskan lebih jauh perihal teknis proses pembentukan Angkatan Siber. Namun dia memastikan akan ada penyesuaian, termasuk mengenai perubahan dan perbaikan satuan TNI.

"Iya revisi pada waktu itu kita laksanakan pada tahun 2020. Waktu saya panglima. Dengan adanya kekuatan baru ini Mabes TNI akan menyesuaikan, kekinian dengan merubah atau memperbaiki doktrin TNI," ucapnya. (ond/aud)

  🔬 detik  

Komandan AB UEA Kunjungi PT PAL

⚓️ Tinjau KRI RJW 992 KRI RJW 992, kapal BRS produksi PAL (Dispenal)

CEO PT PAL Indonesia, Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng, beserta jajaran dan pejabat tinggi Kementerian Pertahanan serta TNI, menyambut kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata UEA, Mayor Jenderal Saleh Mohammed Bin Mejren Alameri, meninjau Kapal Bantuan Rumah Sakit produksi PT PAL Indonesia “KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992” di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara.

Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan bilateral Indonesia-UEA, tetapi juga menjadi pengakuan atas keunggulan KRI RJW-992 yang sukses menjalankan misi kemanusiaan di Gaza.

CEO PT PAL Indonesia, Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng menegaskan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 merupakan bukti dedikasi PT PAL memadukan teknologi canggih dengan faslitas medis yang komprehensif, sehingga memungkinkan operasi kemanusiaan, dan tanggap darurat dalam skala besar.

 ⚓️ 
PAL Indonesia  

Jumat, 06 September 2024

PT Citra Shipyard Serahkan 2 KRI ke TNI AL

Dua KRI buatan anak bangsa selesai dikerjakan dan diserahkan ke TNI AL. (f.eusebius sara) ★

Dua unit kapal perang Republik Indonesia (KRI) buatan PT Citra Shipyard Batam diserahkan secara resmi ke jajaran TNI AL. Dua KRI terbaru tersebut adalah KRI Butana 878 dan KRI Selar 879 yang merupakan murni karya anak bangsa.

Penyerahan dua unit KRI bertipe kapal patroli cepat (PC) 40 meter ini dilaksanakan dalam seremonial delivery yang digelar di galangan kapal Citra Shipyard, Kamis (5/9). Dua KRI ini diserahkan oleh pihak galangan kapal ke kepada TNI AL melalui kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Sebelum diserahkan, Direktur PT Citra Shipyard, Jovan Liau,dalam sambutannya melaporkan bahwa pengerjaan dua KRI pesanan TNI AL dua tahun yang silam ini sudah 100 persen rampung. Dua kapal ini juga telah melalui serangkaian uji coba dan sudah dinyatakan siap beroperasi untuk melaksanakan tugas pengawasan, menjaga kedaulatan wilayah kesatuan RI.

“Terima kasih telah percayakan kami membangun dua KRI ini. Dua kapal telah kami kerjakan dengan baik sesuai kontrak awal. Masa pengerjaan 24 bulan dan sudah 100 persen. Juga sudah melalui serangkaian uji coba. Dua kapal ini siap digunakan,” ujar Jovan.

Muhammad Ali dalam arahannya menjelaskannya, dua kapal KRI terbaru ini akan di tempatkan di wilayah kerja yang berbeda. KRI Butana-878 akan memperkuat Satuan Kapal Patroli (Satrol) di jajaran Lantamal V Surabaya, sedangkan KRI Selar-879 akan memperkuat jajaran Satrol Lantamal VIII Manado.

“Penambahan dua unit kapal baru ini untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas Operasi Keamanan Laut (Opskamla) di wilayah laut yuridiksi Nasional Indonesia,” ujar Ali.

Dijelaskan Kasal, pengoperasian kapal jenis PC 40 ini berorientasi kepada konstelasi geografis NKRI sebagai Negara Kepulauan. Ini merupakan strategi efektif dan efisien untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas Opskamla di wilayah laut Indonesia.

“TNI AL saat ini telah menempatkan KRI tipe PC 40 di sejumlah Pangkalan Utama TNI AL yang ada di seluruh Indonesia. Kapal perang ini memiliki sejumlah keunggulan dimana dipersenjatai dengan 1 unit meriam 30 mm dan 2 unit meriam 12,7 mm,“tutur Kasal.

Dua untuk kapal terbaru ini dirancang mampu beroperasi di berbagai medan dan cuaca, memiliki panjang keseluruhan 45,50 meter, dengan lebar 7,90 meter. Kapal ini dapat melaju dengan kecepatan maksimal 24 knot, serta memiliki kecepatan jelajah mencapai 17 knots.

Dengan kemampuan manuver yang dimilikinya tersebut, kapal patroli cepat ini mampu memenuhi berbagai misi operasi baik infiltrasi, eksfiltrasi, maupun misi SAR dengan sangat baik.

Usai acara delivery dua unit kapal tersebut, Kasal juga langsung mengukuhkan kedua Komandan KRI dimana; KRI Butana-878 dijabat oleh Mayor Laut (P) Mega Yudha Prabowo dan Komandan KRI Selar-879 dijabat oleh Mayor Laut (P) Agus Solikhin. Keduanya merupakan Perwira Menegah TNI AL, lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-55 tahun 2009.

 Dibiayai Bank Mandiri 
Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Komitmen ini diwujudkan melalui pembiayaan pembangunan dua unit Kapal Patroli Cepat (PC) 40 dan kapal Bantu Cair Minyak milik TNI Angkatan Laut dengan nilai sebesar Rp 163 miliar.

Pembiayaan tersebut disalurkan kepada PT Citra Shipyard untuk mendukung proyek pembuatan KRI Selar dan KRI Butana milik TNI Angkatan Laut dan kepada PT Batamec Shipyard untuk pembangunan KRI Balongan 908. SVP Commercial Banking Bank Mandiri Ferdianto Munir mengatakan, langkah ini sekaligus memperkuat peran Bank Mandiri sebagai agen pembangunan di Indonesia dan komitmen perseroan dalam menjaga pertahanan di Tanah Air.

Lebih lanjut, dukungan ini turut menjadi upaya berkelanjutan Bank Mandiri dalam berkontribusi pada penguatan sektor maritim dan industri perkapalan nasional. “Kami terus berupaya memberikan dukungan yang optimal, baik melalui pembiayaan maupun layanan transaksi keuangan, untuk memperkuat industri maritim Indonesia. Hal ini sejalan dengan misi kami untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat kedaulatan negara,” ujar Ferdianto di Batam, Kamis (5/9).

Dengan rampungnya pembangunan kapal milik TNI AL tersebut Bank Mandiri turut serta mengikuti ceremony delivery dan pengukuhan Komandan kapal PC 40 dan shipnaming KRI Balongan 908 yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (5/9). Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, SE., M.M., M.TR.OPSLA, bersama SVP Commercial Banking Bank Mandiri Ferdianto Munir beserta jajaran manajemen.

Ferdianto mengatakan, komitmen Bank Mandiri dalam mendukung kemandirian Alutsista Indonesia ini sejalan dengan visi untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sektor-sektor yang krusial bagi kemajuan bangsa. Dukungan terhadap pembangunan kapal patroli cepat ini juga menjadi manifestasi dari semangat nasionalisme yang mendasari seluruh aktivitas bisnis Bank Mandiri.

“Kami ingin berperan aktif dalam menjaga kedaulatan negara, serta memperkuat alat utama sistem pertahanan (Alutsista) di Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Bank Mandiri mencatat kinerja yang solid dalam penyaluran kredit komersial dengan pertumbuhan mencapai 23,59% secara Year on Year (YoY) hingga Juli 2024 menjadi Rp 266,07 triliun. Pencapaian ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri untuk mendukung sektor-sektor produktif yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. (*)

  ★ Batam Pos  

Kamis, 05 September 2024

Marinir Akan Miliki Senjata Penghancur Tank ATGM L2

  Produk BulgariaMarinir ujicoba ATGM L2 produk Bulgaria (Marinir) 🚀
K
orps Marinir TNI AL dalam waktu dekat ini akan diperkuat alutsista baru, yaitu Anti Tank Grenade Laouncher (ATGL) atau Roket Peluncur Granat (RPG) - L2.

Untuk memastikan keunggulan senjata penghancur Tank terbaru Marinir itu, Wakil Komandan Korps Marinir (Wadan Kormar) Brigjen TNI (Mar) Suherlan bersama Dankolatmar Kolonel Marinir Dede Harsana pada hari Selasa, 3 September 2024 kemarin, telah melakukan uji coba/fungsi material kontrak Dissenlekal pengadaan Anti Tank Grenade Laounchr (ATGL) di Lapangan Tembak Puslatpurmar 3 Grati Pasuruan, Jawa Timur.

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi Dispen Kormar, Rabu, 4 September 2024, sebelum melakukan uji coba roket peluncur Anti-Tank, Wadan Kormar dan rombongan menerima pemaparan dari tim Labinsen tentang spesifikasi teknis ATGL-L2, prosedur tindakan dan keamanan senjata di Indoorsport, Markas Puslatpurmar 3 Grati, Pasuruan.

Setelah itu, Wadan Kormar Brigjen TNI Suherlan menyaksikan secara langsung uji coba senjata penghancur roket yang akan memperkuat Korps Baret Ungu tersebut. Setelah uji fungsi penembakan roket penghancur Tank, Wadan Kormar dan rombongan menerima hasil uji coba fungsi dan evaluasi senjata yang nantinya akan memperkuat jajaran Korps Marinir itu.

Sejumlah pejabat Korps Marinir turut hadir mendampingi Wadan Kormar Brigjen TNI (Mar) Suherlan dalam uji coba senjata ATGL-L2 itu. Diantaranya adalah Wadan Pasmar 2, Aslog Dankormar, Asintel Dankormar, Asrena Dankormar, Korsahli Kormar, Danlanmar Sby, Aslog Danpasmar 2, Wadanbrigif 2, Sekdissenlekal, Kalabinsen, Kasubdis SPT Senekal, Sekdis Litbangal, Dislaikmatal, dan perwakilan dari PT Artha Baruna Indonesia.

  🚀 VIVAnews  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...