Medium Tank Harimau (Pindad) ♘
Wakil Menteri (Wamen) BUMN, Kartika Wirjoatmodjo berkunjung ke PT Pindad di Kota Bandung, Senin (22/1/2024). Kehadiran Wamen ke PT Pindad tersebut, untuk melihat sejumlah tank yang akan dikirimkan ke Kementerian Pertahanan.
Kendaraan dengan nama Medium Tank Harimau akan diserahkan langsung oleh PT Pindad ke Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.
Menurut Dirut PT Pindad Abraham Mose, untuk Medium Tank Harimau, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memesannya sebanyak 18 unit. Tapi baru bisa disiapkan 10 unit yang akan diserahkan ke TNI AD. Selain itu ada puluhan unit lain yang juga dipesan seperti produk Anoa, Komodo, dan senjata lain.
"Untuk pengerjaan produk lainnya masih coba diselesaikan. Kita juga kirim produk ekspor seperti ke Amerika dan beberapa negara ASEAN," ujar Abraham.
Sementara menurut Wamen, pihaknya datang ke PT Pindad karena ingin mengecek langsung serta memastikan teknologi pertahanan Indonesia bisa ditingkatkan. Agar, memiliki kelas global dan memperkuat ketahanan produksi sejata Indonesia.
"Kami tugaskan Pindad dan Defend (holding BUMN) untuk wujudkan industri pertahanan dari hulu ke hilir," ujar Kartika Wirjoatmodjo yang akrab disapa Tiko.
Saat ini, kata Tiko, PT Pindad sudah banyak memproduksi perlatan ketahanan. Untuk menunjang perusahaan pemerintah pun sering membeli alat dari Pindad sehingga ke depan perusahaan pelat merah ini harus bisa mandiri.
Perlahan, kata dia, transfer teknologi dari sejumlah perusahaan yang bekerjasama dilakukan agar ke depan Pindad bisa menjadi pemain di kelas global. "Harus jadi pionir," kata Tiko.
Di sisi lain, kata Wamen, PT Pindad pun terus meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam setiap produk yang dibuat. Untuk senjata saat ini TKDN-nya sudah mencapai 70 persen, sedangkan kendaraan tempur sudah ada yang mencapai 50 persen.
Beberapa bagian dalam peralatan ini sekarang masih didatangkan dari luar negeri khususnya yang berbahan baja. Namun, ke depan BUMN akan coba mengkomunikasikan kebutuhan ini dengan PT Kratakau Steel (KS) agar bisa memenuhi kebutuhan bahan dasar baja.
"KIta ingin bantu supaya bisa produksi di Indonesia," paparnya.
Komisaris PT Pindad, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, merasa takjub dengan perkembangan perusahaan ini. Kendaraan, senjata, dan peralatan lainnya sudah semakin canggih dan bisa diproduksi dengan teknologi sendiri.
"Mudah-mudahan ke depan Pindad bisa semakin maju," katanya.
♞ Republika
Bukti Kemampuan Kemajuan PT PAL Indonesia Yang Berdaya Saing
(PAL Indonesia) ☆
Sebagai salah satu industri pertahanan handal yang mendapat kepercayaan dan dukungan penuh dari pemerintah untuk melaksanakan pembangunan dan pemeliharaan alutsista matra laut, PT PAL Indonesia menerima kunjungan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod, Plt. Komisaris Utama Didit Herdiawan, beserta jajaran BoD dan BoC PT PAL Indonesia.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau proyek strategis yang sedang dikerjakan PT PAL. Saat ini PT PAL Indonesia tengah mengerjakan beberapa proyek strategis pesanan Kementerian Pertahanan seperti peremajaan kapal perang TNI AL melalui program Refurbishment 41 KRI serta pembangunan kapal Frigate Merah Putih. Dalam kunjungannya Menhan Prabowo meninjau langsung beberapa proyek yang sedang dikerjakan PT PAL Indonesia diantaranya proyek kapal Frigate Merah Putih, R41 yaitu proyek Refurbishment KRI Halasan-630, KRI REM-331.
Dalam kunjungannya, Menhan Prabowo mengatakan “Perkembangan pembangunan dan perbaikan kapal di PT PAL Indonesia saat ini sudah mengalami progress signifikan. Kemajuan progam kita, ditunjukkan dengan sudah memperbaiki 41 kapal perang, progresnya cukup bagus. Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih pada saudara-saudara sekalian, pada PT PAL dan satgas Frigate Merah Putih, terima kasih atas dedikasi saudara-saudara, terima kasih atas prestasi saudara-saudara, kapasitas saudara-saudara ini sangat membanggakan. Kita membuat sejarah, kapal perang terbesar dan 100% dibuat oleh putra-putri Indonesia. Terima kasih dan selamat bekerja”.
Melalui kunjungan ini, menjadi bukti akan besarnya kepercayaan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan kepada PT PAL Indonesia sebagai mitra strategis yang mendukung PT PAL sebagai industri pertahanan yang mandiri, berkualitas dan memiliki daya saing.
Dalam proyek R41 KRI, PAL sedang melaksanakan docking kapal perang di antaranya, KRI Fatahillah-361, KRI Sura-802, KRI Malahayati-362, KRI Hasan Basri-382, KRI Ajak-653, KRI Halasan-630, KRI Raden Eddy Martadinata-331, yang bertujuan untuk mendukung TNI AL sehingga memiliki performa alutsista yang andal.
CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod menyampaikan, “Kita lihat tadi ketika Menhan hadir disini begitu antusias dan bangga dengan kemajuan yang sudah dicapai oleh PT PAL. Artinya, PT PAL kedepan siap mendapatkan gelontoran proyek-proyek besar lebih banyak lagi. Ini tanda bahwa beliau sebagai Menhan menunjukkan keberpihakannya terhadap pencapaian kemandirian teknologi di industri pertahanan yaitu PT PAL Indonesia”.
Menhan Prabowo juga mengapresiasi kesigapan BUMS yang turut bersinergi dalam penyelesaian proyek Refurbishment 41 kapal perang TNI AL. Dalam rangkaian kunjungan Menhan, beberapa mitra BUMS juga turut menyampaikan laporan progres Refurbishment 41 KRI dalam teleconference antara lain PT Batamec, PT Waruna Shipyard, PT Dok Bahari Nusantara, PT Palindo Marine yang turut bersinergi dalam penyelesaian proyek kapal perang TNI AL.
Hal ini sesuai dengan semangat kemandirian dan arahan Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo bahwa tidak ada keterlibatan asing dalam proses pembangunan kapal frigate merah putih. Menjadi satu barometer bagaimana kemandirian yang selalu didengungkan oleh Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan.
Kegiatan hari ini menjadi bukti akan besarnya kepercayaan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan kepada PAL Indonesia sebagai mitra strategis dan mendukung PT PAL sebagai industri pertahanan yang mandiri, berkualitas dan memiliki daya saing. Melalui sinergi antara Pemerintah, BUMN Indhan dan BUMS diharapkan dapat bersama-sama mempertahankan kehormatan dan kedaulatan RI.
Hari Menyakitkan bagi Zionis
Satu bangunan hancur, 21 zionis tewas dan lainnya luka/cacat (Jerusalem Post) 💣
Militer Israel pada Selasa (23/1/2024) mengumumkan sebanyak 21 tentaranya tewas di Jalur Gaza dalam sebuah serangan Hamas pada hari Senin. Itu menjadi hari paling menyakitkan bagi militer Zionis sepanjang perang 3 bulan.
Mengutip laporan AP, juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Daniel Hagari mengatakan pasukan cadangan sedang mempersiapkan bahan peledak untuk menghancurkan dua bangunan di Gaza tengah pada hari Senin ketika seorang milisi Hamas menembakkan granat berpeluncur roket ke sebuah tank di dekatnya.
Tembakan granat itu memicu ledakan hebat, menyebabkan kedua bangunan dua lantai itu runtuh menimpa para tentara Israel di dalamnya.
Banyaknya korban jiwa di pihak militer Zionis itu dapat menambah momentum baru bagi seruan kepada Israel agar menghentikan invasi sementara atau bahkan menghentikannya sama sekali.
Banyaknya korban di pihak Israel telah memberikan tekanan pada pemerintah Zionis di masa lalu untuk menghentikan operasi militer.
Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk terus maju sampai Israel menghancurkan kelompok Hamas yang berkuasa dan memulangkan ratusan sandera yang ditawan di Gaza.
Masyarakat Israel sekarang semakin terpecah dalam pertanyaan apakah tujuan Netanyahu tersebut bisa dijalankan.
Keluarga para sandera dan banyak pendukung mereka telah menyerukan Israel untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, dan mengatakan bahwa waktu hampir habis untuk membawa pulang para sandera dalam keadaan hidup.
Pada hari Senin, puluhan kerabat sandera menyerbu pertemuan komite Parlemen, menuntut kesepakatan untuk memenangkan pembebasan orang yang mereka cintai.
Militer Zionis melancarkan invasi brutal ke Gaza setelah Hamas menyerang Israel selatan pada 7 Oktober yang menewaskan lebih dari 1.200 orang dan menculik sekitar 240 lainnya.
Lebih dari 100 orang dibebaskan pada bulan November sebagai imbalan atas gencatan senjata selama seminggu dan pembebasan 240 warga Palestina yang dipenjara oleh Israel.
Invasi brutal militer Zionis telah menyebabkan kehancuran yang luas, membuat sekitar 85% penduduk Gaza mengungsi dan menyebabkan lebih dari 25.000 warga Palestina tewas, menurut pejabat kesehatan di Gaza.
PBB dan badan-badan bantuan internasional mengatakan pertempuran tersebut telah menimbulkan bencana kemanusiaan, dengan seperempat dari 2,3 juta penduduk di wilayah tersebut menghadapi kelaparan. (mas)
Lulus COE
Helikopter HS-1305 o/b KRI Diponogoro-365 penuhi persyaratan PBB. [ tni.mil.id]
Helikopter HS-1305 yang onboard di KRI Diponegoro-365 siap melaksanakan misi perdamaian dalam Satgas MTF TNI XXVIII-O UNIFIL di Lebanon.
Heli HS-1305 sudah dinyatakan lulus Contigent Own Equipment (COE) dan safety inspection oleh personel dan tenaga ahli dari PBB di Dermaga 4 Beirut, Lebanon, Minggu, (18/1/2024).
Dikutip dari tni.mil.id, tim COE dan safety inspection PBB berjumlah empat orang dipimpin oleh Mr Anatoly Fialka sebagai Civilian Chief TCQA didampingi oleh LCDR Cengiz Veffa Ekici (N4), Major Thalis Aguiar (J3), dan Major Gustavo Reinbold (Mission Aviation Safety Officer).
COE dilaksanan dengan tujuan untuk memastikan bahwa seluruh peralatan, pesawat dan perlengkapan lainnya dalam kondisi baik serta memenuhi segala persyaratan yang dibutuhkan untuk menjalankan misi PBB yang diemban.
Pilot-1 Satgas, Kapten Laut (P) Rangga Birawa, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan kondisi teknis, kelengkapan administrasi dan kualifikasi kompetensi yang harus dipenuhi.
Alutsista harus memiliki standar dari PBB dalam melaksanakan tugas-tugas perdamaian. Kegiatan tersebut sesuai dengan Visi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam mewujudkan TNI PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif) khususnya penggunaa alutsista yang Modern.
⚓️ Dukung Diplomasi dan Keberhasilan dalam Industri Pertahanan
Seremoni Keel Laying dan First Steel Cutting 2 LPD AL Filipina batch ke-2 (PAL Indonesia)
PT PAL Indonesia sukses menggelar ceremony Keel Laying Landing Dock Philippines #1 dan First Steel Cutting Landing Dock Philippines #2.
Dua kapal karya anak bangsa tersebut sukses melaksanakan tonggak bersejarah dalam pembangunan kapal, yang disaksikan oleh RADM Caesar Bernard N Valencia, Wakil Komandan Angkatan Laut Filipina, Duta Besar Filipina untuk Indonesia H.E Gina A Jamoralin, dan berbagai pemangku kepentingan.
Proses keel laying LD Philippines #1 ditandai dengan peletakan koin pada lunas kapal dan simbolis penekanan tombol sirine oleh RADM Caesar Bernard N Valencia selaku Wakil Komandan Angkatan Laut Filipina yang di damping oleh CEO PT PAL Indonesia Dr. Kaharuddin Djenod M.Eng, Plt. Komisaris Utama PT PAL Didit Herdiawan, Duta Besar Filipina untuk Indonesia H.E Gina A Jamoralin, Ketua Satuan Tugas Pembangunan Kapal LD Capt. Emerson F Oxales PN (GSC), dan Kepala Proyek LD Philippines Parnianto.
Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dan penyerahan siluet kapal LD Philippines sebagai simbolis dari first steel cutting LD Philippines #2.
Kerjasama antara Indonesia dan Filipina melalui PT PAL Indonesia ini menjadi manifestasi dedikasi bersama dalam meningkatkan kemampuan maritim dan menjaga kemanan regional.
PT PAL Indonesia berkomitmen untuk memenuhi perannya sebagai promotor kapabilitas pertahanan agar tercapai kemandirian dan meningkatkan kapasitas industri pertahanan untuk mendukung keamanan regional serta pertumbuhan ekonomi.