Kamis, 16 Januari 2025

Indonesia Memulai Kesepakatan BrahMos Senilai $ 450 Juta dengan India

Rudal BrahMos (wikimedia) 🚀

Indonesia telah memulai pembelian rudal jelajah BrahMos dari India, menurut media India.

Kedutaan Besar India di Jakarta telah menerima surat dari Kementerian Pertahanan Indonesia mengenai potensi pembelian senilai $ 450 juta, The New Indian Express mengungkapkan, mengutip sumber.

Untuk memfasilitasi pembelian, pengaturan pinjaman sedang dikerjakan dengan bank-bank India, outlet India menambahkan.

Transaksi dapat dilakukan dalam mata uang masing-masing negara, karena keduanya merupakan bagian dari organisasi antarpemerintah BRICS.

 Masalah Kecil 
Pengumuman kemungkinan akan dilakukan selama kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke New Delhi akhir bulan ini, outlet India menambahkan.

Subianto telah diundang sebagai tamu utama di acara Hari Republik India, yang diadakan setiap tahun pada tanggal 26 Januari di New Delhi.

Namun, rencana kunjungannya berikutnya ke Pakistan ditolak oleh pemerintah India, karena New Delhi tidak ingin dikaitkan secara diplomatik dengan tetangganya di Asia Selatan itu, meskipun hanya sedikit.

Menurut The New Indian Express, kunjungan ke Pakistan dapat memengaruhi kesepakatan BrahMos.

Namun, menurut laporan media terbaru, kunjungan Subianto ke Pakistan telah dibatalkan, sehingga membuka jalan bagi pengumuman BrahMos yang dilaporkan.

 Kesepakatan BrahMos 
Jakarta telah mempertimbangkan sistem rudal India-Rusia selama bertahun-tahun. Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin baru-baru ini berbicara tentang penjajakan kerja sama dengan India pada teknologi BrahMos.

Jika kesepakatan itu berhasil, Indonesia akan menjadi negara kedua yang memperoleh sistem itu setelah Filipina.

Rudal itu dapat diluncurkan dari darat, udara, atau laut dan memiliki kecepatan sekitar Mach 3, yang dianggap sebagai yang tercepat di dunia dalam kategorinya.

Varian ekspornya memiliki jangkauan terbatas 290 kilometer (180 mil), sedangkan model domestiknya dapat menyerang target sejauh 500 kilometer (311 mil). Versi BrahMos dengan jangkauan lebih jauh juga sedang dikembangkan.

  🚀 The Defense Post  

Rabu, 15 Januari 2025

13 Ranpur Tank Harimau Buatan Pindad Siap Jaga Pertahanan IKN

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7zGw2XOPRl2L3YA4VKHL3lteAG6nDl6uvxpzSG_oPpD0eiwM24QVQsaAneNnTGF3iMozCo26996rOqlkxguCBELIEouHh1v5K02JSOTWlHHrg75pOtS1KnbQ-cr1tpUHEL7CsakZetb0eOPRXa-DBNQ5JweP9-5MhfdNnzyESnUzrwlrV7v2mCaiT3V18/s1152/MT%20Harimau_AAbE3Se.jpgMT Harimau Pindad, hasil kerjasama dengan FNSS (Pindad)

S
ebanyak 13 kendaraan tempur (ranpur) tank Harimau buatan PT PIndad telah berada di Batalyon Kavaleri (Yonkav) 13/Satya Lembuswana, satuan bantuan tempur (satbanpur) Kodam VI/Mulawarman, Kalimantan Timur.

Ranpur yang sudah tiba di Balikpapan sejak Mei 2024 tersebut disiapkan untuk menjaga pertahanan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Komandan Pusat Persenjataan Kavaleri TNI Angkatan Darat (AD) Mayjen TNI Eko Susetyo mengatakan, ranpur ini memang disiapkan untuk satuan yang berdekatan dengan IKN.

"Sejumlah 9 ranpur di antaranya berada di Kutai Kartanegara," ujar Eko, Kamis (9/1/2024).

Menurutnya, ranpur ini masih terus diproduksi PT Pindad. Sebagian diproduksi untuk Yonkav 5/Dwipangga Ceta di Palembang, dan sebagian lagi disiapkan untuk pelatihan di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Padalarang, Jawa Barat.

Eko menjelaskan, dalam mendukung sistem pertahanan IKN, proses pelatihan, penggunaan, dan perawatan alutsista sudah dilaksanakan, tetapi belum maksimal.

Termasuk latihan menembak di Baturaja, Sumatera Selatan, yang masih ditemukan kendala pada sistem mechanical.

"Selain itu, kendala pada operasional juga masih ada, bahwa ada yang kurang terampil. Namun, karena pelatihannya memang belum selesai. Sehingga kami akan tetap melaksanakan pelatihan itu secara formal maupun informal," tutur Eko.

Pelatihan demi pelatihan akan terus dilakukan di Pusdikkav Padalarang agar tidak ditemukan lagi kendala, baik pada sistem mechanical, maupun operasional.

Eko menambahkan, Yonkav 13/Lembuswana ini akan dijadikan sebagai role model perawatan ranpur.

Hal ini karena, selain tank Harimau yang merupakan ranpur baru, Yonkav 13/Lembuswana juga memiliki ranpur lainnya seperti tank Leopard yang merupakan main battle tank TNI AD.

"Kita akan menyusun longbook, menyarankan kepada pimpinan TNI AD tentang bagaimana seharusnya ranpur ini dipelihara sehingga bisa siap operasional setiap saat dan tahan lama," tuntas Eko.

 Berikut video liputan TvOne : 


  👷 Kompas  

Selasa, 14 Januari 2025

Bakamla RI Akan Miliki 13 Kapal Patroli

KN 321 P Nipah dengan panjang 80 meter (Bakamla)

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah menjelaskan bahwa institusinya akan memiliki 13 kapal patroli atau lebih banyak ketimbang saat ini yang berjumlah 10 kapal.

Irvansyah menjelaskan bahwa tiga kapal patroli tambahan tersebut terdiri atas satu kapal hibah hasil kerja sama dengan pemerintah Jepang, dan dua kapal yang dibuat menggunakan pinjaman dalam negeri.

"Ini kemarin kami sudah tanda tangan kontrak dari Bakamla dengan Mitsubishi Shipbuilding," kata Laksdya TNI Irvansyah saat memberikan keterangan pers usai menghadiri peringatan HUT Ke-19 Bakamla RI di Taman Proklamasi, Jakarta, Selasa.

"Setelah itu," kata dia, "mereka mulai merancang, menggambar, nanti mulai peletakan kayak kalau bangunan itu batu pertama, ini keel laying atau apa, steel cutting, macam-macam istilahnya."

Laksdya TNI Irvansyah berharap kapal patroli hibah dari Jepang tersebut dapat segera cepat selesai pada saat tahap pembuatan telah dimulai. Namun, dia memperkirakan kapal tersebut baru selesai pada tahun 2026.

Dikatakan bahwa dua kapal yang dibiayai pinjaman dalam negeri berasal dari bank-bank pemerintah, sedangkan PT PAL Indonesia akan menjadi pabrik pemroduksiannya.

"Haram bagi saya beli kapal luar negeri, ... haram. Itu rasanya jadi pengkhianat. Banyak sekali galangan kapal Indonesia sehingga kami pesan dari Indonesia sendiri, kecuali yang hibah, kami tidak bisa menolak. Dia yang kasih hibah, dia yang bangun, kami terima jadi saja," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa panjang kapal yang menggunakan pinjaman dalam negeri berukuran 60 meter dan 80 meter.

Selain tiga kapal tersebut, lanjut dia, Amerika Serikat juga telah berjanji untuk memberikan kapal kepada Indonesia, tetapi ukurannya akan lebih kecil jika dibandingkan dengan hibah dari Jepang.

“Ukuran lebih kecil. Kalau di Jepang ukuran panjangnya itu 85 meter, Amerika mungkin sekitar 38-40 meter untuk di pesisir,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menargetkan bahwa kapal-kapal milik Bakamla ke depannya, termasuk tiga kapal tambahan nanti, akan dilengkapi dengan laboratorium di tengah laut.

Dengan adanya laboratorium tersebut, dia berharap Bakamla RI bisa memeriksa narkoba maupun mineral di tengah laut sehingga tidak menghabiskan banyak waktu karena harus membawa barang tersebut ke pangkalan.

"Harapannya 1—2 jam di laut selesai periksa, bisa berlayar lagi sehingga ongkos pekerjaan mereka operasionalnya tidak terlalu tinggi dan tidak menyita waktu terlalu banyak," jelasnya.

Sebelumnya, pemberian kapal patroli hibah dari Jepang tersebut turut dibahas dalam pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba.

 Susun draf RUU Keamanan Laut 
Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Keamanan Laut, dan akan menyerahkannya ke DPR RI.

Irvansyah menjelaskan bahwa RUU Keamanan Laut saat ini diperlukan karena akan mengatur secara khusus Bakamla RI.

“Bakamla ini Undang-Undangnya masih menempel di Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang sekarang sudah revisi jadi Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024,” kata Irvansyah menjelaskan, saat memberikan keterangan pers usai menghadiri peringatan HUT Ke-19 Bakamla RI di Taman Proklamasi, Jakarta, Selasa.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa RUU tersebut perlu seiring dengan pentingnya keberadaan coast guard atau penjaga laut dan pantai di Indonesia.

“Untuk apa coast guard? Banyak negara punya coast guard, hampir seluruh negara punya coast guard, setidaknya mempunyai badan yang melaksanakan fungsi coast guard secara universal,” ujarnya.

Sebelumnya, Irvansyah dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11), mengatakan draf RUU Keamanan Laut menjadi salah satu program yang akan dijalankan instansinya pada masa 100 hari pertama Kabinet Merah Putih.

Dalam rapat tersebut, dia mengatakan urgensi pembuatan RUU Keamanan Laut dikarenakan masih terjadinya pemeriksaan berulang di laut karena banyaknya instansi di laut yang berwenang melakukan hal tersebut.

  💂
antara  

Senin, 13 Januari 2025

Jepang Setuju Memberikan Kapal Patroli kepada Indonesia

💂 Dua kapal untuk keamanan maritim (Kyodo)

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengatakan pada hari Sabtu bahwa negaranya telah setuju untuk memberikan kapal patroli berkecepatan tinggi kepada Indonesia setelah melakukan pembicaraan dengan Presiden Prabowo Subianto karena kedua negara maritim tersebut berupaya untuk memperluas kerja sama keamanan di tengah meningkatnya pengaruh Tiongkok.

Kedua negara tersebut mengonfirmasi kerja sama bilateral mengenai keamanan energi, pengembangan sumber daya manusia, dan pencegahan bencana. Ishiba dan Prabowo juga sepakat untuk mengadakan putaran ketiga pembicaraan "dua-plus-dua" antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan mereka akhir tahun ini.

Sebagai "mitra strategis komprehensif" yang berbagi nilai-nilai dasar, Jepang bermaksud untuk bekerja sama "sebanyak mungkin" dalam membantu Indonesia meningkatkan kemampuan pertahanannya, kata Ishiba selama pertemuannya dengan Prabowo di Bogor, selatan Jakarta.

Jepang diharapkan untuk memasok dua kapal patroli sebagai bagian dari program bantuan pertahanannya yang bertujuan untuk memperkuat hubungan keamanan dengan negara-negara yang memiliki pandangan yang sama.

Jepang dan Indonesia telah memiliki perjanjian bilateral mengenai transfer peralatan dan teknologi pertahanan. Hal itu dicapai dalam putaran pembicaraan dua-plus-dua sebelumnya pada tahun 2021.

"Kami menegaskan kembali pentingnya menjaga dan memperkuat tatanan internasional yang bebas dan terbuka, berdasarkan aturan," kata Ishiba dalam jumpa pers bersama dengan presiden Indonesia setelah pertemuan hari Sabtu.

Ishiba mengundang Prabowo untuk mengunjungi Jepang akhir tahun ini, sebuah tawaran yang membuat presiden Indonesia berterima kasih kepadanya dan mengatakan bahwa ia menantikannya, menurut Kementerian Luar Negeri Jepang.

Jepang menganggap hubungannya dengan anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara sebagai hal yang penting secara strategis karena kedekatannya dengan Laut Cina Selatan, salah satu rute pelayaran tersibuk di dunia.

Jepang juga menghargai hubungan dengan negara-negara ekonomi baru dan berkembang di apa yang disebut Global South, di mana Indonesia berupaya untuk memainkan peran utama.

Presiden Prabowo memuji kunjungan pemimpin Jepang tersebut, yang menurutnya mencerminkan "komitmen kuat" oleh kedua belah pihak untuk memperkuat hubungan bilateral.

Ia mengatakan mereka membahas kerja sama di berbagai bidang, termasuk pembangunan infrastruktur, energi, dan kesehatan, sambil juga bertukar pandangan tentang situasi geopolitik global.

Indonesia yang kaya sumber daya alam terletak di sepanjang Selat Malaka, jalur pelayaran utama untuk energi dan barang-barang lainnya.

 ⚓️ 
Kyodonews  

KSAU Ground Breaking Satuan Radar TNI AU di Banjarbaru

🛰 Amankan Jalur ALKI 2 hingga IKN📡 Peletakan batu pertama dilakukan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. (AdpimKalsel/RRI)

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono didampingi Plh. Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar serta forkopimda meletakan batu pertama Ground Breaking Satuan Radar Banjarbaru di Site Radar Banjarbaru. Acara digelar pada, Jum’at (10/1/2025).

Diketahui pada Kawasan itu nantinya akan dibangun sejumlah gedung di antaranya yaitu tower satrad, gapura satrad, rumah panel, mess paskhas, mushola dan sebagainya. Acara selanjutnya dengan melakukan pemberian tali asih kepada 6 orang perwakilan masyarakat.

“Keberadaan radar ini adalah salah satu realisasi alusista Angkatan Udara, kami sangat berterima kasih kepada Presiden dan juga Pemerintah Kota setempat yang memberikan perhatian begitu besar kepada Angkatan Udara, khususnya dalam pertahanan,” ucap Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Madya TNI Mohamad Tonny Harjono.

Tonny menyebut, salah satu upaya modernisasi alutsista adalah pengadaan 25 radar baru. Tercatat ada 13 radar baru yang akan dibangun di lokasi baru, sementara 12 radar lainnya akan menggantikan Satrad yang lama. “Pembangunan 13 radar baru dilaksanakan oleh PT LEN. Radar sendiri buatan Thales dari Perancis,” ujar Tonny.

Di Kota Banjarbaru, Tonny menjelaskan ada 3 tempat yang akan dibangun. Ada ring 1 dan ring 2 yaitu satuan radarnya sendiri. “Di mana tempat radarnya beserta pos jaga, perkantoran dan fasilitas lainnya. Sedangkan ring 3 di dekat Lanud Sjamsudin Noor dibangun perumahan-perumahan,” katanya.

Diketahui bahwa Satradar Banjarbaru diklaim memiliki jangkauan radar hingga 515 kilometer. Nantinya, Satradar akan mengamankan jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 2 dengan perairan selatan Kalimantan. Hadir Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan,Komandan Lanud Sjamsudin Noor Banjarmasin Kolonel Pnb Sri Raharjo.

Kemudian ada Kadispen TNI AU, Marsma Indan Gilang, Kepala BIN Kalsel, Brigjen Pol Nurullah, Direktur Utama PT Len Industri, Bobby Rasyidin, Wakil Walikota Banjarbaru, Wartono dan jajaran perwakilan Forkopimda lainnya.
 

  📡
RRI  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...