Jumat, 09 November 2012

Marinir Siap Sukseskan Latgab TNI 2012

Surabaya - Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) R. Gatot Suprapto mewakili Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Achmad Faridz Washington memimpin gelar kesiapan pasukan dalam rangka latihan gabungan TNI tahun 2012 di lapangan apel Kesatrian Soepraptono, Semarung, Surabaya, Kamis, (8/11).

Dalam gelar kesiapan pasukan pendarat tersebut, selain diikuti 880 prajurit baret ungu, juga digelar material tempur Korps Marinir yang terlibat dalam Latgab TNI 2012, diantaranya 5 unit BMP-3F, 20 unit BTR-50, 4 unit KAPA, 4 unit BVP-2, 2 unit Roket Multi Laras RM 70 Grad dan 3 pucuk Howitzer 105 mm.

Dalam amanatnya yang dibacakan Komandan Pasmar-1, Komandan Korps Marinir mengatakan latihan gabungan TNI tahun 2012 merupakan rangkaian latihan yang bertingkat dan berlanjut untuk satuan-satuan TNI secara umum dan tentunya Korps Marinir pada khususnya.

Sebagai tahapan dari proses latihan gabungan, lanjutnya, maka akan dilaksanakan manuver lapangan bagi setiap unsur secara sinergis sebagai implementasi dari geladi posko yang telah dilaksanakan. Latihan Gabungan yang mengambil tema “Kogab TNI melaksanakan kampanye militer di wilayah Kalimantan Timur dalam rangka menegakkan kedaulatan serta keutuhan NKRI” tersebut menunjukkan konsistensi kita dalam menjaga kedaulatan NKRI serta meningkatkan profesionalisme kita sebagai prajurit pendarat amfibi.


Selain itu, dalam manuver lapangan yang akan dilaksanakan tanggal 11 hingga 30 November 2012, akan dilatihkan berbagai prosedur taktis dan teknis pada setiap tingkat satuan yang bermanuver beserta dengan Alutsista yang menjadi tanggung jawabnya, hal ini menuntut kesiapan mental dan fisik prajurit yang prima serta profesionalisme sesuai fungsi dan tugasnya, disamping itu kesiapan Alutsista menjadi bagian yang mendukung kesuksesan latihan yang akan dilaksanakan.

“Dengan melihat kondisi pasukan dan peralatan yang sudah dipersiapkan, saya yakin dan percaya bahwa kalian telah siap untuk melaksanakan latihan gabungan TNI tahun 2012 ini,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Korps Marinir mengharapkan agar seluruh prajurit yang terlibat latihan gabungan TNI tahun 2012 dapat mengaplikasikan semua materi yang telah didapatkan dalam latihan ini seperti pada saat melaksanakan operasi yang sesungguhnya.

Sebelum mengakhir amanatnya, Komandan Korps Marinir memberikan beberpa hal yang harus dipedomani dalam melaksanakan latihan ini, diantaranya : 


Pertama : Memegang teguh keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME sebagai benteng dalam melaksanakan setiap aktivitas, 

Kedua : Melaksanakan latihan dengan mantap karena latihan merupakan kepercayaan, kehormatan dan kesejahteraan bagi setiap prajurit, 

Ketiga : Meningkatkan kewaspadaan, jangan gegabah dan mengikuti semua prosedur yang berlaku dalam setiap proses latihan yang dilaksanakan, 

Keempat : Melaksanakan kerjasama yang baik dengan unsur latihan lain maupun dengan masyarakat di daerah latihan, 

Kelima : Mengutamakan faktor keselamatan dalam setiap mengambil keputusan dan tindakan sehingga latihan dapat berhasil tanpa kerugian atau Zero Accident, 

Keenam : Menciptakan suasana kegembiraan di daerah latihan seperti yang kita dengung-dengungkan selama ini yaitu gembira di tengah keluarga, gembira di satuan dan gembira di daerah latihan, daerah operasi serta mewujudkan prajurit Korps Marinir sebagai prajurit petarung yang religius dan humanis.

Usai gelar pasukan, dilanjutkan dengan istiqhozah yang diimpin oleh Ketua MUI Jawa Timur KH. Abdus Shomad Bukhori dan diikuti seluruh peserta latihan, dengan dilaksanakannya istiqozah ini dengan tujuan agar Latihan Gabungan TNI tahun 2012 dapat berjalan dengan aman dan sukses.

© Kormar

Unifil SAC Meeting

http://www.majalahpotretindonesia.com/images/-4544.jpgSAC (Situational Awareness Cell) Meeting merupakan salah satu kegiatan penting yang dilaksanakan oleh UNIFIL guna menghimpun semua informasi yang berasal dari unit-unit dibawah kendali operasional Force Commander seperti MCOU (Military Community Outreach Unit), OGL (Observer Group of Lebanon), dan DPCA (Department Of Political and Civil Affairs).

Kegiatan ini dilaksanakan  untuk bertukar informasi serta menganalisa setiap situasi yang terkini yang dapat berdampak negative terhadap UNIFIL Mission’s sehingga diperoleh sebuah rangkuman hasil diskusi yang nantinya akan menjadi bahan masukan bagi Force Commander dalam mengambil kebijakan tingkat strategis.

Pada kesempatan kali ini, TAA / TE Deputy Chief  MCOU (Military Community Outreach Unit),  Kapten Caj Thomas Barus mewakili MCOU Commander untuk mengikuti pertemuan ini bertempat di JMAC Room, UNIFIL HQ – Naqoura, Lebanon,  Selasa (06/11/2012). Kegiatan ini diikuti oleh para peacekeeper dari mancanegara seperti Indonesia, Italia, Irlandia, Perancis dan Brazil.

Lebih lanjut, saat ini perkembangan situasi keamanan di Syria memberikan dampak yang negative terhadap Negara Lebanon. Salah satu penyebabnya yakni besarnya jumlah pengungi ataupun refugees yang masuk ke wilayah perbatasan Lebanon secara legal dan illegal. Situasi ini tentunya akan mempengaruhi kondisi keamanan di wilayah area operasi UNIFIL yakni Lebanon Selatan sehingga mempengaruhi pula tingkat operasional patroli prajurit UNIFIL dilapangan dilapangan. Itulah salah satu topik yang menjadi bahan diskusi utama dalam pertemuan ini. (kapten caj thomas barus).

★ Pindad Tangani Tank Leopard

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQz9YY8IR4kZriFx0veaXqfrMqxZLEBOLy4DxUdFtzFhu2X19h_PNUYLqibRodnnpxyga66M6q_xhkcJfx8fqDk8f-Acf7p7P3ClwUGSvVPTfhfwG5ZUwAFkLZeVFk42pdBVYVzbbm6Ng/s1600/1.jpg
MBT Leopard 2 Revolution
(Foto MIK)
Jakarta - PT Pindad dipersiapkan untuk bisa memperbaiki dan mengimprovisasi tank-tank tempur yang dibeli pemerintah dari Jerman yakni tank tempur utama (MBT) Leopard dan tank tempur medium Marder dengan konten lokal (local content). Hal ini bagian dari kesepakatan alih teknologi dalam pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut.

Poin itu masuk dalam nota kesepakatan yang ditanda tangani Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang diwakili Kepala Badan Sarana Pertahanan Mayjen TNI Ediwan Prabowo dengan produsen Leopard asal Jerman, Rheinmetall Landsysteme yang diwakili Managing Director Harald Westermann, di sela-sela Indo Defence 2012 Expoand Forum di Jakarta kemarin.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan, pemerintah sepakat untuk membeli tank jenis Leopard, Marder, dan sejumlah tank pendukung dari Rheinmetall. Pengadaan Leopard dan Marder tersebut lantaran selama ini Indonesia tidak memiliki tank tempur utama dan tank medium. “Kita baru punya tank ringan,” sebut dia. Dia menyebut, nota kesepakatan pembelian itu memasukan klausul mengenai alih teknologi.

Alih teknologi yang dimaksud adalah rencana perbaikan dan pemeliharaan Leopard yang dipercayakan ke PT Pindad, Bengkel Pusat TNI AD, dan Balitbang TNI AD. “Ini sebagai komitmen kita untuk melakukan alih teknologi bagi setiap alutsista yang dibeli dari luar negeri,” kata dia.

Sementara itu, Ediwan Prabowo mengatakan, ke depan PT Pindad akan mendapatkan workshop tentang bagaimana memperbaiki Leopard yang mengalami kerusakan ringan hingga paling berat. “Rheinmetall juga akan mempercayakan PT Pindad untuk improvisasi menggunakan konten lokal,” paparnya.

Beberapa konten lokal yang bisa dibuat di Indonesia, kata dia,memang masih sebatas untuk yang ringan-ringan. Di antaranya plat baja dan sepatu atau rantai tank. Namun, ini awal yang bagus bagi upaya penguasaan teknologi.[fefy dwi haryanto]

© Sindo

★ PT DI Produksi NC212 Versi Upgrade

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1MoqQIxXKCLycubiAbDXGNe2izApd5eW_cvVeL6nkeOVkwGzvOkcw-jyGM_V5-wulJ7S9g6hLMCP3yTYSz-vHYHHoSsNLaL_4TQR0b09d74KqiRqanKBm_Ouc1rNwUp6EM_4vs_SSffgA/s1600/42.+C212+Thailand73465.jpg
Jakarta – PT Dirgantara Indonesia (DI) dan Airbus Military sepakat untuk melakukan produksi bersama pesawat NC212 versi upgrade untuk pasar internasional.

Pesawat tersebut akan diproduksi di Bandung dengan sharing pembiayaan maupun keuntungan 50% berbanding 50%.Direktur Utama PT DI Budi Santoso mengungkapkan, hubungan kerja sama dengan Airbus Military sudah terjalin sejak sekitar 76 tahun lalu. Selama kurun waktu tersebut telah ada sejumlah pesawat yang diproduksi PT DI atas lisensi dari Airbus, di antaranya Cassa 212 (C-212) yang kemudian untuk produksi PT DI diubah namanya menjadi NC-212.

Setiap pembuatan Cassa 212, PT DI harus membayar lisensi ke perusahaan asal Spanyol itu. Atas pengalaman ini,kedua pihak bersepakat untuk membuat kerja sama produksi NC212 versi upgrade. “Sehingga dengan produksi bersama,keuntungan kita bagi bersama, development cost juga dibagi bersama 50% berbanding 50%,” katanya seusai penandatanganan kesepakatan kerja sama di sela-sela pelaksanaan Indo Defence 2012 Expo and Forum di Jakarta kemarin.

Budi menerangkan, dalam kerja sama ini Airbus Military bertanggung jawab untuk pengurusan hingga penerbitan sertifikat EASA sehingga pesawat bisa masuk pasar internasional. “Dari PT DI menyediakan engineering karena engineering kita lebih kompetitif dibandingkan mereka,” paparnya. Beberapa hal yang berubah dari pesawat NC212 versi asli adalah pada avionic pesawat. Jika pada versi asli avionic menggunakan manual, dalam versi upgrade sudah digital.

Selain itu dalamversi upgrade sudah menggunakan system autopilot terkini. Upgrade lainnya berupa interior yang mampu mengangkut 28 penumpang, lebih banyak dibandingkan versi asli yang menampung 25 penumpang. Adapun untuk mesin, kata Budi, sejauh ini belum ada kesepakatan antara kedua pihak apakah akan diganti yang model baru atau sama jenisnya dengan yang sekarang ini dipakai.

“Mesin yang sekarang bahan bakarnya lebih hemat, tapi pembeli sekarang akan lebih senang dengan mesin baru PT6 karena power bisa diperbesar. Tapi, itu (pilihan mesin) nanti akan kita bicarakan dengan calon customer, mereka maunya yang apa,” tutur dia.

Lebih lanjut dia menuturkan, nilai investasi dari kerja sama ini sekitar USD 14–15 juta yang ditanggung berdua. Setelah diproduksi, kedua industri penerbangan itu bersama-sama memasarkan NC212 versi upgrade. Pemasaran untuk negara-negara di sekitar Indonesia dilakukan oleh PT DI,sementara untuknegara- negara disekitar Spanyol oleh Airbus Military.Keuntungan yang didapatakan dibagi dua dengan persentase sama yakni 50%.

Meski dari segi pembagian profit sama, kata dia, Indonesia akan diuntungkan karena seluruh pengerjaan pesawat ini dilakukan di PT DI. “Sehingga akan memberi lapangan kerja yang besar. Kalau nanti ada pajak, pajak itu juga masuknya ke Bandung,” sebut dia.

Budi menambahkan,melalui kerja sama ini PT DI juga terbantu dalam perbaikan manajemen pembuatan pesawat sehingga lebih kompetitif. Airbus Military bersedia untuk berbagi sistem dalam mengontrol kelengkapan komponen-komponen pesawat. “Kerja sama ini akan memperkuat posisi PT DI sebagai industri pesawat terbang terdepan di wilayah Asia-Pasifik,” imbuhnya.

Senior VP Komersial, Strategi, dan Hubungan Industri Airbus Military kawasan Asia-Pasifik Ignacio Alonso menuturkan, C212 merupakan pesawat yang sangat laris di dunia. Versi upgrade ini akan menempatkan NC212 pada posisi tawar yang sangat kompetitif di pasar pesawat kecil dan medium. Pesawat ini akan disertifikasi oleh EASA dan FAA sesuai FAR 25. Kerja sama ini meliputi pengembangan, manufaktur, komersialisasi, dan dukungan pelanggan.

Hal ini diyakini akan mendukung dalam memenangkan persaingan memenuhi kebutuhan pasar akan pesawat kelas ini, baik untuk sipil, militer,maupun kargo. “Potensi pasar pada segmen ini diperkirakan mencapai 400-450 pesawat dalam sepuluh tahun ke depan,” ungkap dia. Ignacio menambahkan, kesepakatan ini bukti tentang peningkatan kerja sama dengan Indonesia.

“Kami melihat masa depan NC212 yang kompetitif ini menjanjikan di banyak negara di dunia. Dukungan yang berkesinambungan dari Pemerintah Indonesia, PT DI, dan Airbus Military akan mampu meraih banyak hal bersama,” ucapnya.[fefy dwi haryanto]

© Sindo

Di PRJ Ada 'Perang' Rudal Anti Tank

Indo Defense 2012

http://m.itoday.co.id/timthumb.php?src=http://www.itoday.co.id/images/stories/itoday-images/rudal.jpg&h=auto&w=140&a=tlTak bisa dipungkiri, ajang pameran Indo Defense 2012 yang diselenggarakan di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta 7-10 Nopember 2012. Salah satu persaingan yang ada pameran senjata itu adalah perang mendapatkan kontrak pengadaan alat utama system senjata jenis Anti Tank Guided Missile (ATGM).

Di lokasi pameran, ada beberapa perusahaan perwakilan negara asing membawa produk andalannya, seperti SAAB Swedia yang membawa RBS-70, Rosonboron Exports Rusia yang membawa beberapa varian ATGMnya seperti Kornet EM, MBDA yang membawa Millan dan Eryx, Ukraina, dan Belarusia yang membawa ATGM SKIF D dan lainnya.

Dari banyak perusahaan yang menawarkan produknya, itoday, Kamis (8/11) sempat berbicang-bincang dengan dua negara produsen ATGM asal Belarusia dan Rusia mengenai ATGM yang dibawanya.

Kelebihan SKIF D adalah memiliki dua launcher yang dapat menembakan dua rudal secara bergiliran dalam jenjang waktu yang sangat singkat," jelas Deputy Chief of High Power Radiation Sources Department Belarusia, Polonevitch Alexander, kepada itoday.

Alexander juga menjelaskan kelebihan lain dari SKIF D yang dapat ditembakan secara otomatis dari jarak jauh, dengan menggunakan sebuah perangkat berbentuk seperti laptop yang dilengkapi joystick untuk menggerakan tube launcher dan layar untuk melihat hasil pencitraan kamera yang terdapat di launcher.

"Dengan kendali otomatis jarak jauh ini, prajurit tidak akan mendapatkan serangan balik akibat harus memanggul ATGM tersebut yang memancarkan jejak laser untuk penunjuk rudal yang ditembakan, ujarnya.

Di sisi lain, Rosonboron Exports dari Rusia mengunggulkan system anti tanknya yang bernama Kornet EM, dimana salah satu kelebihannya adalah jarak tembaknya yang mencapai 10.000 meter atau setara 10 km, dengan ketepatan sasaran mencapai 97-98 persen, tergantung dari besaran targetnya sendiri.

Kornet EM sendiri terkenal dengan kemampuannya yang sudah battle proven di pertempuran, dimana Mujahidin Hisbullah pernah menggunakan ATGM ini untuk menghancurkan Main Battle Tank (MBT) milik Israel, Merkava. Padahal, Merkava adalah salah satu MBT terbaik di dunia.

© Itoday
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...