Kamis, 30 Januari 2014

Bung Tomo Class Akan Hadir Bulan Agustus

Bung Tomo Class (NR Class)
Surabaya ♼ Ditegaskan Kolonel Yayan Sofiyan Komandan KRI Bung Tomo 357, diperkirakan kapal perang yang dibeli dari pemerintah Inggris dan diawaki sekurangnya oleh 85 prajurit TNI AL itu akan tiba di Indonesia pada bulan Agustus mendatang.

“Perkiraan kami nanti bulan Agustus KRI Bung Tomo 357, yang kita bawa dari Inggris tersebut akan tiba di perairan Indonesia, dan kapal tersebut kami awaki bersama dengan sekurangnya 85 prajurit TNI AL,” terang Yayan.

Secara bergelombang, lanjut Yayan, para awak kapal yang seluruhnya adalah para prajurit TNI AL akan berangkat menuju Inggris kemudian bersama-sama membawa KRI Bung Tomo 357 menuju Indonesia.

KRI Bung Tomo 357 adalah kapal perang jenis multy roll light freegat yang dimiliki Indonesia dan akan menjadi satu diantara penjaga kedaulatan Republik Indonesia.

“Negara kita adalah negara kepulauan. Dan oleh karena itu kebutuhan akan kapal perang sebagai satu diantara penjaga kedaultan negeri ini menjadi sangat penting. Itu yang nanti akan jadi satu diantara tugas KRI Bung Tomo 357,” tegas Yayan Sofiyan pada suarasurabaya.net, Rabu (29/1/2014).

  ♞ Suarasurabaya  

Guspurla Koarmatim Memperketat Patroli Perbatasan RI - Malaysia

Surabaya ♼ Awal tahun 2014, Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmatim makin memperketat penjagaan perairan perbatasan Republik Indonesia dengan Malaysia, dengan menggelar operasi tempur laut dengan sandi Operasi Benteng Hiu-14.

Persiapan operasi dibahas secara intensif dalam rapat laporan kesiapan operasi dipimpin oleh Komandan Guspurla Koarmatim Laksamana Pertama TNI Aan Kurnia, S.S.os., bertempat di Lounge Room Perwira KRI Oswald Siahaan-354 yang sedang bersandar di Dermaga koarmatim, Ujung, Surabaya, Kamis (30/01). Rapat membahas tentang kesiapan unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang terlibat dalam Operasi Benteng Hiu tahun 2014.

Kegiatan Operasi Tameng Hiu-14 melibatkan enam kapal perang dari jajaran Koarmatim, yakni satu kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) jenis Vanspeijk KRI Oswald Siahaan-354, satu kapal Anti Kapal Selam (AKS) jenis Parchim KRI Lambung Mangkurat-374, satu Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Badik-623, satu kapal Buru Ranjau (BR) KRI Pulau Raas-722, satu kapal Patroli Kawal Rudal (PKR) KRI Badau-841 dan KRI Salawaku-842.

Guna memperkuat daya tempur unsur-unsur kapal perang, Opersi Benteng Hiu-14 melibatkan komponen pendukung opersi laut satu pesawat intai maritim Cassa P-851, satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan Marinir satu Detasemen Perbaikan (tim repair) serta didukung dengan Satuan Tugas Intelijen tempur.

“Operasi Benteng Hiu-214, difokuskan pada patroli perairan perbatasan antara RI dengan Malaysia dari aksi pelanggaran batas wilayah, penyelundupan senjata, perompakan pembajakan serta tindakan ilegal di laut”, kata Danguspurla Koarmatim.

Dari informasi yang diperoleh, dikawasan perairan tersebut masih terjadi perompakan bersenjata terhadap kapal nelayan Indonesia di daerah perairan pantai Pulau Sebatik oleh orang tidak dikenal yang akhirnya melarikan diri menuju wilayah Malaysia. Selain itu juga masih ada upaya penyelundupan senjata lewat laut, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam pengarahannya kepada seluruh Komandan Unsur yang terlibat dalam Operasi Benteng Hiu-14, Danguspurla Koarmatim menyampaikan beberapa hal diantaranya, agar para komandan kapal dan seluruh perwira selalu mengikuti perkembangan situasi perbatasan RI Malaysia, termasuk kebijakan-kebijakan atau klaim terbaru kedua negara dalam upaya diplomasi tentang perbatasan tersebut.

Hal ini perlu diketahui dan dipahami oleh seluruh prajurit yang bertugas dalam Operasi Benteng Hiu-14, sehingga tidak ada kesalahan prosedur tindakan dalam operasi.

Menurut Komandan Guspurla Koarmatim, dalam tugas operasi ini bisa dianggap berhasil jika tidak ada kerugian personel dan material. Oleh karena itu para komandan kapal diminta untuk selalu waspada terhadap segala aspek ancaman termasuk cuaca ekstrim di laut.

Diharapkan seluruh unsur Operasi Benteng Hiu-14 dapat bersinergi dengan jajaran satuan tugas lain antar matra sehingga para komandan unsur bisa mendapatkan informasi sebanyak mungkin tentang perkembangan situasi di daerah operasi.

Hal itu dapat diaplikasikan dengan menjalin komunikasi intensif dengan unsur pangakalan di daerah operasi, satauan TNI dan pemerintah daerah setempat. Sinergi dengan berbagai komponen di daerah dapat membantu keberhasilan tugas operasi sekaligus sebagai wahana sosialisasi kehadiran kekuatan unsur laut di daerah perbatasan.

Sebagai bentuk kesiapan setiap unsur, Danguspurla Koarmatim memerintahkan agar kapal perang yang tergabung dalam tugas ini memperhatikan dan melaksanakan enam hal penting yakni, meyakinkan kemampuan dan profesionalime personel dalam mengawaki persenjataan dan sensor penginderaan (radar).

Meningkatkan kemampuan Perwira Pelaut tentang ilmu Navigasi, memperkuat tim Penyelamatan Kapal dari bahaya kebakaran dan kebocoran, melaksanakan uji coba senjata, mempelajari dan memahami rencana operasi secara seksama, serta selalu mengikuti perkembangan situasi perbatasan.

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Guspurla Koarmatim Kolonel Laut (P) Herru, Asops Danguspurla Kolonel Laut (P) Andi Abdul Aziz, Komandan KRI Oswald Siahaan Kolonel Laut (P) Antonius Widioutomo, serta para komandan unsur yang tergabung dalam Operasi Benteng Hiu-14.

Dalam rapat tersebut Komandan KRI Oswald Siahaan menyampaikan kepada Danguspurla Koarmatim bahwa secara umum kondisi kapal perang yang dipimpinnya dalan keadaan siap operasi secara maksimal.(Dispenarmatim)

  ♞ TNI AL  

Menjelang Ke Lebanon, KRI Frans Kaisiepo – 368 Laksanakan Sea Trial


Surabaya ♼ KRI Frans Kaisiepo (FKO) – 368 yang dikomandani Letkol Laut (P) Ade Nanno. S tepat pukul 08.30 WIB bertolak dari dermaga Koarmatim, Ujung Surabaya untuk melaksanakan Uji Coba / Sea Trial di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Rabu, (29/1).

Bersama unsur Helikopter NV - 409 TNI AL jenis Bolkow 105, Komandan KRI FKO – 368 selaku Komandan Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-F / UNIFIL 2014 dibawah pimpinannya mengawali kegiatan dengan melakukan pengecekan kesiapan personel dan materiil.


Bagi tiap personel yang mengawaki pos tempur masing – masing untuk selalu mengutamakan safety first dan zero accident. Sehingga dalam melaksanakan latihan peran dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan skenario yang direncanakan.

Sea trial kali ini juga melaksanakan peran heli touch and go yaitu helikopter melakukan manuver landing dan take off yang digelar di geladak heli KRI FKO – 368.

“Sea trial bertujuan untuk menguji kesiapan KRI dan sebagai bahan evaluasi penyiapan KRI FKO – 368 yang rencananya akan melaksanakan misi operasi maritim di perairan Lebanon pada tahun 2014”, ujar Komandan KRI korvet kelas sigma tersebut.


Keterlibatan KRI dan Helikopter TNI dalam misi perdamaian PBB, khususnya di Lebanon merupakan yang kedua kalinya untuk KRI FKO – 368, yang sebelumnya pada tahun 2010 telah sukses mengemban misi perdamaian PBB dari Indonesia. (Dispenarmatim).

  ♞ Koarmatim  

KASAL Tinjau Pembangunan Kapal BCM

Jakarta ♼ Guna mengetahui perkembangan pembangunan kapal perang TNI Angkatan Laut jenis BCM (Bantu Cair Minyak) yang dipesan di galangan kapal PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio melaksanakan peninjauan di galangan PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, Pondok Dayung, Jakarta Utara, Selasa (28/1).

Dalam peninjauan tersebut, Kasal didampingi oleh Direktur Utama PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Riry Syeried Jetta.

Kapal Bantu Cair Minyak (BCM) yang saat ini tengah dibuat tersebut memiliki spesifikasi panjang keseluruhan 122,40 m, panjang garis tegak 113,90 m, lebar 16,50 m, tinggi 9,00 m, kecepatan maksimal 18 knots, jarak jelajah 7.680 nm, kapasitas muatan cair 5.500 m3, tenaga penggerak utama berjumlah dua buah daya 6.114 PS, berat baja 2.400 ton, dengan sistem propulsi twin screw dan fixed pitch propeller.

PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari adalah salah satu industri strategis milik pemerintah yang telah mendapat kepercayaan untuk mengerjakan pembangunan kapal perang TNI Angkatan Laut, sekaligus sebagai upaya dalam memberdayakan industri perkapalan dalam negeri dalam pembangunan alutsista TNI.

Turut mendampingi Kasal dalam peninjauan ini adalah Wakasal Laksamana Madya TNI Hari Bowo, M.Sc., Asrena Kasal Laksamana Muda Ade Supandi, S.E., Asops Kasal Didit Herdiawan, M.P.A.,M.B.A., Aslog Kasal Laksda TNI Suyitno, S.pi., M.M., Kadisadal Laksma TNI Agus Setiadji, Kadismatal Laksma TNI Ir. Bambang Naryono, M.M., Kadiskomlekal Laksma TNI Fedhy E. Wiyana. Kadissenlekal Laksma TNI Bambang Sugeng, S.E., dan Kadispenal Laksma TNI Untung Suropati.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

  ♞ TNI AL  

Pasmar-2 Juara Lomba Tembak Tank


Situbondo ♼ Pasmar-2 yang diwakili Resimen Kavaleri-2 Korps Marinir (Menkav-2 Mar) Jakarta berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba ketepatan menembak dengan menggunakan tank amfibi yang diselenggarakan di kawasan Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) Korps Marinir, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Senin kemarin (27/01/2014).

Dalam lomba yang disaksikan langsung Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) A. Faridz Washington dari titik tinjau T-12 di kawasan Puslatpur Korps Marinir tersebut, Menkav-2 Mar berhasil meraih total nilai 600, sedangkan Menkav-1 Mar berada di urutan kedua dengan total nilai 400.


Lomba ketepatan menembak dalam laga uji trampil kesenjataan Kavaleri merupakan bagian dari Ajang Tarung Marinir (ATM) dilaksanakan dengan menggunakan material tempur terbaru Korps Marinir yakni Tank amfibi BMP-3F dengan tujuan untuk menguji kemampuan prajurit Korps Marinir dalam mengaplikasikan perangkat teknologi kesenjataan yang terdapat pada material tempur tersebut.

Pada kesempatan itu juga Komandan Batalyon Tank Pasmar-1 dan Pasmar-2 ikut memimpin perlombaan dengan adu kemahiran dalam menembak sasaran di mana Danyontank-2 Mar Letkol Marinir Very Handoko akhirnya berhasil menghancurkan sasaran dengan tembakan kanon dari Tank Amfibi yang dikendarainya.


Hadir dalam acara tersebut pejabat teras Korps Marinir, para Dankolak Kormar, para Dankolak dan Dansatlak Pasmar-1 dan Pasmar-2 yang seluruhnya selesai mengikuti acara serah terima BMP-3F dari Menhan RI kepada Korps Marinir.

  ♞ Marinir  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...