Selasa, 28 Maret 2023

Latma Garuda Guerrier di Cilodong

Moment Besar Sejarah Militer AD Perancis Dengan TNI ADhttps://cdn.rri.co.id/berita/90/images/1679988389717-IMG-20230328-WA0011/1679988389717-IMG-20230328-WA0011.jpgPengecekan kesiapan pasukan TNI AD yang akan menggelar Latma Garuda Guerrier dengan AD Prancis di Cilodong, Bogor. (Penkostrad)

Latihan Bersama Garuda Guerrier akan menjadi latihan bersama antara TNI AD dan AD Prancis dalam sepanjang sejarah kerja sama antara kedua negara.

Danbrigif PR 17/SBB, Kolonel Inf Febi Triandoko, M.SI (Han) selaku pimpinan umum latihan melaksanakan pengecekan kesiapan kepada Yonif PR 328/Dirgahayu selaku penyelenggara Latma Garuda Guerrier di Balai Prajurit Yonif PR 328/Dirgahayu, Cilodong. Jum’at (24/3/2023).

Kegiatan Latma Garuda Guerrier antara TNI AD dan AD Prancis akan digelar di Asrama Yonif PR 328/Dirgahayu, Cilodong mulai tanggal 26 s.d 28 Maret 2023.

Danbrigif PR 17 menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melihat proses perencanaan dan penyiapan latihan hingga pelaksanaan meninjau medan latihan, juga mengecek langsung mulai dari Pelaku sampai dengan Penyelenggara Latihan, dari perlengkapan yang akan digunakan oleh pelaku sampai dengan rangkaian program kegiatan yang akan dilaksanakan oleh peserta latihan.

“Yang perlu dipedomani dalam penyiapan latihan adalah agar tetap mengutamakan faktor keamanan baik personel dan materil TNI AD dan AD Prancis, berbagi pengalaman dan menggali pengetahuan dengan prinsip mutual respect dan mutual understanding serta saling mengenal budaya dari kedua negara,” pesan Danbrigif.

 ♖
RRI  

Patroli Yonif R 514/SY Kostrad Bantu Evakuasi Warga Koroptak Kabupaten Nduga

 ♖ Akibat Teror KKBhttps://cdn.antaranews.com/cache/800x533/2023/03/27/IMG-20230327-WA0030_copy_800x600_1.jpgTim patroli dari Tim Satgas Yonif R 514 Kostrad pimpinan Kapten Inf Mahardika Danpos Kendibam berhasil mengevakuasi 52 warga dari Distrik Kroptak yang mengungsi akibat teror dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Foto: Penerangan Korem 172/Pwy)

Patroli Satgas Yonif Raider 514/SY Kostrad membantu mengevak uasi warga Koroptak ke Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Komandan Yonif Raider 514/SY Kostrad Letkol Inf Rinto Wijaya dalam keterangan di Jayapura, Senin (27/3), mengatakan rombongan warga setempat itu ditemui di tengah hutan saat anggotanya melakukan patroli.

Berdasarkan keterangan, terungkap bahwa mereka sudah berjalan kaki sekitar empat hari dari kampungnya di Koroptak.

"Saat patroli yang dipimpin Danpos Kendibam di wilayah Kalimin Kapten Inf Mahardika, Minggu(27/3), bertemu dengan 52 warga yang sedang berada di hutan dan ketika ditanya ternyata ingin ke Kenyam," katanya.

Dia menjelaskan mereka hendak ke Kenyam karena takut terhadap aksi teror yang dilakukan KKB. Mereka berjalan kaki dengan membawa harta benda, termasuk ternak babi.

Setelah mendengar keinginan mereka tersebut, selanjutnya tim gabungan TNI-Polri dari Kenyam datang untuk menjemput masyarakat dengan menggunakan beberapa kendaraan.

Setibanya di Kenyam, mereka langsung dibawa menuju Polres Nduga untuk mendapat pelayanan kesehatan oleh tim kesehatan gabungan TNI-Polri dan pemberian makanan secara gratis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Rinto, kondisi mereka dinyatakan sehat.

"Kami akan memberikan bantuan kepada masyarakat, baik bantuan logistik maupun lainnya, guna menghilangkan trauma akibat teror KKB," kata dia. papar dia.

 ♖
antara  

Senin, 27 Maret 2023

[Global] Drone Ukraina Sasar Selatan Moskow

✈ Tiga Orang Terluka ✈ Drone Enterprise AeroDrone, yang dapat terbang hingga 3100 kilometer, dalam penerbangan di lokasi yang dirahasiakan, September 2022. AeroDrone, yang membuat drone penghancur tanaman sebelum perang dan sekarang memasok angkatan bersenjata Ukraina. (AeroDrone/Handout via REUTERS)

Pertahanan udara Rusia menghentikan serangan pesawat tak berawak (drone) Ukraina di sebuah kota Rusia pada Minggu, 26 Maret 2023. Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan tiga orang terluka dan blok apartemen rusak.

Pernyataan Kementerian Pertahanan mengatakan serangan di kota Kireyevsk, wilayah Tula 220 kilometer selatan Moskow, melibatkan drone Tu-141 Strizh Ukraina.

"Sebuah unit elektronik Polye-21 mengambil tindakan terhadap pesawat tak berawak Ukraina, dan akibatnya sistem navigasinya tidak berfungsi," kata pernyataan kementerian itu.

"Drone kehilangan kendali arah dan jatuh di dekat kota Kireyevsk di wilayah Tula,” ujarnya menambahkan.

Kyiv belum memberikan tanggapan mengenai serangan ini. Ukraina sebelumnya membantah pernyataan Moskow bahwa pesawat tak berawaknya – yang juga dikenal sebagai kendaraan udara tak berawak (UAV), telah terbang ke wilayah Rusia dan menyebabkan kerusakan infrastruktur sipil.

Kantor berita TASS, mengutip pejabat setempat, mewartakan, tiga orang terluka dalam insiden itu, tetapi tidak ada yang cedera serius. Lima rumah pribadi juga disebut telah rusak.

Perwakilan layanan darurat setempat kepada TASS mengatakan, ledakan itu terjadi sekitar pukul 15.20 waktu setempat, dengan menyebabkan kawah besar di jantung Kireyevsk.

Video dan gambar yang tersebar di media sosial menunjukkan kawah berlumpur di dekat sebuah bangunan dengan atap dan dindingnya rusak berat. Pecahan kaca dari jendela pecah tersebar di tangga blok apartemen terdekat.

Rusia sebelumnya telah melaporkan serangan drone di beberapa kota besar dan kecil, beberapa di antaranya ratusan kilometer dari perbatasannya dengan Ukraina.

Tiga personel angkatan udara Rusia tewas pada 26 Desember ketika sebuah drone yang diyakini milik Ukraina ditembak jatuh di pangkalan utama pembom strategis Rusia di dekat kota Saratov setelah terbang ratusan kilometer melalui wilayah udara Rusia.

Invasi Rusia ke Ukraina sudah melewati bulan ke-13. Kedua belah pihak belum menunjukkan keinginan damai, dengan pertempuran sengit masih terjadi di front timur Ukraina.

Barat bereaksi keras terhadap Moskow sebagai pembela Ukraina dengan pengiriman persenjataan dan memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Rusia.

Kremlin menyebut perang Rusia di Ukraina sebagai operasi militer khusus untuk membela keamanan warganya. Panas geopolitik dan tegangan keamanan di Eropa timur juga menimbulkan kecemasan global soal ancaman nuklir.

  ✈ Tempo  

Mengenal UAV-D

✈ Drone Latih/Pengawasan TNI AU ✈ UAV-D adalah pesawat terbang tanpa awak yang diproduksi oleh PT IPCD turunan dari LH-10 Guardian buatan LH Aviation, Prancis (Puslaik Kemhan)

Seperti yang telah diberitakan oleh Airspace Review sebelumnya, TNI Angkatan Udara (TNI AU) sedang mempersiapkan pembangunan Skadron Pendidikan (Skadik) 103 di Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya, Jawa Barat yang akan menyelenggarakan Sekolah Penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (Sekbang PTTA).

Skadik 103 ini akan diisi oleh PTTA atau drone UAV-D yang dipasok oleh PT Indo Pacific Communication & Defense (IPCD).

IPCD merupakan sebuah perusahaan swasta dalam negeri yang melayani jasa desain, manufaktur, dan pemasaran drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang didirikan tahun 2011 serta berkantor pusat di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Mengenai UAV-D, pesawat ini dibuat IPCD berdasarkan drone LH-D melalui lisensi LH Aviation, Prancis dengan mendapatkan transfer teknologi (ToT). Material yang digunakan untuk pesawat yakni karbon komposit, telah diproduksi di dalam negeri.

LH-10D didasarkan pada pesawat kit berpenumpang dua awak LH-10 Ellipse yang sukses terbang perdana tahun 2007 dan dipamerkan kepada publik di Farnborough Air Show 2008.

Sementara keberadaan UAV-D/LH-D di Tanah Air diketahui publik saat dipamerkan dalam gelaran Indo Defence bulan November 2016.

Sebelumnya bersama versi berawak LH-10 Guardian untuk peran Misi Pengawasan, telah ditampilkan pada Pameran Alutsista di Rapim TNI di Cilangkap, bulan Desember 2015.

Untuk spesifikasinya, UAV-D memiliki bentang sayap 8 m, panjang 5,1 m, tinggi 2,5 m, dan muatan 250 kg. Drone ini memiliki berat lepas landas maksimum (MTOW) 540 kg.

Sebagai penggeraknya digunakan mesin Rotax 912 berdaya 73,5 kW (98.6 hp) yang dapat menghasilkan kecepatan hingga 370 km/jam. Drone ini mampu terbang hingga ketinggian 5.500 m dan mampu menjangkau jarak hingga 4.000 km atau lama terbang 20-22 jam.

UAV-D hanya membutuhkan landasan pacu sepanjang 750 m untuk proses tinggal landasnya, dan 650 m untuk mendarat.

UAV-D memiliki beberapa fitur antara lain, Auto Piloting, Waypoint Followong, Auto Take off and Landing System dan dilengkapi dengan Day/Night/Thermal Camera, Video Streaming, serta Inteligence Surveilance.

Mission System dikendalikan oleh pilot dan Operator Muatan Misi (Mission Payload Operator) yang ada di Ground Control Station (GCS) melalui komunikasi jaringan data secara Line of Sight (LOS).

Di Indonesia, drone produksi IPCD ini telah mendapatkan Sertifikasi Kelaikan Udara Militer berupa Type Certificate (TC) dan Certificate of Airworthiness (CoA) dari IMAA (Indonesian Military Airworthiness Authority) pada September 2020.

Selain perannya sebagai pesawat latih untuk calon pilot drone baru, UAV-D dapat diaplikasikan untuk misi pengawasan zona udara dan lingkungan, pemantauan aktivitas maritim, pengawasan perbatasan, perkotaan dan lalulintas, serta mendukung misi pasukan khusus. -RBS-

  ✈ Airspace Review  

Minggu, 26 Maret 2023

Bakamla RI Gelar Operasi Udara Maritim

Dengan Target Kapal Perilaku AnomaliIlustrasi KN 301 Tanjung Datu Bakamla ☆

Dalam gelar Patroli Bersama Tahun 2023, unsur Operasi Udara Maritim Bakamla RI juga turut beraksi. Di bawah pimpinan Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI Laksma Bakamla Ferdinand Roring, patroli udara juga digelar di wilayah perairan Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (24/3/2023).

Patroli udara kali ini mengedepankan laporan atas penemuan kapal-kapal yang dianggap anomali oleh Puskodal Bakamla RI. Dari data tersebut, unsur patorli udara langsung menuju titik keberadaan kapal target dan melakukan visualisasi udara. Demikian keterangan dari Dispen TNI dan Humas Bakamla RI.

Selain itu, kapal ikan asing dan juga kapal perang asing turut menjadi fokus pemantuan dalam patroli ini. Patroli udara ini dilakukan untuk mendukung jalannya Patroli Bersama Tahun 2023 yang berlangsung di laut.

Kerja sama dan koordinasi ketat dilakukan dengan instansi-instansi terkait. Sebut saja Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud), Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal), dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Patroli udara ini dilakukan beriringan dengan patroli bersama di laut. Hal ini guna menunjang jalannya Patroli Bersama Tahun 2023 agar dapat mencapai tujuannya, yaitu terciptanya keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia.
 

  ✪
Industry  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...