Rabu, 15 Agustus 2018

PT Citra Shipyard Wujudkan Kepri Unggul di Bidang Maritim

⚓️ Produk Kapal Buatan Kepri Diakui DuniaKapal OPV 80M Bakamla dalam produksi.

Gubernur Provinsi Kepri Nuridin Basirun mengapresiasi pekerja galangan kapal PT Citra Shipyard yang berada di Batam. Pasalnya, produksi kapal buatanya diakui dunia.

"Keberadan galangan pembuatan kapal yang telah diakui dunia di Kepri ini akan memperkuat eksistensi daerah, sebagai daerah yang unggul di bidang maritim. Apalagi Kepri sudah mentahbiskan diri, unggul dalam bidang maritim pada visi misinya," ujar Nurdin saat berkunjung ke PT Citra Shipyard, Batam, Rabu (1/8/2018).

Kepada ratusan pekerja shipyard, yang langsung ditemui Nurdin, juga memberi apresiasi serta berdoa agar selalu sukses dan berjaya, terdepan serta semua produknya diakui dunia internasional.

"Kepada teman-teman pekerja yang ada di sini, keunggulan ini menjadi wujud nyata. Dan doa kami di sini selalu sukses berjaya, terdepan. Semua produknya diakui dunia internasional," kata Nurdin.

Selain melihat minatur kapal-kapal yang akan dibuat, ditemani Ali Ulai sebagai pemilik perusahaan, Nurdin juga berkesempatan melihat langsung sejumlah pengerjaan pembuatan kapal yang sedang dilaksanakan PT Citra Shipyard, di antaranya, ada kapal Rimau 1608, Pancaran 512, SAR 229, SAR 103 dan Elle Mandiri.

Kepada pemilik perusahaan dan pekerja, Nuridin juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri mengiinginkan, keunggulan di bidang maritim dapat dilaksanakan baik di bidang industri maritim, jasa, perdagangan dan pariwisata bahari.

Nurdin yakin perusahaan-perusahaan di Kepri, termasuk para pekerjanya, bisa menghasilkan karya yang lebih besar lagi. Tujuannya sama untuk membuat negara ini semakin kuat sehat dan makmur.

"Kontribusi teman-teman sangat besar dalam membangun negeri tercinta ini. Satu hati sebagai masyarakat, warga negara membangun NKRI menuju negara yang maju sukses bersama," kata Nurdin.

Nurdin mengajak semuanya untuk menjaga negeri ini dengan membangun kebersamaan. Menyatukan hati untuk kemajuan negeri.

"Kalau kita mengedepankan kebersamaan, kerja besar kita ini akan terwujud," kata Nurdin, yang saat itu langsung memimpin doa untuk kejayaan Kepri.

  ⚓️ Batam Today  

17 Pesawat Tempur TNI AU Akan Meriahkan HUT Ke-73 RI

✈️ Tiba di Halim Perdanakusuma✈️ 17 pesawat tempur TNI AU akan memeriahkan peringatan HUT ke-73 RI di atas Istana Negara. Pesawat mulai berdatangan di Lanud Halim Perdanakusuma sejak Minggu (12/08) kemarin

17 pesawat tempur TNI AU akan memeriahkan peringatan HUT ke-73 RI di atas Istana Negara. Pesawat mulai berdatangan di Lanud Halim Perdanakusuma sejak Minggu (12/8/2018) kemarin.

Berdasarkan keterangan Penerangan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Senin (13/8/2018), pesawat yang terlibat meliputi enam SU-27/30 Sukhoi dari Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin Makassar, dua F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nuryadin Pekanbaru.

Kemudian sembilan pesawat lainnya dari Lanud Iswahyudi Madiun, masing-masing terdiri dari dua F-16 dari Skadron Udara 3, dan tujuh T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15.

Untuk mencapai penampilan terbaik, ketujuh belas pesawat mulai menggelar latihan sejak hari ini hingga dua hari ke depan.

Tanggal 14 - 15 Agustus 2018, pesawat akan melaksanakan fly pass di atas Istana Negara, setelah gladi upacara berlangsung.

Kegiatan latihan disaksikan langsung oleh Asops Kasau Marsda TNI Johannes Berchmans, Pangkoopsau I Marsda TNI Nanang Santoso, Kas Koopsau I Marsma TNI Henri Alfiandi, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI M. Tonny Harjono, serta para pejabat dari Mabesau dan Koopsau I.

  ✈️ Tribunnews  

Bakamla Akui Kekurangan Kapal Patroli

Untuk Amankan Laut RIOPV 80M Bakamla [def.pk]

Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) RI Laksamana Madya TNI Arie Soedewo kepada Kompas.com mengaku saat in kendala terbesar dari upaya penguatan keamanan dan keselamatan laut yaitu, minimnya armada kapal patroli yang dimiliki Bakamla RI.

Padahal jika dilihat dari cakupan wilayah kerja masing-masing zona maritim, idealnya Bakamla harus memiliki 225 kapal patroli baik besar ataupun kecil, sementara kapal yang ada diantaranya enam unit kapal patroli ukuran 48 meter dan satu unit kapal markas berukuran 110 meter serta 15 unit kapal patroli ukuran kecil tipe Katamaran.

"Sekarang kami masih sistem zona jadi masih bisa tercover dengan kapal-kapal patroli instansi keamanan dan pertahanan laut lainnya. Idealnya Bakamla ini memiliki 225 kapal," kata Arie di Batam, Rabu (30/5/2018).

Jika idealnya harus 225 kapal, sambung Arie tentunya setiap tahun Bakamla sedikitnya harus mengadakan sembilan unit kapal hingga tahun 2045 mendatang. Namun karena keterbatasan anggaran, pihaknya hanya bisa mengusulkan ke pemerintah tiga unit per tahun.

"Tahun 2019 mendatang, Bakamla akan bangun tiga unit kapal 60 meter dan enam unit kapal cepat 30 meter. Kapal ini akan diperuntukan untuk zona maritim barat dua unit, Jakarta dua unit, zona tengah satu unit dan zona timur satu unit," jelasnya.

"Bahkan saat ini ada tiga unit kapal Bakamla ukuran 80 meter yang sedang dalam pembuatan di PT Citra Shipyard yang berada di Batam, dan tiga kapal ini sudah dipesan sejak akhir tahun 2017 lalu dengan nomor lambung 8001,8002 dan 8003," katanya menambahkan.

Selain itu, diakhir masa jabatannya Arie berharap agar wacana pembangunan pangkalan khusus Bakamla yang lebih presentatif dan lengkap dengan fasilitas penunjang sebagai pangkalan terpadu bisa terwujud.

"Saya berharap Bakamla memiliki pangkalan yang lengkap dengan perkantoran, Rumkitnya, mess hingga dermaga. Sehingga pasukan Bakamlah tidak lagi tersebar kemana-mana dalam satu zona dan terpusat disuatu tempat saja. Mudah-mudahan rencana pembangunannya yang akan dilakukan di Zona Timur, yakni ambon 2019 bisa terealisasi," ujarnya.

Senada diungkapkan pihak PT Citra Shipyard yang mengaku ketiga kapal pesanan Bakamla diakhir tahun 2017 masih terus digesa pembangunannya. Pembangunan sudah mencapai 60 persen dan rencananya akan diluncurkan pada bulan Oktober 2018 mendatang.

"Oktober sudah kami launching dan masa finishing sebelum diserahterimakan sekitar dua bulan lagi. Sehingga Januari 2019 sudah bisa serah terima," kata Abi, General Manajer PT Citra Shipyard.

Dalam kunjungan itu, Kabakamla didampingi oleh panesehat Kabakamla bidang Penguatan dan Antar Lembaga Toviota Bay, Staf Khusus Bidang Operasi Laksda (Purn) Herry Setinegara, Staf Khusus Bidang Logistik Laksda TNI (Purn) Hari Pratomo.

Kemudian Deputi Kebijakan dan Strategi Irjen Pol Arifin, Deputii Informasi Hukum Kerja Sama Irjen Pol Abdul Gofur serta Kepala Unit Penindakan Hukum Brigjen Pol Frederik Kalalembang dan tim Bakamla lainnya.

  ✈️ Kompas  

Selasa, 14 Agustus 2018

Turkish Aerospace Industries Inc Perkenalkan Pesawat Tanpa Awak ANKA

✈️ Ke Indonesia✈️ Vice Presiden Turkish Aerospace Industries Inc Tamer Ozmen

TURKISH Aerospace Industries (TAI) Inc berupaya memperluas cakupan bisnisnya di Indonesia dalam industri penerbangan.

Pada Selasa (14/8/2018) di Hotel Mulia, Senayan, para direksi perusahaan ini melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan ternama tanah air, termasuk PT Dirgantara Indonesia dan PT Telkom Indonesia untuk menjejaki kerjasama lebih jauh.

Setidaknya ada 14 perusahaan yang diajak kerjasama dengan perusahaan peralatan pesawat yang telah berdiri sejak 15 Mei 1984 tersebut.

Pertemuan antara pihak TAI dengan perusahaan-perusahaan Indonesia itu digelar di hotel bintang lima di Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Dalam kerjasama ini TAI juga memperkenalkan salah satu produk unggulannya yakni pesawat tanpa awak bernama ANKA.

Vice Presiden TAI Tamer Ozmen mengatakan, pertemuan dengan perusahaan-perusahaan Indonesia juga dibahas kemungkinan peluang kerjasama usaha.

Misalnya, pihak perusahaan Indonesia memasok suatu produk terkait pesawat dan aneka teknologinya atau sebaliknya.

Ia pun yakin peralatan yang dimiliki TAI bisa digunakan perusahaan- perusahaan atau instansi pemerintah Indonesia karena lebih murah dan lebih tangguh dari produk Amerika Serikat.

"Kami berharap ada titik terang peluang kerjasama usaha yang saling menguntungkan," ungkapnya.

Ditanya soal dampak pelemahan mata uang Turki akhir-akhir ini, Ozmen menyebut hal itu tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahannya.

"Sama sekali tidak berpengaruh terhadap perusahaan kami. Kami perusahaan yang berpengalaman dan memiliki fasilitas pesawat modern, dilengkapi mesin teknologi tinggi. Dari segi peralatan, kami menyediakan kemampuan manufaktur yang luas. Mulai dari bagian manufaktur untuk perakitan pesawat, tes penerbangan dan pengiriman," jelasnya.

"Pada 2010 TAI mempekerjakan lebih dari 1.500 insinyur. Di antaranya sekitar 850 adalah insinyur penelitian dan pengembangan yang bekerja di proyek-proyek penelitian militer," Ozmen menambahkan.

Dalam penjajakan ini, sambung Ozmen, TAI juga memperkenalkan ANKA, satu di antara produk TAI yakni pesawat tanpa awak atau UAV (Unmanned Aerial Vehicles). Saat ini TAI telah mengembangkan ANKA dengan berbagai jenis dan tipe.

ANKA juga bisa dipesenjatai sekelas MALE (Medium Altitude Long Endurance) buatan Amerika Serikat. Saat ini ANKA juga sudah digunakan tentara Angkatan Darat Turki.

"Pesawat ini berkemampuan terbang hingga 20 ribu feet. Mampu mengangkut beban hingga 200 kilogram. Dilengkapi kamera dan sejumlah sensor. Di beberapa negara, ANKA sudah digunakan untuk memerangi ancaman teror. Antara lain di Asia Selatan," pungkasnya.

  ✈️ Tribunnews  

Rusia Akan Bangun Bengkel Jet Tempur Sukhoi

✈️ Di Indonesia✈️ Su-35 [marina]

Pemerintah Indonesia tengah mengusahakan pembelian 11 unit pesawat Sukhoi SU-35 dari Rusia. Pembelian alutsista ini tidak 100 persen dibayar dengan uang tunai tetapi lewat skema imbal beli.

Nilai kontrak pembelian 11 unit Sukhoi SU-35 adalah USD 1,14 miliar. Indonesia menawarkan pembayaran dengan skema imbal beli. Nilai imbal beli yang disepakati kedua belah pihak yaitu 50 persen dari kontrak nilai jual.

Selain itu, dalam skema imbal beli tersebut nantinya Rusia akan membangun fasilitas perawatan pesawat Sukhoi di Indonesia. Kesepakatan itu masuk dalam skema imbal beli yang sudah disetujui pihak Rusia.

"Jadi gini, di imbal beli itu ada mekanismenya. Kita ada nilai sebesar USD 1,14 miliar nanti jadi kewajiban mereka (Rusia) yang masuk ke sini adalah kita membayar uang 15 persen (ke Rusia), 35 persen mereka (Rusia) akan membangun fasilitas MRO (Maintenance, Repair and Operation) dari Sukhoi yang akan dibangun di Indonesia. Lalu 50 persen mereka (Rusia) membeli produk dari kita. Itu kesepakatannya yang kita sepakati," sebut Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan saat dihubungi kumparan, Senin (13/8).

Oke menjelaskan skema imbal beli dalam proses pembelian 11 unit Sukhoi SU-35 menguntungkan kedua belah pihak. Bagi Indonesia, skema imbal beli merupakan pilihan yang bagus untuk menekan defisit perdagangan. Selain itu cara ini efektif untuk menggenjot ekspor komoditas Indonesia.

"Arah perbaikannya Indonesia ini sedang mengupayakan dalam rangka menindaklanjuti defisit perdagangan dalam hal ini ekspor. Berbagai cara dilakukan termasuk (pilihan) instrumen imbal beli," tuturnya.

Sementara itu terkait komoditas Indonesia yang akan ditukar dengan SU-35, Rusia memilih karet. Namun pemerintah Indonesia memberikan pilihan komoditas lainnya. Sehingga ujungnya komoditas yang dimasukkan ke dalam perjanjian imbal beli tidak hanya karet.

"Yang sudah jelas itu mereka minta komoditas karet, itu yang sudah mereka pasti tertarik sekali. Tapi kan kita enggak mau itu aja banyak komoditi lain yang bisa kita tawarkan. Tapi yang penting, begitu kita tawarkan kita harus bisa menjamin pemasoknya. Jangan sampai yang kita tawarkan enggak bisa dipasok, rugi kita nanti," jelas Oke

  ✈️ Kumparan  

Senin, 13 Agustus 2018

✈ LAPAN Pamerkan Pesawat Tanpa Awak Generasi Baru

Dengan Daya Jelajah 350 KmPesawat tanpa awak LSU-02 NGLD yang dipamerkan LAPAN pada peringatan Hakteknas di Provinsi Riau, Jumat (10/8/2018). (Kompas.com/Idon Tanjung)

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memamerkan satu pesawat tanpa awak di Ritech Expo pada peringatan hari kebangkitan teknologi nasional (Hakteknas) ke-23 di Pekanbaru, Riau, Jumat (10/8/2018).

"Ya, Lapan juga sudah mempunyai pesawat tanpa awak LSU-02 yang dicatatkan di rekor Muri dengan jarak terjauh 200 kilometer," jelas Kasubag Humas Lapan, Jasyanto saat ditemui Kompas.com di lokasi pameran, Jumat.

Untuk pesawat tanpa awak yang baru dibuat ini, lanjut dia, merupakan pengembangan generasi baru dengan jarak terbang lebih jauh.

"Yang baru ini LSU-02 NGLD. Jarak terbangnya mencapai 350 kilometer atau dengan jarak tempuh 5 jam. Bahan bakarnya pertamax," kata Jasyanto.

Dia menambahkan, pesawat tanpa awak ini rencananya diuji coba diterbangkan pada Oktober 2018 mendatang.

"Nanti akan dirilis oleh rekan-rekan di pusat teknologi penerbangan," tutup Jasyanto.

Peringatan Hakteknas ke-23 tahun 2018 diadakan di Provinsi Riau yang terpusat di Kota Pekanbaru.

Puncak peringatan Hakteknas ini dihadiri Presiden Ke-3 RI BJ Habibie yang sekaligus membuka kegiatan tersebut dengan pemukulan kompang, Jumat.

Hakteknas tahun ini mengangkat tema "Inovasi untuk Kemandirian Pangan dan Energi'. Sedangkan subtemanya adalah "Sektor pangan dan energi di era revolusi industri 4.0".

Beragam teknologi canggih ditunjukkan pada Hakteknas kali ini. Ada teknologi pengolahan pangan, mesin pengolahan obat-obatan, pengolahan pupuk, pesawat tanpa awak, robot, Arc Plasma Sintering atau alat sintesa material eksperimental dan inovasi lainnya.
 

  Kompas  

Dislaikad Jamin Kesiapan Tempur Alutsista

Laksanakan Uji FungsiDislaikad melakukan uji fungsi mobil crane di Gudang Pusat Zeni (Gupuszi) TNI AD Desa Gandoang Cileungsi, Bogor Jawa Barat, Sabtu (11/8/2018). [Foto/SINDOnews/Sucipto]

Dinas Kelaikan Angkatan Darat (Dislaikad) melakukan uji fungsi mobil crane di Gudang Pusat Zeni (Gupuszi) TNI AD Desa Gandoang Cileungsi, Bogor Jawa Barat, Sabtu (11/8/2018).

Kasubdislaik Dislaikad, Kol Arm Wiwin Sugiono mewakili Kepala Dinas Kelaikan Angkatan Darat (Kadislaikad) Brigjen TNI Eko Erwanto dalam sambutannya, menyampaikan alat utama persenjataan (Alutsista) yang dimiliki oleh TNI AD saat ini semakin modern. Alutsista TNI AD tersebut sebelum diterima oleh pengguna materiil perlu mendapatkan sertifikasi kelayakan, salah satunya melalui pelaksanaan uji fungsi sebagai tugas pokok Dislaikad.

"Dalam organisasi dan tugasnya, satuan Dislaikad menyelenggarakan kelaikan komoditi militer untuk pengadaan dan hasil pemeliharaan dalam rangka mendukung tugas pokok Angkatan Darat," ujarnya.

Sebagai penyelenggara uji fungsi, Wiwin Sugiono menyampaikan kepada tim uji agar pelaksanaan pengujian disesuaikan ketentuan yang telah disepakati dalam rapat penyusunan Spesifikasi Standar Penerimaan (SSP) yang dilakukan sebelumnya. Hal tersebut sekaligus untuk memastikan bahwa mobil crane dapat berfungsi dengan baik dan laik serta siap dioperasionalkan.

"Uji fungsi ini sudah menjadi tugas pokok Dislaikad dan hal ini merupakan bentuk kepercayaan dari pimpinan Angkatan Darat terhadap Dislaikad, sehingga personel tim uji fungsi harus bekerja dengan serius dan sungguh-sungguh serta melaksanakan pengujian dengan berpedoman pada SSP," tegas Wiwin.

Pelaksanaan uji fungsi dipimpin langsung oleh Letkol Czi Arief Fadhila selaku Ketua Tim Uji. Teknis pengujian meliputi dua cara uji yaitu uji merusak dan uji tidak merusak.

Uji tidak merusak dilakukan dengan mengecek item-item materi uji yang tertera dalam cek list penilaian sesuai spesifikasi teknis, baik konstruksi dan perlengkapan yang meliputi uji visual, tipe, engine, kerangka crane maupun perlengkapan seperti buku petunjuk pemakaian, pemeliharaan, tool kit dan kelengkapan standar dari pabrik, ACS Automati Crane System (ACS) dengan voice alarm warna, pembiata lettering Zeni AD serta lampu kerja (HD).

"Sedangkan uji merusak dilakukan dengan menguji kemampuan mobil Crane mengangkat beban maksimum 13 ton, kecepatan, radius putar, kemampuan tanjakan hingga sistem kendali, aspek kelancaran kerja dan aspek insani," ucapnya.

Pengujian dilakukan terhadap seluruh mobil crane yang akan diterima oleh TNI Angkatan Darat melalui Ditziad dari PT Hutama Sejahtera Internasional sebanyak tiga unit.

Sebelumnya Dinas Kelaikan Angkatan Darat juga telah melaksanakan uji fungsi yang sama terhadap 8 unit Forklift, 50 unit Landing Craft Rubber/LCR (perahu karet) tipe M dan 13 unit Delegate Conference (pengeras suara) yang merupakan pengadaan tahun anggaran 2018.

Hadir dalam pelaksanaan uji fungsi antara lain Kasubdislaik Dislaikad Kolonel Arm Wiwin Sugiono dan para pejabat Mabesad di antaranya dari Sopsad, Spamad, Slogad perwakilan Ditziad sebagai pembina materiil dan Direktur Utama PT Hutama Sejahtera Internasional dan selaku penyedia barang/materiil. (kri)
 

  sindonews  

Minggu, 12 Agustus 2018

[Foto & Video] Ujicoba Medium Tank Pindad

Akan Diproduksi Massal Tahun 2020Medium Tank hasil pengembangan bersama antara PT. Pindad dan FNSS Turki melakukan uji daya gerak di Pantai Bocor, Desa Setrojenar, Buluspesantren, Kebumen, Jateng, Sabtu (11/8/2018).

Medium Tank Pindad adalah kendaraan tank pertama produksi Indonesia yang ditargetkan menyelesaikan berbagai tahapan pengujian sebelum diproduksi secara massal pada 2020. (Antara/Idhad Zakaria)






Video ujicoba Medium Tank Pindad diposkan Rudi Purmandianto dari Youtube

  Inews  

Jumat, 10 Agustus 2018

♞ Menguji Mobilitas Medium Tank Pindad

Di SaranganMMWT hasil kerjasama FNSS-Pindad [Kompas] ★

S
etelah berhasil melakukan uji ledak menggunakan 10 kg TNT, kali ini PT Pindad melakukan uji mobilitas medium tank di kawasan Wisata Sarangan, Magetan, Jawa Timur, Jumat (10/8/2018).

Uji mobilitas dimaksudkan untuk mengetahui kekuatan menanjak, menikung, dan kecepatan pada kemiringan antara 30 hingga 60 derajat. Uji jelajah untuk pertama kalinya ini, dilakukan di medan menanjak dan menikung.

Pantauan SINDOnews di lokasi, uji jelajah dilakukan pada jarak 1,6 km dengan ketajaman tanjakan hingga 60 derajat. Tank buatan Pindad kerja sama dengan FNSS Turki berhasil melaju dengan kecepatan normal. Informasi yang didapat, medium tank mampu menyelesaikan track sekitar 4 menit.

https://2.bp.blogspot.com/-uRuRabn4u9Y/W23xeXpZ5iI/AAAAAAAALX4/reaqbEWCiZEM0CjaNCvvFWLsi_i8GarvwCLcBGAs/s1600/Screenshot_2018-08-11%2BIndonesia%2BDefence%2BForum.pngSeusai melakukan tracking sejauh 1,6 km, medium tank kembali melakukan tracking jalan sejauh 4 km dengan kemiringan hingga 50 derajat. Targetnya, medium tank mampu menyelesaikan rute 4 km selama 15 menit.

Rencananya, setelah melakukan uji jelajah di Sarangan, medium tank Pindad bakal berjalan menuju Yogyakarta, untuk selanjutnya menuju Kebumen, Jawa Tengah. Di sana, medium tank bakal diuji jelajah on road, jelajah off road, uji lintas pasir, dan ketahanan endurance dengan posisi mesin menyala 3 x 24 jam.

Diketahui, medium tank Pindad adalah kendaraan tank pertama buatan anak negeri. Tank ini ditargetkan menyelesaikan berbagai tahapan pengujian sebelum diproduksi secara massal pada 2019. (zik)

  Sindonews  

Panser Terguling di Jl Sudirman Ambon Sudah Dievakuasi

Panser Tarantula [Indomiliter]

P
anser Tarantula yang terguling di Jl Jenderal Sudirman, Ambon, Maluku, sudah dievakuasi. Lalin di jalan protokol Ambon yang tadinya macet kini sudah lancar.

"Sudah dievakuasi pukul 04.00 WIT sama petugas dari TNI," ujar warga sekitar, Namira, saat diwawancara detikcom, Rabu (8/18/2018).

Namira mengatakan, panser buatan Korea Selatan, dievakuasi dengan crane dan alat berat lainnya. Proses evakuasi itu rampung subuh tadi.

Namira menambahkan, separator di lokasi panser terguling itu rusak. Sedangkan aspal jalan tidak mengalami kerusakan.

"Trotoarnya hancur banget, kalau aspal saya lihat tak ada masalah," ungkapnya.

Toko dan lapak makanan di lokasi panser jatuh itu juga sudah kembali berjualan. "Sudah normal lagi di sini, pedagang makanan sudah jualan," ujarnya.

Panser tersebut terguling pada Selasa (7/8) pukul 14.00 WIT. Panser itu terguling karena masalah kemudi dan hidroliknya. (rvk/asp)

  detik  

Kamis, 09 Agustus 2018

Marinir Indonesia & USMC Latihan Perang Kota

Prajurit Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Latma Platoon Exchange Hawaii 2018 laksanakan latihan Perang di Boondacker Area, Marine Corps Base Hawaii (MCBH), Senin (06/08/2018).

"Dalam Latihan tersebut prajurit Korps Marinir TNI AL di bawah pimpinan Komandan Satgas Kapten marinir Firmansyah Likur juga diikuti prajurit 3rd Marine Regiment, United States Marine Corps (USMC) yang merupakan salah satu unsur pelaksana dalam latihan Platoon Exchange Hawaii 2018," jelas Kadispen Kormar Letkol Marinir Ali Sumbogo, S.E.

"Pada saat latihan 3rd Battalion Commander, Lieutenant Colonel Reid melaksanakan pengawasan dan peninjauan di Boondacker Area.Dalam kegiatan tersebut ada beberapa materi yang dilatihkan yaitu MOUT (Perang Kota) Pertempuran Jarak Dekat (PJD) dan Kesehatan Lapangan," jelas Kadispen Kormar.

Kadispen Kormar menambahkan, materi latihan seperti ini, merupakan implementasi di lapangan dari kerja sama bilateral di bidang pertahanan antara Indonesia dengan Amerika Serikat dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas ilmu kemiliteran dan profesionalisme prajurit.

(Dispen Kormar)

  TNI AL  

Rhino Ausindo 2018

Ajang Latma Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad dan AD Australia Menyusul keberhasilan Mobile Training Team (MTT) perdana dari Australia pada 2011, untuk mendukung pengembangan pelatihan infanteri mekanis TNI AD, Latma Rhino Ausindo diselenggarakan 7 sampai dengan 16 Agustus 2018 mendatang di Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad di Salatiga. Selasa (7/8/2018).

Dalam Sambutanya Danyonif Mekanis Raider 411 Kostarad Letkol Inf Widi Rahman S.H. Mengatakan “Latihan tersebut melibatkan 60 peserta TNI AD dari Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa. Tim Pelatih Australia berasal dari Batalion 5 (Mekanis) dan Resimen Lapis Baja 1(Tank) di mana sebagian dari Brigade 1 (Mekanis) bermarkas di Darwin.

Program pelatihan tersebut dikembangkan secara khusus untuk Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad dan difokuskan pada teori Coy dan operasi mekanis M113 dan disusul dengan pelatihan praktis pada tingkat peleton dengan menggunakan Ranpur M113.

Sepanjang Rhino Ausindo digelar para Instruktur Australia sangat terkesan dengan antusiasme seluruh peserta dan melihat banyaknya pertanyaan yang diangkat selama sesi tanya-jawab mereka juga terkesan dengan kecepatan pemahaman para peserta.

Selain melakukan pelatihan dengan keras, ada pula waktu luang untuk bersantai pada akhir pekan dan para Instruktur Australia berkunjung ke Candi Borobudur dan Candi Prambanan, dan tempat-tempat wisata lainnya bersama rekan-rekan mereka dari Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad.

Interaksi yang santai antara personel Angkatan Darat Australia dan TNI AD mencerminkan sehatnya hubungan dan kukuhnya persahabatan, khususnya antara anggota Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad dan Brigade 1 (Mekanis). Hubungan pada tingkat antar-individu dan antar-unit merupakan pondasi di mana kedua Angkatan Darat berupaya untuk semakin meningkatkan kemitraan yang strategis.

  Kostrad  

[Dunia] AS Salah Mengelas Rudal-rudal Nuklir Inggris

✈ Senilai Rp 576 Triliun Kapal selam bertenaga nuklir HMS Astute milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris saat diluncurkan di Devonshire Dock Hall di Barrow-in-Furness, 8 Juni 2017. [Foto/REUTERS/Kieran Doherty]

Rudal-rudal nuklir generasi mendatang Inggris, yang produksinya direncanakan menelan biaya 31 miliar poundsterling (Rp 576 triliun), terancam tertunda pengirimannya. Musababnya, ada temuan pengelasan yang salah dalam tabung rudal balistik yang dirancang dan diproduksi di Amerika Serikat (AS).

Fakta memalukan ini telah dikonfirmasi oleh Bill Couch, juru bicara Komando Sistem Laut Angkatan Laut (NAVSEA) AS. Dia mengakui bahwa tidak ada satu pun tabung rudal yang dikirimkan oleh kontraktor AS, BWX Technologies, yang telah dipasang ke dalam kapal selam yang sedang dibangun.

Kejadian yang diungkap Times itu menunjukkan bahwa kecacatan dapat menghambat penggantian empat kapal selam rudal balistik kelas Vanguard milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Empat kapal selam itu akan digantikan oleh kapal-kapal selam kelas Dreadnought yang baru.

Sesuai jadwal, kapal-kapal selama baru itu mulai beroperasi pada tahun 2030-an.

Couch mengatakan bahwa operasi pengelasan oleh perusahaan telah ditunda sampai penyelidikan penuh dapat diselesaikan. "Angkatan Laut (AS) bekerja sama dengan Inggris untuk mengevaluasi dampak terhadap Dreadnought," katanya, yang dilansir semalam (8/8/2018).

Produsen senjata Inggris, BAE Systems, sedang membangun empat kapal selam, tetapi programnya bergantung pada integrasi yang mulus antara teknologi dan komponen dari AS, yang kontraktor utamanya adalah General Dynamics.

Kerja sama Inggris-AS di bidang sensitif tentang senjata nuklir mengacu pada Perjanjian Nassau 1962, sebuah perjanjian yang membuka jalan bagi peluncuran program Polaris Inggris.

"Kami menyadari bahwa masalah kualitas pengelasan pada tabung rudal bawah laut yang diproduksi oleh perusahaan AS, BWX Technologies, sedang diselidiki, tetapi program Dreadnought kami tetap sesuai jadwal dan sesuai anggaran untuk memberikan kapal pertama di awal 2030-an," kata Kementerian Pertahanan Inggris melalui seorang juru bicara. (mas)

  sindonews  

Rabu, 08 Agustus 2018

Kasau Apresiasi Peningkatan Kemampuan Depohar 10

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi dan permasalahan yang terjadi secara langsung di satuan-satuan jajaran TNI AU, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., didampingi Komandan Komando Pemeliharaan Materiel Angkatan Udara (Koharmatau) Marsda TNI Dento Priyono melakukan peninjauan ke Depo Pemeliharaan (Depohar) 10, Bandung. Pada kunjungan tersebut, Kasau memberikan apresiasi atas peningkatan kemampuan Depohar 10 dalam pemeliharaan pesawat.

Saat peninjauan tersebut, Kasau menerima penjelasan dari Komandan Depohar 10 Kolonel Tek M. Iskak Sugandi dan para Komandan Sathar di bawah pembinaan Depohar 10.

Dalam penjelasannya Dandepohar 10 menyatakan, saat ini Depohar 10 sudah memiliki kemampuan untuk melakukan pemeliharaan tingkat berat atau D-check seperti pengerjaan terhadap pesawat B-737 dengan nomor ekor A-7307 yang sedang berlangsung saat ini.

Di samping melibatkan sejumlah 64 personel Depohar 10 dan 10 orang peserta Latker dalam pengerjaannya, TNI AU juga menggandeng Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia sebagai supervisor.

Selain itu, Depohar 10 pun memiliki kemampuan untuk membuat tangga pesawat portable dan towing bar yang dapat digunakan untuk berbagai jenis pesawat.

Saya mengapresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh Depohar 10 yang cukup signifikan dalam meningkatkan kemampuannya. Prestasi yang telah dicapai ini agar tetap dipertahankan dan ditingkatkan, khususnya pada pembinaan kemampuan personel dengan tidak melupakan regenerasi secara berkelanjutan,” ujar Kasau.

Pada peninjauan kali ini, Kasau didampingi Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Pangkohanudnas, Pangkoopsau I, ll dan lll, Gubernur AAU,Dankodiklatau, Dankoharmatau, Danseskoau, para Kepala Dinas tingkat Mabesau dan Danlanud Husein Sastranegara.

  TNI AU  

Selasa, 07 Agustus 2018

[Foto] TNI Kirim Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana ke Lombok

✬ Pasca Gempa 7 Skala Ritcher Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) TNI memasukkan logistik dan sejumlah peralatan ke kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso (SHS)–990, di Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Senin (06/8/2018). Satgas PCRPB TNI lengkap dengan logistik dan tenaga medis akan menjalankan misi operasi kemanusiaan, dalam rangka mendukung penanggulangan bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok, NTB.

Dalam misi ini, Koarmada II juga mengirimkan KRI Karel Satsuit Tubun (KST)–356 yang juga diberangkatkan dari Surabaya dan KRI Kakap (KKP)–811 yang diberangkatkan dari Makassar untuk ikut serta dalam misi bakti sosial di Lombok. (rat)

TNI Kirim Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana ke Lombok-0
TNI Kirim Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana ke Lombok-6
TNI Kirim Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana ke Lombok-2
TNI Kirim Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana ke Lombok-4

Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) TNI memasukkan logistik dan sejumlah peralatan ke kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso (SHS)?990, di Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya.
  ⚓ sindonews  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...