Tampilkan postingan dengan label Kopasgat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kopasgat. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 September 2025

Kopasgat TNI AU dan PLAAF China Akan Mengadakan Latihan bersama

  Sharp Knife Joint Exercise TA 2025 (Dispen Kopasgat)

Korps Pasukan Gerak Cepat TNI Angkatan Udara dan Pasukan Khusus Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF) menggelar Exercise Planning Conference (EPC) sebagai persiapan pelaksanaan latihan bersama Sharp Knife Joint Exercise TA 2025. Pertemuan ini berlangsung di Mako Korpasgat Lanud Sulaiman Bandung pada tanggal 2 September sampai dengan tanggal 4 September 2025 yang dihadiri oleh perwakilan perwira dari kedua negara.

Danyonko 463 Korpasgat Letkol Pas Jemy Pria Utama, yang memimpin delegasi Indonesia, menyatakan bahwa latihan bersama ini merupakan kelanjutan dari kerja sama pertahanan yang telah terjalin antara kedua negara. “Sharp Knife TA 2025 akan fokus pada peningkatan kemampuan operasi khusus udara, termasuk infiltrasi, ekfiltrasi, dan penyelamatan tempur,” ujarnya dalam konferensi pers di Mako Korpasgat, Bandung.

Delegasi China yang dipimpin oleh Senior Colonel Liu Jun dari PLAAF Special Operations Command menekankan pentingnya latihan ini dalam konteks keamanan regional. Kedua pihak sepakat bahwa latihan akan mencakup skenario penanggulangan terorisme, evakuasi warga negara dalam situasi darurat, dan operasi pencarian dan penyelamatan.

Sharp Knife Joint Exercise TA 2025 rencananya akan dilaksanakan pada bulan November 2025 di wilayah latihan Korpasgat TNI AU di Bandung, Jawa Barat. Latihan ini akan melibatkan sekitar 200 personel dari kedua negara, termasuk pasukan khusus, kru pesawat, dan tim pendukung.

Latihan bersama ini diharapkan dapat meningkatkan interoperabilitas dan saling pengertian antara pasukan khusus kedua negara, sekaligus berkontribusi pada stabilitas keamanan kawasan Asia Tenggara.penkorpasgat.

  🤝 
Kopasgat  

Selasa, 26 Agustus 2025

Drone OMNIBE, Drone VTOL Versi Militer

 Buatan PT. Bentara Tabang Nusantara Drone senjata Omnibe (IMI)

Drone Omnibe di buat untuk operasi militer yang akan di operasikan oleh KOPASGAT.

Dari fb IMI (Industry Made in Indonesia) di tampilkan beberapa foto drone militer Omnibe.

Drone ini dilengkapi dengan Swab payload, yaitu kamera pemantauan dengan optical zoom 30x, thermal, wide cam ,laser range finger untuk mengetahui koordinat target serta jarak target, dan juga drone ini dilengkapi dengan system realese Mortar untuk pengeboman.

 Berikut penampakan drone Omnibe : 
 


  ⏁ Garuda Militer  

Selasa, 22 Juli 2025

Kopasgat Turut Latihan Gabungan Talisman Sabre 2025

  Bersama pasukan khusus TNI lainnya di Australia Latihan Gabungan Talisman Sabre 2025 (TNI)

Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU menunjukkan profesionalisme tinggi dalam latihan gabungan multinasional Talisman Sabre 2025 yang digelar di wilayah New South Wales dan Queensland, Australia.

Bersama pasukan khusus TNI lainnya yakni Kopassus dan Denjaka, Kopasgat ambil bagian dalam skenario latihan intensif yang melibatkan lebih dari 35.000 personel militer dari 19 negara.

Dalam sesi Joint Terminal Attack Controller (JTAC) di Evans Head Air Weapons Range, New South Wales, personel Detasemen Matra (Denmatra) Kopasgat berlatih langsung bersama unsur udara Australian Defence Force (ADF), mengasah kemampuan mengarahkan serangan udara secara presisi dari darat.

Latihan ini merupakan bagian krusial dari operasi lintas domain yang menuntut kecepatan, akurasi, dan koordinasi tingkat tinggi.

Partisipasi Kopasgat menegaskan kesiapan operasional TNI AU dalam mendukung skenario pertempuran modern, sekaligus memperkuat interoperabilitas Indonesia di tengah dinamika pertahanan kawasan.

Kolaborasi pasukan khusus tiga matra TNI juga mencerminkan soliditas dan kapasitas gabungan dalam menjawab tantangan keamanan global.

Dengan semangat TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis), keikutsertaan Kopasgat dalam Talisman Sabre 2025 tak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga mempertegas komitmen TNI AU untuk terus menjadi bagian dari solusi keamanan regional dan mitra strategis komunitas internasional.

  🪂 
TNI  

Sabtu, 12 Juli 2025

[Video] Ground Forward Air Control (GFAC) Simulator

  Post by AVS Simulator For the first time, Indonesia proudly presents the Ground Forward Air Control (GFAC) Simulator, a cutting-edge military training innovation developed by AVS Simulator.

Specially designed for the Indonesian Air Force’s elite unit KOPASGAT, this simulator strengthens Close Air Support (CAS) and Air Interdiction missions by enhancing coordination between ground and air forces. With realistic warzone visuals, flight control systems, integrated training modules (LMS), and post-action review tools, the GFAC Simulator sets a new standard for modern military training.

Learn how this simulator boosts precision, effectiveness, and efficiency in mission execution. Watch the full video to see how Indonesia is taking a leap forward in defense technology.

 Video from Youtube : 
 
 

 
 🎥  Youtube  

Minggu, 29 Juni 2025

TNI AU Adakan Latihan Matra Udara II Jalak Sakti dan Harda Marutha I

✈ Di Kepulauan Babel✈ Latihan Koopsud I Jalak Sakti dan latihan Kopasgat Harda Marutha I (TNI AU)

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menyaksikan Latihan Matra Udara II Komando Operasi Udara I (Koopsud I) "Jalak Sakti" dan Latihan Matra Udara I Wing Komando 1 Kopasgat "Harda Marutha I", di Air Weapon Range (AWR) Buding, Lanud H. AS Hanandjoeddin, Rabu (25/6/2025).

Latihan ini menampilkan beragam manuver demonstrasi udara dan darat dari satuan-satuan jajaran Koops Udara I dan Wing I Pasgat sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman nyata maupun kontinjensi yang terus berkembang.

Adapun alutsista yang dilibatkan yakni, pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 16, Hawk 100/200 dari Skadron Udara 1 dan Skadron Udara 12, CH-4B dari Skadron Udara 51, C-130 Hercules dan C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31, CN-295 dari Skadron Udara 2, EC-120B Colibri dari Skadron Udara 7, dan EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8 serta sejumlah alutsista milik Kopasgat dan Mobile Air Command Control (MAOCC) Koopsud I.

Dalam kesempatan tersebut, Kasau mengapresiasi bahwa simulasi tempur yang ditampilkan menunjukkan tingkat profesionalisme tinggi prajurit TNI AU dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Kasau menyoroti keberhasilan para penerbang di bawah jajaran Koops Udara I dan Kopasgat dalam melaksanakan seluruh misi dengan presisi, mulai dari ketepatan sasaran hingga ketepatan waktu pelaksanaan.

Selain aspek pertempuran fisik, Kasau juga mengapresiasi keterlibatan teknologi modern seperti simulasi pertempuran siber dan penggunaan drone penghancur yang dinilai semakin memperkuat kemampuan tempur TNI AU di era peperangan modern.

Sebelumnya, kedatangan Kasau beserta rombongan disambut jajar kehormatan dan pengalungan kain serta tarian penyambutan. Selanjutnya, Kasau menerima paparan dari Pangkoopsud I Marsda TNI Muzafar, S.Sos., M.M., selaku Direktur Latihan.

Turut mendampingi Kasau, Pangkoopsudnas Marsda TNI Minggit Tribowo, S.I.P., Dankodiklatau Marsdya TNI Dr. Arif Mustofa, M.M., CGRE., Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Dankopasgat, para Kepala Dinas di jajaran Mabesau, serta Forkopimda Provinsi Babel, Kabupaten Belitung, dan para Komandan Lanud jajaran Koopsud I.
 

  ✈
TNI AU  

Selasa, 24 Juni 2025

ILSV, Tameng Sekaligus Senjata Andalan Wing Komando I Kopasgat

 Produksi JForce Penampakan kendaraan taktis ILSV dalam latihan Hardha Marutha di Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (23/6/2025) (ANTARA/Walda Marison)
K
endaraan taktis Indonesian Light Strike Vehicle (ILSV) buatan dalam negeri jadi ujung tombak Wing Komando I Kopasgat TNI AU dalam menjalankan misi evakuasi ataupun penyerangan musuh.

Kecanggihan kendaraan taktis ini sempat ditunjukan dalam gladi bersih latihan Hardha Marutha I 2025 di Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin.

Dalam momentum tersebut, Antara mendapat kesempatan untuk melihat langsung penampakan kendaraan taktis ILSV karya J-Force atau PT. Jala Berikat Nusantara Perkasa ini.

  Spesifikasi  
Kendaraan taktis ini memiliki empat fungsi utama yakni sebagai kendaraan patroli, tempur, evakuasi hingga pengangkut personel.

Empat tanggung jawab itu bisa dituntaskan oleh ILSV lantaran kendaraan ini memiliki ragam spesifikasi yang mumpuni.

ILSV memiliki panjang 5,4 meter, lebar 1,9 meter dan tinggi sekitar 2 meter.

Kendaraan bermesin 2500 cc ini dilapisi dengan high strength steel paduan aluminium dari Standar NIJ level III dan kaca anti peluru NIJ level III yang membuatnya tahan akan tembakan.

Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi dengan senjata senjata mesin serba guna atau General Purpose Machine Gun (GMPG) dengan peluru kaliber 7,62 buatan Belgia dengan jarak tembak hingga 1.200 meter.

Dengan senjata itu, ILSV bisa dipakai untuk melumpuhkan sebuah tank.

Berbicara soal kapasitas muatan, mobil berkecepatan 120 kilometer per jam ini dapat menampung 10 pasukan.

Fasilitas itu membuat ILSV layak untuk dijadikan sebagai mobil pengangkut pasukan ataupun evakuasi sandra.

Wing Komando I Kopasgat diketahui memiliki enam unit ILSV yang berada di bawah Yonko 461.

Enam unit ILSV ini terdiri dari dua jenis yakni Copula dan Remote Controlled Weapon Station (RCWS).

Jenis Copula merupakan ILSV dengan penggunaan senjata GPMG secara manual dari kendaraan atas oleh seorang personel.

Sedangkan untuk jenis RCWS sendiri merupakan jenis kendaraan dengan senjata yang digunakan secara otomatis.

Penembak hanya perlu menggunakan layar dan pengendali yang ada di dalam mobil untuk menembakan senjata secara otomatis.

Kendaraan taktis ini dipastikan akan tampil dalam puncak latihan Hardha Marutha I yang akan digelar pada Rabu (25/6) mendatang.

  ♞
Antara  

Rabu, 18 Juni 2025

TNI Terjunkan Pasukan Elite Evakuasi Penumpang Pesawat Saudi Airlines

Usai Diancam Bomhttps://pict.sindonews.net/webp/732/pena/news/2025/06/17/14/1581345/tni-terjunkan-pasukan-elite-evakuasi-penumpang-pesawat-saudi-airlines-usai-diancam-bom-goq.webpTNI mengerahkan pasukan elite Kopasgat untuk membantu mengevakuasi penumpang pesawat Saudi Airlines yang mendarat darurat di Bandara Kualanamu usai mendapat ancaman bom. (Foto/SindoNews)

Prajurit TNI dikerahkan melakukan evakuasi terhadap penumpang pesawat Saudi Airlines SV5276 rute Jeddah-Jakarta usai mendapat ancaman bom.

Diketahui, pesawat dialihkan pendaratan ke Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa (17/6/2025) pukul 11.19 WIB, setelah pilot menerima email berisi ancaman teror bom.

Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi menyampaikan pihaknya merespons cepat informasi tersebut dan segera mengerahkan prajurit ke lokasi. Ini dilakukan untuk memastikan penumpang dan awak pesawat dalam keadaan aman.

"Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah memerintahkan satuan jajaran TNI untuk memberikan dukungan penuh kepada otoritas keamanan dan penerbangan sipil dalam menjamin keselamatan seluruh penumpang, serta memastikan kondisi pesawat dan penumpang benar-benar aman dari segala bentuk ancaman,” ujar Kristomei.

Kristomei menyebut, sebanyak 442 orang penumpang dan 18 awak pesawat telah berhasil dievakuasi dengan aman ke lokasi isolasi sementara di Gedung G1 Bandara Kualanamu. Saat ini sterilisasi menyeluruh terhadap penumpang, barang bawaan, dan pesawat terbang terus dilaksanakan.

Kristomei menambahkan, penanganan yang dilakukan TNI, Kopasgat TNI AU dengan langsung mengerahkan satu SST (Setingkat Peleton) untuk mendukung proses pengamanan bandara.

TNI AD juga menyiagakan tim Jihandak dari Yonzipur 1/DD dan satu SST dari Yonif 121/MK sebagai pasukan cadangan dalam mendukung upaya sterilisasi dan pengamanan perimeter.

Pihaknya akan terus memantau situasi secara ketat dan memastikan bahwa upaya penanganan dilakukan secara profesional, cepat, aman. dan terkoordinasi dengan baik. TNI AU juga mempersiapkan dukungan pesawat militer sebagai antisipasi bila diperlukan untuk mengevakuasi penumpang dari Bandara Kualanamu ke Jakarta. (cip)

 ♖
sindonews  

Selasa, 03 Juni 2025

Kopasgat Latihan Asah Kemampuan

 "Hardha Dedali Gesit" 
Jajaran TNI AU mengadakan latihan "Hardha Dedali Gesit" guna mengasah kemampuan pasukan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) dalam bertempur di Lanud Atang Sendjaja dan di wilayah Gunung Kapur Ciampea, Bogor Jawa Barat.

Komandan Wing Komando I Kopasgat Kolonel Pas Helmi A. Nange saat dikonfirmasi ANTARA di jakarta, Senin, mengatakan kegiatan ini dilakukan selama tiga hari sejak 26 Mei 2025 sampai 28 Mei 2025 dan diikuti sebanyak 200 personel anggota Yonko 467 Kopasgat.

Nange menjelaskan, dalam latihan ini para personel Kopasgat akan dihadapkan dengan beragam materi, seperti Prosedur Pimpinan Pasukan (P-3) dan Tactical Floor Game (TFG).

Dalam TGF, personel akan mengikuti ragam pelatihan taktik tempur seperti operasi perebutan pertahanan pangkalan (OP3U), pertahanan pangkalan, patroli keamanan mekanis, latihan lawan penghadangan kendaraan (Wadangran) hingga taktik pertempuran regu anti gerilya (TPRAG).

Selain itu, personel juga menjalani latihan gabungan senjata bantuan dengan Ground Forward Air Controller (GFAC), Operasi RAID, dan diakhiri oleh latihan pengepungan dan penggeledahan rumah.

Nange mengatakan, ragam materi itu diberikan kepada pasukan Kopasgat agar prajuritnya semakin terasah dan siap untuk menjalankan misi pertahanan negara di segala medan.

Dia melanjutkan, rangkaian latihan tempur itu berhasil dilalui personel Kopasgat dengan lancar tanpa adanya kecelakaan.

Dengan adanya kegiatan ini, Nange yakin kemampuan personel Kopasgat TNI AU akan semakin terasah sehingga siap untuk menjalankan tugas apapun yang diperintahkan negara.

  💂 antara  

Kamis, 05 Desember 2024

TNI AU Tunjukkan Kemampuan Tempur pada Fire Power Demo Latihan Angkasa Yudha 2024

(Dispenau)

TNI Angkatan Udara menggelar Fire Power Demo Latihan Angkasa Yudha 2024 di Air Weapon Range (AWR) TNI AU Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (4/12/2024). Demonstrasi ini menunjukkan kekuatan tempur sekaligus menguji kesiapan operasional satuan dalam skenario pertempuran udara.

Skenario yang disimulasikan melibatkan ancaman bersenjata yang berpotensi mengganggu kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk menghadapi ancaman tersebut, TNI AU membentuk Komando Tugas Udara Gabungan (Kogasudgab) yang berperan sebagai bagian dari Komando Gabungan (Kogab) TNI dalam melaksanakan berbagai operasi udara.

Berbagai operasi ditampilkan dalam Fire Power Demo termasuk pengintaian dan pengamatan udara, operasi udara perlawanan, operasi lawan udara ofensif, infiltrasi, pengisian bahan bakar di udara, pertempuran darat, pembebasan tawanan, serta sejumlah misi lainnya. Total 16 misi dilaksanakan untuk memperlihatkan kemampuan Alat Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) serta keterpaduan satuan di medan latihan.

Dalam pelaksanaannya, TNI AU mengerahkan 59 pesawat berbagai unsur meliputi pesawat tempur, angkut, helikopter dan intai. Selain itu, sejumlah Alpalhankam dari Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) juga dikerahkan dengan dukungan 2.512 personel dari berbagai satuan.

Fire Power Demo merupakan puncak dari rangkaian Latihan Angkasa Yudha 2024 yang sebelumnya melalui berbagai tahapan antara lain Geladi Posko dan War Gaming di Seskoau, Lembang serta Manuver Lapangan di wilayah Jawa Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Menhan RI Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, para pejabat TNI dan TNI AU serta ribuan masyarakat dari berbagai elemen.

  ✈️ 
Militer Udara  

Jumat, 22 November 2024

Kopasgat TNI AU Mengukir Sejarah Melahirkan Satu Tim Peterjun Wingsuit

 Pertama kali dimiliki Indonesia 
https://tni-au.mil.id/images/sw/original/2024/11/6%20-1105043.webp(TNI AU) 🪂

U
pacara penutupan latihan tahap II terjun payung Wingsuit dipimpin langsungoleh Komandan Wing Komando I Kopasgat Kolonel Pas Helmi A. Nange, S.E., M.Msekaligus Komandan Latihan terjun Wingsuit tahap II yang bertempat di Lapangan Bola Wing Komando I Kopasgat. Rabu (20/11/2024).

Latihan tahap II terjun Wingsuit ini merupakan program lanjutan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan terbang bebas dengan terjun Wingsuit. Para peserta dilatih untuk menguasai teknik manuver di udara, pengendalian arah, dan pendaratan presisi. Latihan ini bertujuan untuk mendukung tugas operasional khusus TNI Angkatan Udara termasuk infiltrasi udara di medan yang sulit dijangkau.

Latihan ini dilaksanakan selama satu minggu di Pangkalan Udara Atang Sendjaja Bogor, dimana didukung oleh Wing Udara 4 yaitu Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 8. Pelatihan terjun Wingsuit ini dilatih oleh dua instruktur terjun Wingsuit dunia dari Australia yaitu Dixon Benedict dan Tahi-Paul dengan hasil seluruh peterjun yang dilatih dinyatakan lulus dan bersertifikat.

Dalam sambutannya, Komandan Wing Komando I Kopasgat Kolonel Pas Helmi A. Nange, S.E., M.M., menyampaikan, latihan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme para prajurit Kopasgat. Kemampuan terjun payung Wingsuit yang telah dilatihkan bukan hanya sekedar keterampilan, tetapi juga bagian dari pengembangan taktik dan strategi kita dala mendukung operasi khusus di berbagai medan. Turut hadir dalam upacara tersebut Dandenhanud 471 Kopasgat, Dandenmatra 1 Kopasgat, dan para Kasi Wing Komando I Kopasgat.

  🪂  TNI AU  

Kamis, 26 September 2024

Mengenai P2 Tiger Kopasgat

 Disebar disatuan Yonko Kopasgat Rantis P2 Tiger 4x4 Kopasgat (SSE) ♘
S
atuan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU memperkuat arsenalnya dengan mengasumsi kendaraan taktis (rantis) P2 Tiger 4x4, buatan perusahaan swasta PT SSE (Sentra Surya Ekajaya).

Selain rantis Tugasanda Turangga 4x4, P2 Tiger juga menjadi pilihan yang tak kalah menarik bagi segmen rantis lapis baja angkut pasukan (APC) untuk satuan elite TNI AU.

  Keunikan Desain dan Identitas 
P2 Tiger 4x4, mengusung keunikan dalam desainnya, memperkaya kendaraan taktis di Indonesia.

Meskipun berbeda dengan P2 Commando, namun P2 Tiger memiliki kemiripan dengan Turangga 4x4, terutama dalam kapasitasnya yang mampu membawa 10 pasukan serta dilengkapi dengan kontrol senjata remote control weapon system (RCWS) untuk senapan mesin berat kaliber 12,7 mm. Juga di lengkapi alat pendeteksi arah serangan musuh, Gunshot Detection System yang dipasang pada bagian belakang rantis.

  Dibangun dari Sasis Rantis Kamaz Rusia 
Yang membuat P2 Tiger semakin istimewa adalah penggunaan sasis rantis Kamaz buatan Rusia dalam konstruksinya.

Dengan ini, kehandalan dan ketangguhan P2 Tiger semakin teruji.

  Standar Proteksi Tinggi 
P2 Tiger 4x4 menawarkan standar proteksi tinggi dengan memenuhi standar STANAG 4569 level 1.

Rantis ini mampu menahan terjangan proyektil kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm NATO, menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai misi termasuk penyerangan, pengintaian, patroli jarak jauh, dan penyelamatan VVIP.

  Performa Mesin dan Teknologi Canggih 
Ditenagai oleh mesin diesel V8 cylinder turbo charged berkapasitas 10.857 cc, P2 Tiger memiliki power output mencapai 260 hp pada 2.000 rpm, dengan peak torque mencapai 1080 Nm pada 2.000 rpm.

Sistem kemudi menggunakan power steering dengan hydraulic, sementara transmisinya mengadopsi sistem manual dengan 6 tingkat percepatan maju dan 1 mundur.

Teknologi CTIS (central tyre inflation system) memberikan kemampuan untuk mengatur tekanan angin pada tiap ban secara otomatis, memastikan kendaraan dapat beroperasi secara optimal di berbagai medan.

  Dimensi dan Kemampuan Taktis 
Dengan panjang 6,75 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 2,6 meter, P2 Tiger memiliki wheelbase sepanjang 4,18 meter dan ground clearance mencapai 380 mm.

Beratnya mencapai 10.500 kg (normal) dan 12.500 kg (berat penuh), membuatnya dapat dengan mudah dimuat dalam ruang kargo pesawat sekelas pesawat angkut C-130 Hercules.

P2 Tiger 4x4 dipilih Kopasgat dalam memperkuat kemampuan operasionalnya dan disebar pada satuan Yonko (Batalyon Komando) Kopasgat.

  ♞ Garuda MIliter  

Minggu, 15 September 2024

Kopasgat TNI AU Kenalkan Seragam Tempur Loreng RIMBA

 Gandeng Perusahaan Dalam Negeri 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUE6cUXWf_ORIt357i45qz_Lwv4xaKtLeDu1HH1RLR0TF66GLbVgVCoHoBArms0N54efQNKHY-12-auq1xEwKUdo4sMQOc-3LgGGE6RvUrfG9__jWzhRmZMAbz6mBfbZMRxMSQI2ehSzI1I1wXZgbmr-KfuapY18Sjzod1dPIrBW-a0sWFeRHVnr34UV_v/s878/IMG_0188.webpSeragam tempur Loreng RIMBA digunakan oleh pasukan khusus TNI AU, Kopasgat. (Egar for JawaPos.com)

P
asukan khusus TNI AU, Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), menggandeng perusahaan dalam negeri, Camovault, untuk melahirkan inovasi seragam militer dengan loreng yang mereka namai Loreng RIMBA. Seragam militer tersebut dipastikan sudah teruji di medan operasi. Mulai Papua, Riau, sampai Lampung.

Loreng RIMBA merupakan singkatan dari Rekayasa Identitas Mimikri Berbasis Alam. Loreng tersebut dibuat khusus untuk dipakai sebagai seragam tempur Kopasgat. Bersama Camovault, Kopasgat sudah melakukan penelitian selama dua tahun. Penelitian tersebut dilakukan untuk menghasilkan desain loreng yang optimal. Hasilnya, lahirlah Loreng RIMBA.

”Dengan menonjolkan macro pattern dan micro pattern berdasarkan empat warna alam vegetasi tropis Indonesia, Loreng RIMBA mampu menyesuaikan diri dengan latar alam, tak terlihat dari jarak dekat atau pun jarak jauh,” ucap Yoga selaku founder Camovault.

Dengan penelitian panjang dan uji coba di medan operasi, Kopasgat dan Camovault memperkenalkan Loreng RIMBA sebagai seragam tempur. Sebagai simbol identitas dan kunci keberhasilan dalam penyamaran di medan tugas, seragam tempur sangat penting. Karena itu, Kopasgat dan Camovault merancang Loreng RIMBA sesuai dengan kondisi alam Indonesia.

Yoga menyampaikan bahwa uji coba Loreng RIMBA di medan operasi dilakukan oleh Kopasgat di beberapa tempat. Mulai Papua, Riau, sampai Lampung. Untuk menyempurnakan seragam tempur tersebut, kini prototipe Loreng RIMBA sudah disebar ke beberapa satuan Kopasgat untuk diuji lebih lanjut. Tujuannya tidak lain agar seragam tersebut berfungsi optimal saat digunakan oleh personel Kopasgat.

  ★ Jawa Pos  

Rabu, 14 Agustus 2024

5 Rantis SSE Perkuat Batalyon Komando 463 Kopasgat

 3 unit rantis P2 TIGER & 2 unit ransus P6 ATAV Penerimaan kendaraan taktis P2 TIGER and P6 ATAV V3 RCWS (Kopasgat)
K
omandan Batalyon Komando 463 Kopasgat (Letkol Pas Jemy Pria Utama) memimpin Upacara Penerimaan Kendaraan Taktis P2 TIGER and P6 ATAV dishelter angkutan Batalyon Komando 463 Kopasgat. Senin (12/8/2024).

Dalam pelaksanaan Upacara Penerimaan Kendaraan Rantis Danyonko 463 Kopasgat berpesan kepada seluruh anggota untuk selalu peduli dan merawat kendaraan rantis tersebut agar kapan pun kendaraan di perlukan akan selalu siap di gunakan untuk mendukung kegiatan satuan kedepan. 5 Kendaraan Taktis yang diterima Batalyon Komando 463 Kopasgat diantaranya Rantis P2 TIGER 3 unit dan P6 ATAV 2 unit.

Setelah selesai pelaksanaan Upacara Penerimaan Rantis di lanjutkan dengan acara pemecahan kendi, pemotongan tumpeng dan makan bersama untuk mengucap syukur atas penerimaan kendaraan rantis baru P2 TIGER and P6 ATAV di Batalyon Komando 463 Kopasgat.

  ♞
Kopasgat  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...