Tampilkan postingan dengan label Penerbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Agustus 2026

TNI AU Uji Kemampuan Helikopter Mendarat di Kapal Perang

   Jelang Kedatangan Garibaldi Bulan Depan https://asset.kompas.com/crops/hJ6Isxd-KuNfmSjsLvzzjh9jYEs=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2026/08/28/6a914ec2ca1e7.jpgTNI Angkatan Udara (AU) menguji kemampuan helikopter beroperasi dari kapal perang menjelang kedatangan Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, yang akan menjadi bagian dari armada TNI Angkatan Laut (AL).( (DOK. Dinas Penerangan Angkatan Udara)

TNI Angkatan Udara (AU) menguji kemampuan helikopter beroperasi dari kapal perang menjelang kedatangan Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, yang akan menjadi bagian dari armada TNI Angkatan Laut (AL).

Pengujian dilakukan melalui latihan Ship Board Operation (SBO) dengan mendaratkan helikopter H-3218 Skadron Udara 6 TNI AU di Landing Platform Dock (LPD) KRI Makassar, Surabaya, pada 24-26 Agustus 2026.

Helikopter H-3218 Skadron Udara 6 TNI AU melaksanakan take off dan landing di LPD KRI Makassar dalam rangkaian latihan SBO terintegrasi yang melibatkan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU,” kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Sebelum mendarat di kapal, para penerbang terlebih dahulu mengikuti pembekalan dan simulasi take off serta landing di helideck simulator.

Tahapan ini memberikan pembekalan kepada penerbang mengenai prosedur, teknik, dan aspek keselamatan dalam pelaksanaan operasi helikopter berbasis kapal,” ujar dia.

Mereka juga berlatih menggunakan replika flight deck dengan siluet kapal induk Garibaldi.

Setelah itu, helikopter H-3218 melakukan take off dan landing di flight deck KRI Makassar yang berada di Dermaga Batoe Poron.

Helikopter tersebut diterbangkan Letkol Pnb Sofan Hasani sebagai Pilot in Command (PIC).

Latihan disupervisi Danwing Udara 2.1 Grup 2 Heli Kolonel Pnb A. Mauludin Mulyono.

Pelaksanaan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AU meningkatkan kemampuan dan kesiapan penerbang dalam melaksanakan operasi helikopter dari dan menuju kapal, sekaligus memperkuat interoperabilitas antarmatra dalam mendukung pelaksanaan operasi gabungan,” ujar dia.

Latihan SBO tersebut juga menjadi bagian dari persiapan rangkaian kegiatan HUT TNI ke-81, termasuk Naval Parade dan peresmian Giuseppe Garibaldi yang direncanakan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.

Penguasaan Ship Board Operation menjadi salah satu bentuk kesiapan TNI AU dalam mendukung pelaksanaan operasi gabungan secara terpadu sesuai tuntutan tugas di masa mendatang,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, setelah lebih dari empat dekade berlayar di bawah bendera Italia, kapal perang Giuseppe Garibaldi kini memulai perjalanan baru.

Pada Senin (24/8/2026) malam waktu Indonesia atau Selasa (25/8/2026) dini hari waktu Italia, kapal yang nantinya menjadi kapal induk pertama Indonesia itu meninggalkan Italia menuju Tanah Air.

Pelayaran ini menjadi bagian dari proses hibah kapal yang nantinya akan menjadi kapal induk pertama Indonesia, yang rencananya tiba di Tanah Air pada pertengahan September 2026.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan keberangkatan Giuseppe Garibaldi dari Italia.

Benar, sesuai rencana kapal Garibaldi akan bertolak dari Italia (Senin) malam ini,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/8/2026).


   Kompas   

Senin, 24 Agustus 2026

Kapal Induk Garibaldi Bakal Bernama KRI Gajah Mada

   Tiba di RI Bulan Depan https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgphym2zFh4V7VvkhMGw1tpQ52ALft9Vcff-dNKgnmIBBfdJ6rDRGBphjBBr1kl0bT2z9gzxU97BKGqb9SyOVYaePeoLEnYIWUYtGdpdCLOdfLoUSwAQZVcGuV9UDArUxbq38C6w3FyQXRCl4CnfYpP0jXrYwS4KbGKlV_7LIa8iVUrfSWyRrDQ495c_5S0/s1125/daftar-terbaru-negara-paling-berkuasa-di-dunia-ada-indonesia-1784271923568.jpeginfografic Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir bulan September  (CNBC)

TNI Angkatan Laut segera memiliki kapal induk baru bernama KRI Gajah Mada. Kapal itu merupakan ITS Giuseppe Garibaldi yang berangkat dari Italia malam ini.

"Dan kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22.00, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali saat mengunjungi Kraton Majapahit, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026).

Ali menerangkan, kapal induk ini memang didatangkan langsung dari Italia. Nama asal sebelum KRI Gajah Mada adalah ITS Giuseppe Garibaldi dan akan berganti nama saat tiba di wilayah Indonesia.

"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera menjadi KRI Gajah Mada," jelas dia.

Ali meminta dukungan doa agar perjalanan KRI Gajah Mada selamat sampai Indonesia. Dia mengatakan kapal itu akan tiba sekitar 15 hingga 20 September mendatang.

"Semoga selamat dalam perjalanan, sukses, karena ini akan melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia. Dan mudah-mudahan tanggal 20 atau tanggal 15 atau tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia," ucapnya.

KRI Gajah Mada akan berganti bendera setiba di Indonesia. Ali mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan ikut meresmikan kapal itu.

"Dan tanggal 25 bisa pengukuhan atau pergantian bendera menjadi bendera Indonesia dan penggantian nama dari Garibaldi menjadi Gajah Mada. Rencana Bapak Presiden akan ikut meresmikan, hadir di onboard di kapal induk Gajah Mada. Dan nanti kapal induk itu juga dengan nama Gajah Mada akan memiliki semangat yang luar biasa untuk menyatukan Nusantara," katanya.

Ali menambahkan, kapal induk itu tidak hanya dilengkapi dengan helikopter Angkatan Laut, tapi juga helikopter Angkatan Udara dan helikopter Angkatan Darat. Dia memastikan kapal itu akan dipakai oleh semua matra TNI.

"Namun memang pilot-pilotnya akan kita latih untuk bisa mendarat di kapal induk. Itu semangat persatuan kita dan menjaga kesatuan karena Bapak Presiden berpesan bahwa yang sangat berperan dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI ini adalah TNI," ucap dia.

Seperti diketahui, dalam rapat paripurna DPR pada bulan Juli lalu telah disepakati penerimaan hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari pemerintah Italia. Persetujuan diambil setelah seluruh anggota DPR yang hadir menyatakan setuju.

Persetujuan diambil saat rapat paripurna digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7). Wakil Ketua Komisi I DPR Budi Djiwandono menyampaikan laporan hasil pembahasan persetujuan penerimaan hibah alpalhankam dari luar negeri.

Ketua DPR Puan Maharani lalu meminta persetujuan forum paripurna atas laporan Komisi I DPR terkait penerimaan hibah tersebut. Para peserta rapat pun sepakat menyetujuinya.

"Kami menanyakan kepada Sidang Dewan yang terhormat, apakah Laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah 1 unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia dapat kita setujui?" tanya Puan.

"Setuju," jawab peserta rapat. (tsy/ygs)


   detik   

Kamis, 06 Agustus 2026

Pesud CN-235 Skuadron 800 Ikut Andil Dalam Latopsfib TNI 2026

 Di Dabo Singkep, Kepri https://www.tnial.mil.id/brt/img/IMG-20260805-190828.jpegCN235 MPA TNI AL (Dispenal)
U
nsur pesawat udara CN-235/220 MPA Skuadron Udara 800 Wing Udara 3 turut ambil bagian dalam Latihan Operasi Amfibi Terintegrasi TNI 2026 yang dilaksanakan di Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Selasa (04/08/2026).

Pesud CN-235 MPA Wing Udara 3 memegang fungsi peran sebagai mata di udara dengan melaporkan situasi medan latihan dengan koordinasi secara real time bagi unsur KRI sebagai operasi laut dan Marinir sebagai operasi amfibi.

Selain melaporkan situasi dan koordinasi antar unsur, Pesud CN-235 juga memberikan tampilan visual melalu VDL yang di kirimkan secara realtime yang terintegrasi dengan pusat komando latihan. Sehingga dapat menampilkan kegiatan latihan dari udara.

    TNI AL  

Senin, 27 Juli 2026

Kemhan Bidik Helikopter AW149 dari Italia

  Perkuat TNI AL  Helikopter AW 149 Multi mission (Leonardo)

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mulai menjajaki pengadaan helikopter multiguna AW149 buatan perusahaan pertahanan asal Italia, Leonardo, sebagai bagian dari upaya memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AL.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan bahwa komunikasi antara pemerintah Indonesia dan Leonardo telah memasuki tahap awal melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI).

Menurut Rico, penandatanganan LoI belum berarti kontrak pembelian telah dilakukan. Dokumen tersebut menjadi dasar penjajakan kerja sama antara kedua pihak sebelum memasuki tahapan pengadaan.

Ia menjelaskan ruang lingkup kerja sama yang dibahas tidak hanya mencakup pengadaan helikopter AW149, tetapi juga pengembangan dukungan teknis, pemeliharaan, pelatihan personel, hingga peningkatan kapasitas industri pertahanan nasional.

Kemhan menilai aspek transfer pengetahuan dan penguatan kemampuan industri dalam negeri menjadi bagian penting dalam setiap kerja sama pengadaan alutsista strategis.

Meski demikian, Rico belum mengungkapkan jadwal pasti pembelian maupun jumlah helikopter AW149 yang akan diakuisisi Indonesia.

Ia juga belum memberikan kepastian saat ditanya apakah helikopter tersebut diproyeksikan untuk beroperasi di kapal induk helikopter eks Italia, Giuseppe Garibaldi, yang belakangan santer dikaitkan dengan rencana penguatan armada TNI AL.

  ⍟
antara   

Senin, 18 Mei 2026

Indonesia Bersiap untuk Operasikan Kapal Induk Bekas Italia, Giuseppe Garibaldi

https://www.navalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/Carrier-Flight-Deck-Outline-at-Juanda-Naval-Air-Station.-TNI-AL-picture-2-scaled.jpg.webpSimulasi kapal induk di la udah Juanda (Dispenal)

TNI AL telah memulai persiapan untuk operasi penerbangan di masa mendatang di atas kapal induk bekas Italia, Giuseppe Garibaldi..

Dalam sebuah video yang kini telah dihapus yang diunggah di akun resmi Skuadron ke-100 TNI AL, terungkap bahwa pihak TNI telah membuat fasilitas simulasi untuk pelatihan operasi penerbangan di masa mendatang..

Skuadron yang berspesialisasi dalam operasi perang anti-kapal selam dan dilengkapi dengan helikopter AS565 Panther ini, menggambarkan fasilitas tersebut sebagai bagian dari persiapan untuk helikopter yang beroperasi ke/dari “ KRI Gajah Mada ” — nama yang dirumorkan untuk Garibaldi setelah memasuki armada Indonesia..

Sebagai catatan, Gajah Mada adalah seorang pemimpin militer dan Perdana Menteri Kekaisaran Majapahit pada abad ke-14 , yang wilayah kekuasaannya meliputi Indonesia dan Malaysia saat ini..

Fasilitas pelatihan tersebut terdiri dari sketsa dek penerbangan besar yang dilukis di salah satu area apron/helipad di sisi selatan Pangkalan Udara Angkatan Laut/Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, tempat skuadron ke-100 berada..

Fasilitas ini dimaksudkan untuk membantu pilot angkatan laut Indonesia dan awak dek membiasakan diri dengan operasi dek penerbangan kapal induk sebelum kedatangan kapal tersebut..

Dengan panjang sekitar 180 meter dan lebar 33 meter, garis luarnya sangat mirip dengan dimensi kapal induk Italia sebelumnya. Namun, jika dilihat lebih dekat, garis luar tersebut tidak secara akurat mereplikasi tata letak dek penerbangan Garibaldi yang sebenarnya..

Misalnya, apa yang tampak sebagai garis luar dua lift pesawat terletak di sisi kiri (port side) dan bukan di sisi kanan (starboard side)..

Salah satu kemungkinan penjelasannya adalah bahwa fasilitas yang ada saat ini hanya ditujukan untuk pelatihan pengenalan awal yang mendasar, sementara fasilitas pelatihan kapal induk yang lebih akurat dan komprehensif dapat dibangun di kemudian hari..

Jadwal pasti transfer kapal induk tersebut masih belum jelas. Sebelumnya, Angkatan Laut Indonesia menyatakan bahwa mereka memperkirakan kapal tersebut akan tiba sebelum tanggal 5 Oktober tahun ini , bertepatan dengan perayaan Hari Angkatan Bersenjata Indonesia..

Namun demikian, dokumen yang diajukan oleh pemerintah Italia ke parlemen menyatakan bahwa proses transfer baru akan diselesaikan pada Desember 2026. Parlemen Italia sendiri telah menyetujui transfer tersebut pada tanggal 28 April..

Status operasional kapal yang sebenarnya di dalam Angkatan Laut Indonesia juga diperkirakan membutuhkan waktu. Seperti yang dilaporkan Naval News sebelumnya, berdasarkan kesepakatan transfer, kapal tersebut akan diserahkan tanpa kemampuan operasional ofensif..

Hanya sistem keselamatan penting, fasilitas kenyamanan di atas kapal, dan sistem propulsi yang akan dipertahankan untuk memungkinkan pelayaran transfer ke Indonesia..

Oleh karena itu, KRI Gadjah Mada di masa depan —atau apa pun nama yang akhirnya disematkan pada kapal tersebut—akan membutuhkan program modernisasi dan perbaikan yang signifikan dan panjang sebelum dapat memberikan kemampuan nyata bagi Angkatan Laut Indonesia.

   Naval News  

Selasa, 12 Mei 2026

TNI AL Perdalam Kajian Teknologi Penerbangan Strategis

  Dalam Kunjungan ke Italia 
TNI AL lakukan kajian pada pesawat A-Viator untuk pengawasan udara, heli angkut AW149 dan heli anti kapal selam NH90 NFH (Dispenal)

Sebagai bagian dari upaya memperdalam kajian teknologi penerbangan strategis guna mendukung penguatan kedaulatan maritim Indonesia, delegasi TNI AL yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H. melaksanakan kunjungan kerja strategis delegasi TNI AL ke pusat industri penerbangan Italia pada 5 hingga 11 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi TNI AL meninjau fasilitas produksi Vulcanair S.A. di Casoria, Naples, Italia, dengan fokus pada pesawat A-Viator (AP68TP-600), pesawat twin turboprop berkonfigurasi high-wing yang dirancang untuk mendukung efisiensi operasional tinggi.


Pesawat tersebut memiliki kapasitas 11 personel yang terdiri dari dua pilot dan sembilan penumpang serta dilengkapi retractable landing gear guna meningkatkan performa kecepatan.

Bagi TNI AL, platform ini dinilai memiliki fleksibilitas tinggi untuk mendukung berbagai misi khusus seperti pengawasan udara, pemetaan fotogrametri, hingga pengoperasian kamera FLIR untuk kebutuhan pengintaian dan deteksi jarak jauh.

Rangkaian kegiatan selanjutnya dilaksanakan di Leonardo Helicopters dengan menerima paparan mendalam terkait dua platform helikopter modern, yaitu AW149 dan NH90 NFH (NATO Frigate Helicopter).


AW149 merupakan helikopter militer medium multi-peran dengan bobot maksimal 8,6 ton dan mampu mengangkut hingga 16 personel bersenjata lengkap.

Helikopter ini memiliki kemampuan operasional segala cuaca serta konfigurasi fleksibel untuk mendukung misi SAR, evakuasi medis, hingga close air support.

Sementara itu, NH90 NFH dirancang khusus untuk operasi maritim dengan kemampuan anti kapal selam (ASW) melalui sistem dipping sonar SONICS Flash Mk1 dan pemrosesan sonobuoy.

Helikopter tersebut juga mampu membawa torpedo MU90 dan rudal anti-kapal Marte ER sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan laut modern.

  𒎓 TNI AL  

Selasa, 07 April 2026

Puspenerbal Uji Efektivitas Helikopter Bell 505

  Dalam misi pengintaian taktis Sejumlah penerbang TNI AL saat menguji efektivitas manuver helikopter Bell 505 Jet Ranger X, Sidoarjo, Senin (6/4). (Dok. Puspenerbal)

Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) terus memodernisasi kemampuan tempur para penerbangnya. Kali ini, helikopter Bell 505 Jet Ranger X dikerahkan untuk menguji efektivitas manuver perlindungan udara (air cover) serta pengintaian taktis di wilayah perairan Nusantara.

Latihan yang berlangsung di Sidoarjo, pada Senin (6/4) ini melibatkan sejumlah perwira menengah dan pertama, di antaranya Mayor Laut (P) Alfred, Kapten Laut (P/W) Utami, Lettu Laut (P) Dito, serta Letda Laut (P) Jovanda. Para penerbang tersebut fokus mengasah kemahiran dalam mengawal pergerakan unit kawan, baik yang berada di darat maupun di permukaan laut.

Komandan Skuadron Udara 200 Letkol Laut (P) Bani Safangat, menegaskan intensitas latihan merupakan kunci utama untuk mencetak kru pesawat yang andal. Ia berkomitmen meningkatkan standar kemampuan personel agar selalu siap menghadapi dinamika penugasan yang kian kompleks.

Latihan ini menjadi sarana pembuktian efektivitas helikopter Bell 505 dalam mendukung kurikulum pendidikan penerbang TNI AL yang modern. Kami ingin memastikan koordinasi dan kewaspadaan ruang udara tetap terjaga selama misi berlangsung,” ujar Bani, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Selasa (7/4).

Senada dengan itu, Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Oscar Johanes Novie, mengingatkan kemahiran taktis bukan sekadar rutinitas di atas kertas. Sebagai praktisi penerbang, ia menekankan pentingnya penguasaan teknik secara mendalam bagi setiap perwira.

Penguasaan taktis secara mendalam adalah kebutuhan operasional demi menjamin keberhasilan tugas di masa depan. Kemahiran dalam manuver ini harus menjadi refleks bagi setiap penerbang,” tegas Oscar.

 Bell 505 Jet Ranger X: Helikopter Latih Berteknologi Tinggi

Helikopter Bell 505 Jet Ranger X hadir sebagai instrumen modern dalam sistem pendidikan penerbang TNI AL. Sebagai helikopter ringan bermesin tunggal, pesawat ini dirancang untuk menggantikan peran generasi lama dengan menawarkan efisiensi tinggi serta teknologi digital mutakhir. Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan dek penerbangan Garmin G1000H NXi, sebuah sistem navigasi terintegrasi yang menyajikan seluruh informasi instrumen dalam layar digital resolusi tinggi, sehingga memudahkan penerbang memantau situasi selama misi pengintaian.

Dapur pacu helikopter ini ditenagai oleh mesin Safran Arrius 2R yang sudah dilengkapi sistem kendali digital otoritas penuh atau Dual Channel FADEC. Teknologi ini memastikan kinerja mesin tetap optimal secara otomatis sekaligus mencegah risiko kelebihan beban saat bermanuver. Dengan kemampuan melesat hingga kecepatan 125 knot atau sekitar 232 kilometer per jam, Bell 505 mampu menjangkau jarak hingga 560 kilometer dalam sekali terbang.

Selain aspek teknis, Bell 505 menonjol karena desain kabinnya yang luas dengan lantai rata, memberikan fleksibilitas tinggi untuk berbagai konfigurasi misi taktis. Penggunaan material komposit pada struktur bodinya membuat helikopter ini lebih ringan namun tetap kokoh.

Kombinasi antara kelincahan dan teknologi radar yang presisi menjadikannya platform yang sangat efektif untuk melatih manuver sulit, termasuk memberikan perlindungan udara bagi pasukan kawan di darat maupun laut. (at)

  ⏁ 
 IDM  

Senin, 16 Februari 2026

Vulcanair A-VIATOR Aircraft for the Indonesian Navy

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUAOSktgOzACKn_loC9TgUyuL3UkCY_xMNvXR0f2DSBzmu8OflBttnZshlgt856rtMFNE-rPH0LLYgO3m9t_jMMGkiGd0LYZxWFMkmT6DVOrP4WkcS-LGDIkP1JiFKvKmcnDUQyyiSGRBEFYDYmMhw9OjVEy-CakpN-frpkTP9OXeWObrT7L2med-zLNUs/s631/Viator.pngA-VIATOR turboprop aircraft (Vulcanair)
A
fter a market survey, in 2022 the Indonesian Ministry of Defence reached out to Vulcanair for the purchase of a number of A-VIATOR turboprop aircraft for the purpose of modernizing the fleet of the Indonesian Navy composed of old and costly large twin-engine turboprop and obsolete single engine piston aircraft.

More particularly the Navy need was a certified and available modern yet cost effective aircraft to cover a wide range of missions from twin engine turboprop training, transport, surveillance and maritime patrol.

In December 2023 a contract was signed for the supply of four initial aircraft with a series of ancillary services such as pilot and maintenance training, and a dedicated customized simulator. After the setting up of the proper financing the contract was activated on January 29th 2026 and the construction of the aircraft has commenced in Vulcanair’s facilities in Casoria (Naples) Italy.

The A-VIATOR (AP.68TP-600) is certified under normal category by EASA [Ref. TCDS EASA.A.385], high-wing twin turboprop, non-pressurized aircraft. The structures of fuselage, wing, empennages are all metal construction with stressed skin, and the tricycle landing gear is retractable. The latest version of the A-VIATOR will be powered by the RR 250 B17/F powerplants and the latest avionic suite.

The sleek yet simple fuselage allow the aircraft to be fast, efficient and cost effective. The aircraft can be configured for a vast number of missions and sensor installations making it the perfect candidate for a scalable maritime patrol and surveillance platform.

In addition, the aircraft has very benign flight characteristic and can be easily operated in and out of remote areas using un-prepared short runways. The twin engine configuration ensures the necessary level of safety for over-the-water operations to reach the vast Indonesian archipelagic state.

The A-VIATOR is a variant of the Vulcanair P.68 Series with a fleet of over 500 aircraft manufactured and flying globally.

Vulcanair is a privately held company founded by the late Ing. Carlo De Feo in 1996 who through Vulcanair acquired the assets of Partenavia and of the Siai Marchetti SF600A programs. Since 1999 Vulcanair has been delivering special mission aircraft globally, which is the main focus of the company thanks to its aircraft attributes and portfolio.

  Vulcanair  

Kamis, 20 November 2025

TNI AU Terima Dua Helikopter EC-120B Colibri dari TNI AL

EC-120B Colibri TNI AL (AkangAviation)

TNI Angkatan Udara resmi menerima Barang Milik Negara (BMN) berupa dua helikopter EC-120B Colibri beserta suku cadang dari TNI Angkatan Laut. Serah terima tersebut digelar di Gedung Neptunus, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (18/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Aslog Kasal menegaskan alih status BMN ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi efektivitas penggunaan alutsista. “Kami menaruh kepercayaan penuh bahwa TNI Angkatan Udara mampu memanfaatkan helikopter ini secara optimal,” ujar Aslog Kasal.

Lebih lanjut Aslog Kasal menambahkan bahwa helikopter tersebut telah melalui proses pengecekan bersama antara Puspenerbal dan TNI AU. “Pada prinsipnya TNI Angkatan Laut sudah siap menyerahkan, dan waktunya baru dapat disesuaikan pada hari ini,” kata Aslog Kasal.

Aslog Kasal juga berharap sinergi antarmatra, baik dalam operasi maupun logistik, dapat terus diperkuat.

Sementara itu, Aslog Kasau Marsda TNI Nur Surachman menyampaikan apresiasi atas penyerahan BMN tersebut. Menurutnya, tambahan dua unit EC-120B Colibri berikut suku cadang sangat penting untuk mendukung kebutuhan organisasi.

Aslog Kasau menegaskan bahwa seluruh unit yang diterima akan dirawat sesuai ketentuan kelaikan sehingga dapat memperkuat pendidikan penerbang TNI AU serta meningkatkan kesiapan satuan.

Penyerahan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh Aslog Kasal dan Aslog Kasau. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Waaslog Kasau, Kapusbekmatau, Kadisaeroau, Kadismatau, Ir Koharmatau. Sementara dari pihak TNI AL turut dihadiri Waaslog Kasal, Kadismatal, Kadisadaal, Danpuspenerbal serta pejabat TNI AL lainnya.

   ⍟  TNI AU  

Kamis, 02 Oktober 2025

[Video] 51 KRI Parade di Teluk Jakarta

 Disaksikan Presiden Prabowo 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgix_rhfBLW6gPJHWKD3sSYeo6am5xfp_dX6ikEubm7ro9aFgGm_9tGu8z6eqMK-KSwWrj7w25K_mvjl35OF6dls0lbf3e0pqvv88IKwNwpGjVqM9iQE4413RzkImO-BAprrdbVA-321XpoNfAIzqrPef9Ko5Td33AYh2WBxXozngRROFofxqYm9ZWgvlp6/s1200/Kompas_2161049951069083492_n.jpgSailing pass 51 KRI di Teluk Jakarta (Kompas)

M
omen luar biasa terjadi di perairan Teluk Jakarta! Dalam sebuah parade militer laut yang spektakuler, puluhan kapal perang milik TNI (Tentara Nasional Indonesia) melintas dengan formasi yang memukau pada Kamis (02/10/2025).

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia pada 5 Oktober mendatang.

Tidak hanya kapal perang, helikopter dan pasukan khusus laut pun turut serta dalam parade ini.

 Berikut video dari Kompas TV :


   📹  Youtube  

Prabowo Saksikan Sailing Pass TNI AL dari Atas KRI

 ⚓️ TNI AL kerahkan 51 KRI Sailing pass di Teluk Jakarta disaksikan Presiden (Kompas)

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan sailing pass atau parade kapal perang TNI AL di Teluk Jakarta. Prabowo menyaksikan langsung dari atas KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992.

Acara ini digelar dalam kegiatan 'Presidential Inspection' menjelang HUT ke-80 TNI, Kamis (2/10/2025). Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Waktu Trenggono, Menkomdogi Meutya Hafid, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala BIN Herindra, Kapala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Seskab Teddy Indra Wijaya.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, dan KSAU Marsekal Tonny Harjono juga hadir. Parade ini diikuti puluhan kapal perang TNI AL.

Parade dipimpin KRI Brawijaya-320. TNI AL juga mengerahkan Pasukan Khusus Laut (Passusla) beserta 51 unsur kapal perang yang terdiri atas 6 fregat, 10 korvet, 2 kapal selam, 3 kapal LST dan LPD, 16 kapal cepat, 2 kapal ranjau, 6 kapal patroli, 4 kapal bantu, serta 2 kapal patih taruna AAL, yaitu KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci.

Ada juga unsur kapal dari kedinasan lain, seperti dari ADRI, Bakamla, Basarnas, Polairud, KKP, KPLP, dan perhimpunan kapal nelayan, yang turut berlayar di belakang Parade Kapal Perang TNI AL.

Selain itu, TNI AL memamerkan kekuatan Penerbangan Angkatan Laut (Penerbal) dengan menerbangkan Pesawat Udara di antaranya Bonanza, Piper, CN-235, Cassa NC-212, Heli Bell-412, serta Heli Panther serta 3 Unmanned Areial Vehicle (UAV) berupa drone. (eva/haf)

  ⚓️ 
detik  

Senin, 11 Agustus 2025

Penerbal Ujicoba Drone VTOL Buatan China

 Upaya modernisasi alutsista TNI AL Ujicoba drone VTOL tipe H540 Fixed Wing UAV buatan China (Kolat Penerbal)

Komandan Kolat Penerbal, Kolonel Laut (P) Moh. Mashabi, meninjau langsung uji coba drone VTOL tipe H540 Fixed Wing UAV buatan China, Kamis (7/8/2025).

Uji coba berlangsung di Lapangan Terbang TNI AL R.E.B.O. Tjokroadiredjo, Grati, Pasuruan, dengan tujuan menguji performa dan kemampuan terbang drone dalam mendukung operasi udara maritim TNI AL.

Drone ini memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal (VTOL) serta mampu menjangkau jarak jauh berkat konfigurasi sayap tetap (fixed wing). Teknologi ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan udara di wilayah laut Indonesia.

Drone VTOL memberikan fleksibilitas tinggi, bisa beroperasi dari kapal atau lokasi terpencil. Ini sangat mendukung tugas kita di lapangan,” ujar Dankolat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya modernisasi Alutsista TNI AL, khususnya di bidang teknologi penerbangan tanpa awak (UAV).

  💫
Kolat Penerbal  

Minggu, 03 Agustus 2025

Penerbal Ujicoba Drone VTOL Ambara

  Untuk pengawasan maritim Uji coba drone Multicopter VTOL Fixed Wing Ambara (Kolat Penerbal)

Dankolat Penerbal, Kolonel Laut (P) Moh. Mashabi, meninjau langsung pelaksanaan uji coba penyempurnaan dan penyerahan Drone Multicopter VTOL Fixed Wing di Lapangan Terbang R.E.B.O Tjokroadirejo, Grati, Pasuruan, Selasa (29/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Dislitbangal TA 2024 bekerja sama dengan PT Sapta Cakra Manunggal, dalam rangka mendukung pengembangan teknologi pertahanan untuk kepentingan maritime surveillance oleh TNI AL.

Uji coba ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kapabilitas pemantauan udara TNI AL melalui teknologi drone. Kami berharap hasil inovasi ini dapat segera dioperasionalkan secara optimal di satuan-satuan udara TNI AL,” ujar Dankolat Penerbal.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekdislitbangal Kolonel Laut (E) Dr. Frankie O. Madethen, Kapoklit Dislitbangal Kolonel Laut (T) Dedi Sugiarto, Kasubdis Litbang Indalsen Letkol Laut (E) Anang Prasetia, Kasubdit Lat Ditops Puspenerbal, Kasi Siapmat Subdit Matud Ditlog Puspenerbal, Danron 700, serta perwakilan dari PT Sapta Cakra Manunggal.

Kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan penyerahan simbolis unit drone kepada pihak pengguna operasional sebagai bentuk kesiapan sistem dalam mendukung pengawasan maritim secara real-time.

  
〄  Kolat Penerbal  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...