Sabtu, 10 Juni 2023

[Video] Penampakan Kapal Perang pada MNEK 2023

 Liputan Tribunnews 

K
ementerian Pertahanan Rusia merilis rekaman saat Prajurit Angkatan Lautnya saat tiba di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia pada Senin, 5 Juni 2023 kemarin.

Kapal perang Rusia juga ambil bagian dalam latihan bertajuk 4th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 di Makassar.

Rusia mengirimkan tiga kapal perangnya, yakni Gromky, Pechenga, dan Sovershenyi.

Satu cuplikan yang menarik perhatian saat Prajurit Rusia memberi penghormatan pada KRI Bung Karno milik TNI AL.

Sebelumnya, KRI Bung Karno-369 diresmikan bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2023. KRI Bung Karno merupakan kapal jenis korvert pertama milik TNI Angkatan Laut yang diproduksi anak bangsa.

KRI Bung Karno-369 berkeliling di perairan Makassar. (
*)

 Berikut video dari Youtube : 


  ★ Youtube  

TMS Infoglobal

   Telah terpasang di NC212 Patmar 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfS0DW9ZmeFfbVMJbsdzz6rRhVFWE4F-9mNS5heU0fdPdsPcVLiF6Sl92HCDgNjd52ywI1ZBSNOw_qZP8XziJXi59VfB1avKMyOBI465ld45SNxVm_vyzWfxd3L7bIuOSy5qllbw7moqT2qjQy6kX2_f3B-YqZvfBX1ou7e3YtLrfyN5z8IaSrXXrD4w/s903/detai-tms%20infoglobal.jpgTMS (Infoglobal) 💻

T
ercatat Infoglobal telah mendeliver lebih dari 35 jenis produk kepada para customer. Dari beragam jenis produk tersebut, salah satu produk yang paling kompleks adalah TMS atau Tactical Mission System.

Mengapa paling kompleks? Karena #TMS bukan hanya sebuah instrumen atau perangkat avionik, tapi ia merupakan sebuah #MissionSystem taktis yang menjadi sarana pesawat patroli maritim dalam menjalankan misi patroli dan surveillance di wilayah maritim suatu negara, khususnya Indonesia.

Sistem ini mengintegrasikan instrumen-instrumen #avionik dengan sensor pesawat, dan AIS. Sehingga dapat mendeteksi kapal-kapal yang melakukan aktivitas illegal dari atas pesawat #patmar.

TMS ini juga dilengkapi dengan #datalink sehingga hasil patroli dapat dikomunikasikan ke unsur lain, seperti kapal perang/kapal patroli/KRI dan Pusat Komando dan Pengendalian ( #Puskodal ) dengan cepat, sehingga kedaulatan wilayah maritim tetap terjaga dengan keputusan-keputusan cepat yang diambil untuk mengamankan wilayah maritim dari gangguan aktivitas illegal, seperti illegal fishing, illegal logging, dsb.

TMS Infoglobal telah tersertifikasi kelaikudaraan dan terpasang di pesawat Patroli Maritim (Patmar) NC 212.

  ★
Infoglobal  

PTDI Tuntaskan Pengerjaan Konversi Pesawat CN235-220 TUDM ke versi MPA

CN235 MPA TUDM (PTDI)

PT Dirgantara Indonesia telah menuntaskan pengerjaan pesawat CN235-220 Military Transport milik Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) yang dikonversi menjadi CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA).

PTDI juga telah mengirimkan pesawat tersebut ke Malaysia, tulis Humas PTDI melalui pernyataan di media sosial.

Disebutkan, sebelumnya industri pesawat yang berada di Bandung, Jawa Barat ini telah menyelesaikan pekerjaan konversi yang sama terhadap dua unit CN235 TUDM lainnya.

Kedua pesawat tersebut telah dikirimkan pada bulan Juni dan Oktober 2022.

PTDI menyampaikan apresiasinya kepada TUDM karena telah dipercaya untuk mendukung kebutuhan operasi dan perawatan pesawat TUDM.

PTDI berkomitmen untuk memberikan dukungan keberlanjutan guna menjaga tingkat kesiapan operasi pesawat TUDM.

Airspace Review pada 3 Oktober 2020 memberitakan, TUDM telah memberikan kontrak kepada PTDI untuk mengonversi tiga unit CN235-220 menjadi CN235-220 MPA.

Pesawat pertama CN235-220 milik TUDM tiba di fasilitas produksi PTDI pada 8 September 2020 untuk memulai proses konversi yang telah tertunda akibat pandemi COVID-19.

Kemudian pada Jumat, 2 Oktober 2020, telah ditandatangani Berita Acara Serah Terima pesawat kedua CN235-220 yang akan menjalani konversi menjadi MPA.

Sementara pesawat ketiga CN235-220 dijadwalkan akan tiba di PTDI pada Januari 2021.

PTDI bekerja sama dengan Integrated Surveillance and Defense, Inc (ISD) yang berkantor pusat di Wilsonville, Oregon, Amerika Serikat dalam menyediakan dan mengintegrasikan Mission Management Systems (MMS) untuk tiga unit CN235-220 milik TUDM.

PTDI mengatakan, perangkat MMS yang akan dipasangkan pada ketiga pesawat CN235 tersebut di antaranya FLIR (Forward Looking Infrared), yaitu kamera yang dilengkapi dengan inframerah untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan target. Perangkat ini mampu merekam situasi di sekitar wilayah terbang untuk evaluasi misi.

Kemudian ada Belly Radome yaitu radar dome di bagian perut pesawat untuk menyimpan 360° Search Radar. Radar ini dapat mendeteksi target yang kecil sampai 200 mil laut.

Ada juga Automatic Identification System (AIS), yaitu sistem pelacakan otomatis untuk mengidentifikasi kapal dan untuk mengetahui posisi objek yang mencurigakan. -KMZ-

  Airspace Review  

Jumat, 09 Juni 2023

[Global] Rusia Habisi Seribu Tentara dan Puluhan Tank dalam Sehari

Pukulan Telak Buat UkrainaTank Leopard 2A6 ditinggalkan pasukan Ukraina dalam pertempuran di Zaporizhzhia (Voin.dv) ★

K
ementerian Pertahanan Rusia dalam pembaruannya melaporkan bahwa pasukan Ukraina telah kehilangan hingga 1.240 tentara dan 39 tank selama satu periode 24 jam. Klaim Moskow ini menambahkan kerugian besar yang diderita Kiev selama seminggu yang diyakini telah meluncurkan serangan balasan terhadap Rusia.

Kementerian Rusia itu menambahkan bahwa 30 kendaraan tempur infanteri, 38 kendaraan lapis baja, serta selusin artileri dan perangkat keras militer lainnya, beberapa di antaranya disediakan oleh sponsor Barat Kiev, juga dihancurkan.

"Dua jet militer Ukraina, dua rudal jelajah Storm Shadow yang disediakan Inggris, dan 13 drone dicegat dan dihancurkan selama satu hari," tambah laporan itu seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (9/6/2023).

Media Rusia dan Barat telah menyimpulkan bahwa Ukraina telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap lawannya minggu ini, mencoba memanfaatkan harta karun senjata yang dipasok oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. Bagaimanapun, pejabat Ukraina telah menawarkan laporan yang bertentangan tentang apakah operasi telah dimulai.

Pendukung Ukraina menyatakan harapannya bahwa Kiev dapat memperoleh keuntungan teritorial yang signifikan dengan menggunakan tank tempur utama produksi Barat, yang sebelumnya tidak dimiliki.

Militer Rusia melaporkan menangkis serangkaian serangan Ukraina selama seminggu ini dan mengatakan Kiev membayar mahal untuk menyelidiki pertahanan Rusia di berbagai bagian garis depan.

Negara-negara Barat telah berjanji untuk mendukung Kiev selama diperlukan untuk menimbulkan "kekalahan strategis" di Rusia. Tetapi laporan media menunjukkan bahwa skala bantuan militer di masa depan akan bergantung pada apakah pasukan Ukraina berhasil memberikan keberhasilan di medan perang.

"Gedung Putih dengan cemas mengawasi aksi tersebut, karena reputasi Presiden Joe Biden dipertaruhkan di dalamnya," kata Politico tentang operasi Ukraina tersebut. (ian)

 
sindonews  

[Global] 4 Fakta Mundurnya UEA dari Koalisi AL Pimpinan AS

https://pict.sindonews.net/size/1024/salsabila/slider/2023/06/23399/4-fakta-mundurnya-uea-dari-koalisi-al-pimpinan-as-iew.jpgImfpgrafis

Uni Emirat Arab (UEA) baru-baru ini diketahui telah menarik diri dari koalisi Angkatan Laut yang dipimpin oleh militer Amerika Serikat (AS).

Koalisi yang dikenal sebagai Pasukan Maritim Gabungan (CMF) sebelumnya terdiri dari 34 negara anggota.

Keputusan UEA atas militer AS telah menjadi penanda adanya perubahan dinamika kerjasama internasional dalam keamanan maritim.

Keputusan UEA juga merupakan hasil evaluasi kerjasama setelah bergabung dalam koalisi tersebut.

Tidak hanya sebagai keputusan biasa bagi sebuah negara untuk Amerika Serikat. Dibalik mundurnya UEA dari koalisi AL ternyata menyimpan sejumlah fakta yang menarik untuk diketahui.

4 fakta mundurnya UEA dari koalisi AL yang dipimpin oleh militer AS simak di infografis. (udi)

 ♖
Sindonews  

Kamis, 08 Juni 2023

Peningkatan Pinjaman Luar Negeri Untuk Belanja Pesawat Tempur

 Opini - Alman Helvas Ali
Proyek Jet Tempur KFX. (Photo via Korea Aerospace Industries Ltd.)

Salah satu hal yang pasti dalam dinamika pengadaan sistem senjata pada periode 2020-2024 adalah kepastian perubahan anggaran pengadaan yang dibiayai oleh Pinjaman Luar Negeri (PLN).

Berbeda dengan prediksi di awal pandemi Covid-19 pada tahun 2020 ketika kemampuan fiskal pemerintah sebagian besar harus dialihkan untuk penanganan Covid-19 sehingga belanja pertahanan diperkirakan akan terkena dampak, fakta menunjukkan bahwa alokasi belanja pemerintah yang dibiayai oleh PLN justru terus mengalami peningkatan.

Bila hingga perubahan kedua Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri Jangka Menengah (DRPLN-JM) 2020-2024 Kementerian Pertahanan mendapatkan porsi PLN sebesar US$ 20,7 miliar, maka revisi ketiga Blue Book menaikkan kuota PLN sebesar US$ 5 miliar sehingga menjadi US$ 25,7 miliar. Angka tersebut cukup fantastis karena sejak Reformasi 1998 belum pernah pemerintah menyiapkan peruntukan PLN sedemikian besar untuk modernisasi kekuatan pertahanan.

Merupakan fakta yang tidak dapat dibantah bahwa kemampuan fiskal pemerintah untuk mendukung belanja sistem senjata menggunakan Rupiah Murni masih terbatas, sehingga PLN sejak lama selalu menjadi tumpuan. Berbeda dengan persepsi kalangan awam selama ini, pemakaian PLN bukan saja untuk membeli produk mesin perang negara asing, tetapi digunakan pula untuk pengadaan sistem senjata yang diproduksi di dalam negeri.

Contohnya adalah pengadaan CN235 dan N219 beserta suku cadang bagi TNI Angkatan Darat dengan total nilai program hampir mencapai US$ 100 juta. Sumber pembiayaan PLN yang dapat dibelanjakan di Indonesia biasanya berasal dari Kredit Swasta Asing dan bukan Lembaga Penjamin Kredit Ekspor (Export Credit Agency).

Alokasi PLN untuk pengadaan mesin perang kembali mengalami peningkatan belum lama ini menjadi US$ 34,4 miliar. Terdapat peningkatan lebih dari US$ 8 miliar berdasarkan permintaan Kemenhan yang disetujui oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dalam bentuk perubahan keempat Blue Book.

Kenaikan tersebut sebenarnya diikuti pula dengan realokasi kegiatan dan pengalihan anggaran, di mana hal yang terakhir maksudnya adalah terdapat kegiatan yang sebagian porsi pembiayaannya dikurangi dan dialihkan guna mendanai aktivitas lain. Adapun mengenai realokasi kegiatan, terdapat dua program yang mengalami realokasi demi membiayai kegiatan belanja lain yang dipandang lebih strategis sekaligus mendesak.

Rencana akuisisi pesawat tempur F-15EX karya Boeing nampaknya dipandang lebih strategis dan mendesak, sehingga dua kegiatan lain harus terkena dampak. Secara politik, pengadaaan jet tempur asal Amerika Serikat ini strategis sebab Jakarta ingin menjaga relasi diplomatik dengan Washington, selain kebijakan belanja pertahanan yang memberikan prioritas pembelian mesin perang dari negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

Karena sejumlah pertimbangan politik dan ekonomi, Indonesia memberikan prioritas belanja sistem senjata dari Prancis, Inggris dan Amerika Serikat. Jakarta tengah melakukan perdagangan pertahanan dengan Paris dan London, namun belum melaksanakan kegiatan serupa dengan Washington.

Sesungguhnya Indonesia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan awal mengenai pengadaan F-15EX dan rancangan Letter of Offer and Acceptance (LOA) sudah siap untuk ditandatangani pada tahun lalu. Namun saat itu Indonesia belum dapat memastikan ketersediaan pembiayaan program, padahal dalam situasi normal negara pembeli sistem senjata buatan Amerika Serikat harus membayar uang muka dalam 30 hari kalender setelah LOA diteken.

Mengingat makin sempitnya ruang fiskal pemerintah, diambil kebijakan untuk mendanai aktivitas impor jet tempur asal Amerika Serikat dengan mengambil dana dari dua kegiatan lain. Hal demikian merupakan usulan Medan Merdeka Barat yang disetujui oleh Taman Suropati.

Dalam DRPLN-JM 2024 keluaran terakhir, program F-15EX mendapatkan alokasi PLN senilai US$ 1,6 miliar yang merupakan hasil realokasi kegiatan pembelian kapal perusak dari Cina sebesar US$ 600 juta dan pembayaran cost share program KFX/IFX sejumlah US$ 1 miliar. Dengan realokasi kegiatan akuisisi kapal perusak, Indonesia membatalkan rencana mengimpor kapal perang bekas dari Cina sebab semua alokasi PLN dialihkan kepada program F-15EX.

Sedangkan peruntukan pembayaran cost share pengembangan pesawat tempur bersama Korea Selatan sebagian besar direalokasikan bagi akuisisi jet tempur yang memakai engine buatan General Electric. Besaran anggaran yang diambil dari program KFX/IFX untuk kegiatan F-15EX adalah US$ 1 miliar, namun masih tersisa dana agar Jakarta tetap dapat menunaikan kewajibannya kepada Seoul.

Mengingat bahwa kemampuan pembiayaan PLN untuk pengadaan F-15EX hanya US$ 1,6 miliar, menjadi pertanyaan seberapa besar offset yang akan diterima oleh Indonesia. Sesungguhnya Indonesia dan Boeing pada 2022 sudah mencapai kesepakatan tentang paket offset, namun hal itu berdasarkan asumsi bahwa program F-15EX bernilai sekitar US$ 9 miliar.

Dengan perkembangan terakhir, sangat diragukan Indonesia akan meraih offset yang signifikan dengan hanya bermodalkan US$ 1,6 miliar. Penting untuk dipahami bahwa kesepakatan offset antara Indonesia dan Boeing bukan merupakan bagian dari LOA, sebab bagi pemerintah Amerika Serikat urusan offset adalah urusan antara produsen sistem senjata dan calon pembeli.

Apakah Indonesia hanya akan membeli F-15EX dengan nilai US$ 1,6 miliar? Dalam edisi termutakhir Blue Book, terdapat program Multi Role Combat Aircraft (MRCA) sebesar US$ 1 miliar, namun anehnya tidak disebut tipe jet tempur yang akan dibeli.

Dugaan awal adalah program ini ditujukan bagi pengadaan F-16 karena pada awal tahun ini permintaan program serupa pernah diajukan kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Akan tetapi dalam usulan revisi DRPLN-JM 2020-2024 beberapa waktu kemudian, program MRCA demikian tidak lagi menyebut nama F-16. Sehingga kegiatan itu dapat saja memunculkan multitafsir dan mungkin membuka peluang bagi produsen pesawat tempur selain Lockheed Martin untuk mengajukan penawaran.

Selain pengadaan pesawat tempur baru, perubahan keempat Blue Book masih mengakomodasi akuisisi pesawat tempur bekas yakni Mirage 2000-9. Dalam program yang nilainya lebih kecil dibandingkan rencana mendatangkan Mirage 2000-5 dari Qatar, Uni Emirat Arab diduga kuat akan memasok pesawat tempur bekas ke Indonesia.

Tentu saja pembelian jet tempur bekas selalu memunculkan perdebatan, baik dari sisi biaya maupun sisa usia airframe pesawat yang dibeli. Kunci dari rencana mendatangkan mesin perang bekas dari dua negara Teluk tidak ditentukan oleh Indonesia, akan tetapi oleh Prancis sebab Qatar dan Uni Emirat Arab tidak bisa menjual Mirage 2000-5 dan 2000-9 tanpa lisensi re-ekspor dari Paris. (miq/miq)

  ★ CNBC  

ASEAN Sepakati Latihan Bersama di Natuna Utara

 Latihan Militer Perdana Bareng Negara ASEANhttps://assets.ayobandung.com/crop/0x0:0x0/750x500/webp/photo/2021/09/18/1022001385.jpgIlustrasi, TNI bakal menggelar latihan gabungan di Laut Natuna Utara untuk pertama kalinya bersama negara-negara ASEAN (TNI)

Petinggi militer negara-negara yang tergabung dalam Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menyepakati latihan bersama angkatan bersenjata dilaksanakan di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau (Kepri).

"Dalam waktu dekat akan segera direalisasikan rencana latihan bersama gabungan yang akan dilaksanakan di wilayah laut Natuna Utara dengan nama ASEAN Solidity Exercise (ENatuna) atau Asec 01N," kata Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono usai menggelar pertemuan ASEAN Chief of Defence Forces Meeting (ACDFM) ke-20 di Apurva Kempinski, Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu.

Yudo Margono mengatakan rencana latihan bersama tersebut sudah disepakati secara bersama oleh 11 panglima militer ASEAN dalam forum ACDFM dan rencananya akan digelar pada bulan September 2023.

Panglima mengatakan materi yang diangkat pada rencana ASEAN Solidity Exercise (ENatuna) atau Asec 01N adalah tentang maritim security search and rescue (SAR), serta kegiatan bakti sosial di wilayah Natuna.

"Inti dari pertemuan tadi karena sudah dibahas baik dari sisi operasional maupun intelijen khususnya dari ASEAN dan tentunya tentang sentralitas ASEAN. Ini menelurkan kesepakatan dimana kita akan melakukan latihan bersama khusus ASEAN, karena selama ini kita tidak pernah melaksanakan," kata dia.

Yudo Margono mengatakan latihan militer yang selama ini dilaksanakan hanya sebatas antarnegara satu dan lainnya saja, tetapi kali ini latihan tersebut diperluas dengan melibatkan semua anggota ASEAN termasuk Timor Leste yang baru bergabung secara penuh.

Namun demikian, kata Yudo Margono latihan bersama tersebut nantinya tidak berkaitan dengan latihan operasi tempur.

"Bulan September kita akan laksanakan latihan bersama khusus untuk ASEAN baik dari sisi latihan Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut seperti latihan gabungan. Namun, lebih pada kegiatan latihan nontempur," katanya di Candi Ballroom, Hotel Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali.

Sehingga dengan demikian, kata Yudo Margono ke depan ASEAN lebih terpusat dan lebih kuat untuk menjaga stabilitas kawasan khususnya kawasan ASEAN.

Yudo mengatakan dalam pertemuan tersebut semua panglima angkatan bersenjata, kecuali Myanmar yang diwakili oleh Atase Pertahanan, menjelaskan banyak hal mengenai situasi perbatasan termasuk adanya ancaman bencana gempa dan lainnya.

 Panglima TNI serahkan keketuaan ACDFM ke-21 kepada Laos

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyerahkan tongkat keketuaan forum ASEAN Chief of Defence Forces Meeting (ACDFM) kepada petinggi militer Laos sebagai tuan rumah ACDFM ke-21 tahun 2024 sesuai hasil kesepakatan forum ACDFM di Bali.

"Pada akhir pertemuan ACDFM tadi juga dilaksanakan serah terima keketuaan atau chairmanship ACDFM tahun 2024 kepada panglima angkatan bersenjata Laos (Deputy Minister of National Defence and Chief of General Staff Department Lao People's Army LT. Gen Khamlieng Outhakaisone)," kata Yudo saat memberikan keterangan pers di Hotel Apurva Kempinski, Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu.

Yudo mengatakan sama halnya dukungan yang diberikan para panglima angkatan bersenjata negara-negara ASEAN, panglima TNI juga akan senantiasa memberikan dukungan penuh bagi keketuaan selanjutnya yaitu sidang ke-21 ACDFM tahun 2024 di Laos.

Yudo menjelaskan ACDFM yang sudah masuk tahun ke-20 sebenarnya acara rutin yang dilaksanakan setiap tahun, dan keketuaannya berganti-ganti. Tujuannya untuk membina hubungan yang telah terjalin baik antara negara-negara ASEAN di bidang pertahanan.

Meskipun acara tersebut termasuk kategori rutin, kata Yudo, momentum setiap pertemuan selalu diharapkan mengalami peningkatan, baik segi operasional maupun intelijen, hingga terjalin hubungan yang lebih erat antara negara ASEAN.

Menurut dia, ada banyak hal yang dibahas dalam pertemuan ACDFM, termasuk perkembangan situasi geopolitik, baik global maupun regional, hingga mengerucut pada tema besar prosperity and security.

"Kalau stabilitas kawasan, baik darat, laut, maupun udara ini aman,dari sisi ekonomi, saya yakin akan lebih meningkat di kawasan ASEAN ini, sehingga kita sepakat untuk menjaga stabilitas kawasan agar bisa meningkatkan kesejahteraan di wilayah ASEAN," kata dia.

Pada kesempatan tersebut, panglima TNI juga mengungkapkan alasan Panglima Militer Myanmar tidak hadir dalam pertemuan tersebut terlepas dari urusan politik di negaranya. Meskipun tak datang menghadiri pertemuan tersebut, Panglima TNI Yudo Margono menyatakan Myanmar telah mengutus perwakilannya yakni Atase Pertahanan Myanmar untuk Indonesia Brigjen Phyo Zaw Soe DA.

"Kita kan tidak memaksakan. Yang jelas sudah kita undang dan mungkin ada kegiatan di sana yang lebih prioritas, sehingga diwakilkan tadi. Dan mereka sudah menjawab telah mewakilkan atase pertahanannya," kata dia.

Yudo menegaskan pertemuan militer tersebut tidak berhubungan dengan politik, baik dalam negeri maupun luar negeri di negara-negara ASEAN.

"Jadi, kami tetap sepakat karena ini adalah kerja sama militer jadi tidak ada faktor politiknya. Murni kerja sama militer yang sudah disepakati bersama," kata dia.

Panglima TNI mengungkapkan pertemuan ACDFM kali ini berbeda karena selain dihadiri oleh panglima angkatan bersenjata negara-negara ASEAN atau yang mewakili termasuk hadirnya Timor Leste memberikan warna tersendiri, di mana tahun ini Timor Leste mulai dapat aktif untuk mengikuti pertemuan pada tingkat Senior Official Meeting.

"Keikutsertaan Timor Leste pada pertemuan ACDFM tahun ini merupakan suatu bentuk support atau dukungan Indonesia kepada Timor Leste sebagai keluarga baru dari ASEAN dan dengan bergabungnya Timor Leste di kawasan ASEAN diharapkan dapat memberikan warna baru bagi kerja sama militer ASEAN," kata Yudo Margono.

 ♖
antara  

[Global] Iran Pamerkan Rudal Balistik Hipersonik Fattah

 Bisa Tembus Iron Dome Israel ? 
https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/9rhs06nQGKWRLFKltG2ODSnFp2M=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4456221/original/062920100_1686106718-1000.jpgIran pamerkan rudal balistik hipersonik Fattah (IRNA)

I
ran memamerkan rudal balistik hipersonik buatan dalam negeri pertamanya pada Selasa, 6 Juni 2023, demikian dilapoerkan kantor berita resmi IRNA.

Unjuk kekuatan ini akan meningkatkan kekhawatiran Barat tentang kemampuan rudal Teheran.

Media pemerintah Iran menerbitkan gambar rudal bernama Fattah pada sebuah upacara yang dihadiri oleh Presiden Ebrahim Rahisi dan komandan Korps Pengawal Revolusi.

Rudal hipersonik Fattah berpemandu presisi memiliki jangkauan 1.400 km dan mampu menembus semua perisai pertahanan,” kata Amirali Hajizadeh, kepala pasukan kedirgantaraan Garda.

Rudal hipersonik dapat terbang setidaknya lima kali lebih cepat dari kecepatan suara dan pada lintasan rumit, yang membuatnya sulit untuk dicegat. Tahun lalu, Republik Islam mengatakan telah membangun rudal balistik hipersonik yang dapat bermanuver masuk dan keluar dari atmosfer.

TV pemerintah mengatakan rudal Fattah Iran dapat menargetkan "sistem anti-rudal canggih musuh dan merupakan lompatan generasi besar di bidang rudal".

Itu dapat melewati sistem rudal anti-balistik paling canggih dari Amerika Serikat dan rezim Zionis, termasuk Iron Dome Israel,” kata TV pemerintah Iran.

Kecepatan tertinggi Fattah diklaim mencapai tingkat mach 14 (15.000 km/jam).

Terlepas dari penentangan AS dan Eropa, Republik Islam itu mengatakan akan terus mengembangkan program rudal pertahanannya. Namun, analis militer Barat mengatakan Iran terkadang melebih-lebihkan kemampuan misilnya.

Kekhawatiran tentang rudal balistik Iran berkontribusi pada AS saat itu. Keputusan Presiden Donald Trump pada 2018 untuk membatalkan pakta nuklir Teheran 2015 dengan enam negara besar.

Trump memberlakukan kembali sanksi AS terhadap Iran setelah keluar dari pakta nuklir, membuat Teheran melanjutkan pekerjaan nuklir yang sebelumnya dilarang dan menghidupkan kembali kekhawatiran AS, Eropa, dan Israel bahwa Iran mungkin mengembangkan bom atom. Iran secara konsisten membantah tudingan itu.

Pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan pemerintahan Presiden AS Joe Biden untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir terhenti sejak September lalu.

Israel, yang tidak diakui oleh Iran, menentang upaya kekuatan dunia untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Teheran dan telah lama mengancam aksi militer jika diplomasi gagal.

  🚀 Tempo  

PT SSE Persembahkan Konsep Tank P8

https://www.airspace-review.com/wp-content/uploads/2023/06/P8-PT-SSE-629x402.jpgKonsep Tank P8 (SSE)

S
etelah proyek tank nasional Pindad Harimau 105 yang kini telah mulai diproduksi untuk memenuhi kebutuhan Batalyon Kaveleri TNI AD, Indonesia memiliki proyek tank lainnya yang kali ini diusulkan oleh perusahaan pertahanan swasta asal nasional, PT SSE.

Tank yang mendapatkan kode P8 Light Tank ini konsepnya pernah diungkapkan pertama kali dalam pameran pertahanan Indo Defence 2002, November tahun lalu.

PT SSE memang tak menghadirkan model skala atau mockup P8 kala itu, tapi menginformasikannya melalui brosur resmi perusahaan.

Dari informasi yang tertera, P8 merupakan tank kelas ringan yang akan dibekali mesin Hibryd dan memiliki kemampuan amfibi.

Tank mampu berlari maksimum pada kecepatan 105 km/jam dengan jangkauan operasi sekitar 600 km.

Tank dengan penampilan simpel futuristik ini dibekali dengan Remote Cannon Gun (RCG) kaliber 30 mm.

P8 diawaki tiga kru (pengemudi, komandan, dan juru senjata ini) di dalam kabin yang memiliki proteksi Ballistic Armour Protection STANAG 4569 Level 2. Artinya tank ini dapat bertahan dari tumbukkan munisi 7,62 x 39 API – BZ (Armor Piercing Incendiary).

P8 akan mendapatkan perangkat standar berupa zoom CCD day sight 2x FOV thermal imaging night sight, Laser Range Rinder (LRF), dan Gunshot Detection (GSD).

Dengan bobotnya yang ringan sekitar 7,5 ton, P8 dapat digeser dengan mudah lewat udara menggunakan pesawat angkut militer sekelas C-130 Hercules.

Jika terwujud, P8 adalah kendaraan militer roda rantai pertama yang dikembangkan dan diproduksi oleh PT SSE yang berlokasi di Tangerang ini.

Sebelumnya produk SSE yang telah diadopsi oleh TNI diantaranya adalah kendaraan lapis baja P2 Commando 4X4 dan kendaraan serbu ringan P6 ATAV 4X4. -RBS-

  ♘ Airspace Review  

Rabu, 07 Juni 2023

Kemenhan Ajukan Anggaran Pertahanan Rp 350 T untuk 2024

https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/logo-kementerian-pertahanan-kemenhan-yang-baru-diresmikan-prabowo_220121165536-165.jpg[Kemhan]

K
ementerian Pertahanan (Kemenhan) mengajukan anggaran pertahanan senilai Rp 350 triliun untuk 2024.

Pengajuan itu disampaikan dalam Rapat Pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kemenhan/TNI tahun 2024 dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/6/2023). Rapat ini digelar secara tertutup.

Kami mengajukan rencana kebutuhan sebesar Rp 350 sekian triliun, tapi pagu yang keluar baru Rp 123 triliun. Itu saja, dibagi untuk Kemenhan, Mabes TNI, AD, AL, dan AU,” kata Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M Herindra saat ditemui selepas rapat.

Herindra mengatakan, pada intinya, anggaran sebesar itu digunakan untuk membuat pertahanan negara menjadi lebih kuat.

Karena kita negara yang besar dan kita harus untuk menjaga kedaulatan negara, kita harus mempunyai TNI yang kuat,” ujar Herindra.

Namun, di sisi lain, capaian minimum essential force (MEF) atau kekuatan pokok minimal TNI baru sekitar 65 persen pada awal 2023 dari target 100 persen pada tahun depan.

Rinciannya, TNI AD 77,38 persen, TNI AL 66,29 persen, dan TNI AU 51,51 persen. Data terbaru dihimpun berdasarkan pemaparan saat Rapat Pimpinan TNI 2023.

Ya kita upayakanlah (memenuhi capaian MEF), karena pagu yang kami terima kan masih jauh,” kata Herindra.

Ia menyebutkan, sejumlah program masih berjalan untuk memenuhi capaian MEF tersebut, di antaranya membeli jet tempur Dassault Rafale dari Perancis dan F-15EX dari Amerika Serikat.

Masih dalam tahap negosiasi, mudah-mudahan,” ucap Herindra.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono menyoroti pemeliharaan dan perawataan (harwat) alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI.

Dave mengambil contoh helikopter berjenis Bell 412 milik TNI AD yang jatuh saat latihan di Kampung Boyongbong, Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 28 Mei 2023.

Kemarin kan helikopter latihan saja kan sudah jatuh, karena helikoter kan digunakan untuk angkut dan tempur. Jadi gimana (andai) kita mengalami sebuah konflik kalau kita tidak memiliki peralatan yang benar-benar memadai?” kata Dave.

Ia mengatakan, pemenuhan capaian MEF harus disesuaikan dengan kemampuan ekonomi negara.

Dan proyek strategis pemerintah serta target pemerintah secara luas,” ucap dia.

  ★ Kompas  

Panglima TNI Ingin ASEAN Gelar Latihan Militer Bersama

 Pada Pertemuan ACDFM di Bali 
https://pbs.twimg.com/media/Fx-4OzVacAA3afn?format=jpg&name=largeilustrasi (TNI AL)

P
anglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyambut para petinggi militer negara anggota ASEAN dalam acara jamuan makan malam, Selasa, sebelum rangkaian pertemuan ASEAN Chief of Defence Forces Meeting (ACDFM) di Apurva Kempinski, Nusa Dua, Badung, Bali.

Yudo Margono didampingi sang istri Vero Yudo Margono beserta para petinggi militer ASEAN terlihat kompak menggunakan pakaian tradisional dari kain endek. Kedatangan para petinggi militer ASEAN tersebut disambut dengan tarian tradisional Bali yang dipadukan dengan gamelan Bali.

ACDFM ke-20 digelar pada Rabu (7/6) di Candi Ballroom, Hotel Apurva Kempinski, Bali. Yudo Margono pun terlebih dahulu menjamu para tamu dalam jamuan malam di tempat pertemuan delegasi KTT G20 pada November 2022 lalu.

Panglima militer negara anggota ASEAN yang telah terkonfirmasi kehadirannya dalam ACDFM ke-20, antara lain Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia Chief of Defence Force General Tan Sri Dato' Sri Hj Affendi Bin Buang RMAF, Chief of Staff Armed Forces of the Philippines General Andres C. Centino PA, Commander of the Royal Brunei Armed Forces Major General Dato Paduka Seri Haji Muhammad Haszaimi bin Bol Hassan, Singapura Chief of Defence Force RADM Aaron Beng, petinggi militer Thailand Chief of Defence Forces General Chalermphon Srisawasdi, dan Commander-in-Chief Royal Cambodian Armed Forces High Command Headquarters General Vong Pisen.

Selain itu, hadir pula Deputy Minister of National Defence and Chief of General Staff Department Laos People's Army LT. Gen Khamlieng Outhakaisone, Chief of Staff of Falintil Forca Defesa De Timor Leste Commodore Donaciano Rosario Costa Gomes, dan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai tuan rumah. Sementara itu, negara Myanmar diwakili oleh Atase Pertahanan Myanmar untuk Indonesia Brigjen Phyo Zaw Soe DA.

Jamuan makan malam bersama itu diakhiri dengan mendendangkan beberapa lagu lawas Indonesia dan menari bersama. Rombongan petinggi militer terlihat mulai meninggalkan tempat jamuan sekitar pukul 21.20 Wita.

ACDFM merupakan pertemuan tahunan panglima angkatan bersenjata dari negara anggota ASEAN. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu keamanan strategis kawasan baik regional maupun global. Tahun ini, TNI mendapat giliran menjadi tuan rumah pertemuan para petinggi militer negara anggota ASEAN.

"Kegiatan yang akan kami laksanakan esok merupakan wujud kerja sama yang sudah agar lebih baik. Setiap tahun, kami mengadakan pertemuan seperti ini dan kebetulan kita, Indonesia dalam hal ini TNI, menjadi tuan rumah," kata Yudo Margono.

Yudo menyebutkan ada beberapa hal yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut, seperti pengawasan dan pengamanan kawasan ASEAN serta menjalin kerja sama di bidang pelatihan bersama.

"Selama ini sudah terjalin baik, antara lain adalah menjalankan program latihan bersama, patroli kawasan, pertukaran perwira dalam rangka sekolah mulai yang tingkat muda sampai mereka sekolah Sesko TNI; sehingga siapa pun yang menjadi pemimpin bisa menjaga ASEAN ini," kata dia.

Dia juga mengutarakan pikiran terkait latihan bersama antara semua militer negara anggota ASEAN.

"Saya sendiri di dalam ASEAN Chief of Defence Forces Meeting mempunyai ide untuk menyelenggarakan latihan bersama. Selama ini belum pernah kami laksanakan, selalu antar-negara saja," ujar Yudo Margono.

  ★ antara  

Para Petinggi Intelijen Negara ASEAN Berkumpul di Bali

 Hadiri Pertemuan AMIM ke-20 
https://cdn-2.tstatic.net/bali/foto/bank/images/Hadiri-Pertemuan-ASEAN-Military-Intelligence-Meeting-AMIM-ke-20.jpg(ist)

K
ita secara individu dan kolektif memiliki kewajiban untuk berkontribusi pada pertumbuhan dan kemakmuran Internasional.

Sebagai Kepala Intelijen Militer di negara ASEAN kami bertekad untuk mengatasi tantangan kompleks yang dihadapi saat ini.

Hal tersebut disampaikan Asintel Panglima TNI, Laksda TNI Dr. Angkasa Dipua pada saat membuka forum Internasional ASEAN Military Intelligence Meeting (AMIM) ke-20 di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Senin 5 Juni 2023.

Pada kesempatan tersebut, Asintel TNI menyampaikan upaya untuk membangun kerja sama intelijen militer yang kuat dan berkelanjutan dan harus diatasi bersama.

"Namun demikian kita telah mencapai target untuk menuju kerja sama yang lebih kuat melalui berbagai inisiatif dalam kerangka AMIM," tegas Asintel TNI.

Lebih lanjut disampaikan bahwa prakarsa ini akan semakin memperkuat kerja sama yang sudah terjalin kuat diantara personel intelijen militer ASEAN.

"Pandangan serta langkah-langkah konkret yang kita hasilkan dalam pertemuan ini bertujuan utk memperkuat Komunitas Intelijen Militer ASEAN, dan akan diimplementasikan lebih lanjut dalam Pertemuan Panglima Angkatan Bersenjata ASEAN/ ASEAN Chiefs of Defence Force Meeting (ACDFM)," ucap Laksda TNI Angkasa Dipua.

Tema yang diusung AMIM ke-20 tahun 2023 "Penguatan Komunitas Intelijen Militer ASEAN dalam Menghadapi Tantangan Keamanan Kawasan Baru".

Pertemuan AMIM ke-20 diikuti oleh 11 negara ASEAN, Indonesia, Vietnam, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Thailand, dan Timor Leste, dan akan digelar hingga 6 Juni 2023.

Dengan dilaksanakannya pertemuan internasional tersebut, seluruh jajaran TNI dalam hal ini Sintel TNI, Kodam IX/Udayana, Lanal Denpasar dan Lanud Ngurah Rai turut serta mendukung dan menyukseskan, dengan menjamin pengamanan dan kenyamanan para petinggi Intelijen ASEAN.

Pengamanan kedatangan para delegasi sudah disiapkan dan disesuaikan dengan plotingan dukungan personel dari jajaran TNI baik akomodasi, pengawalan dan fasilitas penunjang lainnya selama berada di Bali. (*)

  ★ Tribunnews  

Kemhan Sertifikasi Kelaikan Pandur 8X8 Infantri di Republik Ceko

(Kemhan)

Tim Pelaksana Teknis Sertifikasi Kelaikan Pertahanan (IDLA) dari Puslaik Kemhan yang diketuai oleh Kolonel Cpl Andi Sugiarto melaksanakan Verifikasi dokumen Kelaikan Pengadaan Ranpur (PANDUR) Infanteri di Republik Ceko.

Kegiatan sertifikasi dilaksanakan di Republik Ceko dan Austria difokuskan pada verifikasi dokumen dari PT. Pindad dengan pimpinan Bapak Toto Budianto sebagai Manager Mutu Kendaraan Khusus dan Tim Kelaikan IDLA dari Puslaik Kemhan.

Pelaksanaan Sertifikasi dilaksanakan sejak tanggal 28 Mei 2023 dan selesai tanggal 3 Juni 2023 Tim Kelaikan Puslaik Kemhan sudah kembali lagi ke tanah air.

Kegiatan berjalan lancar dengan selalu memperhatikan Protokol Kesehatan dan Pencegahan Covid-19.

  Kemhan  

Selasa, 06 Juni 2023

[Video] 36 Kapal Perang di Multilateral Naval Exercise Komodo

⚓️ Liputan CNN 36 negara termasuk Indonesia, memamerkan armada kapal perangnya di laut Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapal perang dari satuan angkatan laut 36 negara ini berkumpul dalam acara Multilateral Naval Exercise Komodo - MNEK 2023, yang digelar 5- 8 Juni 2023 di Makassar, Sulawesi selatan.

 Berikut video dari Youtube :


 ⚓️  Youtube  

[Video] Fregat FREMM Tercantum Dalam Blue Book

⚓️ Liputan Sobat Militer FREMM Bergamini class [RID]

Fregat FREMM (bahasa Prancis: Frégate Européenne Multi-Mission; bahasa Italia: Fregata Europea Multi-Missione), yang merupakan singkatan dari "European multi-purpose frigate", adalah keluarga fregat multi-guna Prancis-Italia yang dirancang oleh Naval Group dan Fincantieri.

Di Prancis, kombatan permukaan ini dikenal sebagai "kelas Aquitaine" (direncanakan 17 unit, 9 di antaranya kemudian dibatalkan), sedangkan di Italia dikenal sebagai "kelas Bergamini" (direncanakan 10 unit). Kapal utama kelas tersebut, Aquitaine, ditugaskan pada November 2012 oleh Angkatan Laut Prancis.

Italia telah memesan enam tujuan umum dan empat varian anti-kapal selam. Prancis, di sisi lain, telah memesan enam varian anti-kapal selam dan dua varian pertahanan udara.

FREMM juga telah diekspor ke berbagai negara. Khususnya, Angkatan Laut Amerika Serikat memilih varian FREMM untuk kelas 20 fregat Constellation baru mereka, yang akan dibangun oleh Fincantieri, dimulai dengan kontrak US$ 795 juta untuk kapal utama.

 Berikut video dari Youtube :


 ⚓️  Youtube  

SEA Akan Menyediakan Sistem ASW KraitSense untuk Program OPV

 SEA telah mendapatkan kontrak untuk memasok dua sistem ASW inovatifnya, KraitSense, kepada Angkatan Laut Asia Tenggara untuk program kapal patroli lepas pantai (OPV) baru.KraitSense ASW system. (SEA)

SEA akan menghadirkan sistem ASW pasif yang lengkap dan ringan, yang dirancang untuk memberikan platform non-spesialis yang lebih kecil seperti OPV, kemampuan ASW yang terkemuka. Sistem ini berisi sensor sonar profil rendah terkemuka di dunia SEA, KraitArray, peralatan penanganan, perangkat keras dan perangkat lunak pemrosesan, serta stasiun kontrol pengguna interaktif untuk melihat, menganalisis, melaporkan informasi kontak sonar, dan memelihara sistem.

David Hinds, Vice President of Strategic Accounts di SEA, berkata: “KraitSense adalah sistem ASW yang sangat andal, namun hemat biaya, dengan persyaratan tapak, bobot, dan daya yang lebih rendah dibandingkan alternatif. Ini berarti pelanggan seperti Angkatan Laut ini dapat mengaktifkan kemampuan ASW pada kapal yang lebih kecil yang secara tradisional tidak dapat menjadi tuan rumah atau secara finansial membenarkan jenis kemampuan ini sebelumnya.

Dengan garis pantai yang luas dan jumlah pulau yang banyak dalam yurisdiksi mereka, serta meningkatnya ancaman bawah air di wilayah Asia Tenggara, memperkuat kemampuan ASW sangatlah penting. KraitSense adalah sistem gesit yang dapat meningkatkan kemampuan mereka secara keseluruhan dan kami senang dapat menyediakan solusi end-to-end yang akan membantu mereka menghadapi ancaman yang semakin kompleks.

Dengan konsumsi daya, tarikan, dan berat yang rendah, sensor sonar KraitArray juga menawarkan efisiensi biaya yang signifikan jika dibandingkan dengan susunan jalur dan derek tradisional sehingga cocok untuk kapal yang lebih kecil dan kapal tanpa awak.

KraitSense sebelumnya mendemonstrasikan kemampuannya pada kapal yang lebih kecil selama NATO Exercise REP (Maritime Unmanned Systems) 19, di mana ia mendeteksi, melacak, dan mengklasifikasikan kapal selam saat dikerahkan dari OPV Angkatan Laut Portugis. Sistem ini juga didemonstrasikan di NATO Exercise REP 22 di mana sistem ini diintegrasikan dengan Extra Large Uncrewed Underwater Vehicle (XLUUV).

Untuk memberikan sistem ASW ini, SEA telah berkolaborasi dengan spesialis pemrosesan data sonar ELAC Sonar, salah satu dari perusahaan Grup Cohort, untuk memberikan kemampuan perangkat lunak terbaik kepada Angkatan Laut Asia Tenggara ini.

 SEA Bermitra dengan BTI Defense untuk Membawa Teknologi Pertahanan Inovatif ke Indonesia.
Kemitraan, yang ditandatangani di Indo Defense Expo & Forum 2022, akan melihat kemampuan SEA, yang telah diadopsi oleh organisasi pertahanan di seluruh dunia, dipasarkan secara eksklusif ke TNI.

SEA mengembangkan dan menghadirkan teknologi yang direkayasa untuk melindungi, termasuk Sistem Peluncur Torpedo terdepan di dunia, solusi Anti-Submarine Warfare (ASW) profil rendah dan gesit, KraitSense, dan Sistem Komunikasi Maritim Terpadu. Semua sistem SEA dirancang secara strategis untuk memastikan semua pengguna akhir mempertahankan keuntungan operasional dalam beberapa lingkungan maritim yang paling kompleks.

David Hinds, Vice President of Strategic Accounts SEA, mengatakan: “Kami senang telah menemukan mitra yang tepat di BTI Defense, setelah menjelajahi sektor teknologi pertahanan di Indonesia selama beberapa tahun. Sebagai bagian dari strategi Pemerintah Inggris yang lebih luas untuk meningkatkan dan mendukung kemampuan pertahanan Indonesia, kami menyadari peran kami dalam memastikan mereka memiliki akses ke sistem maritim yang inovatif untuk keamanan berkelanjutannya. Melalui kemitraan ini, militer Indonesia akan memiliki kemampuan terbaru yang ditujukan untuk menghadapi ancaman permukaan dan bawah permukaan yang selalu berubah. Khususnya KraitSense kami yang fleksibel dan modular sangat cocok untuk laut dangkal Asia Tenggara, dan kami melihat potensi besar untuk sistem ini di wilayah tersebut.

Didirikan pada tahun 2015, BTI Defense dengan cepat berkembang menjadi salah satu spesialis pengadaan pertahanan paling terkenal di Indonesia. Dengan jaringan mitra global, spesialis pertahanan di Indonesia serta rekam jejak yang terbukti dalam menyelesaikan pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul (MRO), modernisasi dan kontrak pasokan untuk Angkatan Bersenjata Indonesia, BTI Defense berada di posisi yang tepat untuk menyediakan negara dengan SEA solusi inovatif.

David Hinds menambahkan, “Asia Tenggara adalah kawasan di mana SEA sudah aktif, setelah baru-baru ini mendapatkan kontrak di Filipina, Thailand dan Malaysia. Kemitraan kami dengan BTI semakin memperluas kehadiran kami di kawasan ini dan meningkatkan kemampuan kami untuk mendukung persyaratan uniknya.

Peter Tjahjono, Direktur Pertahanan BTI, mengatakan: “Kerja sama ini merupakan tonggak penting bagi BTI sebagai sebuah perusahaan, tetapi yang paling penting merupakan kemitraan yang memiliki arti strategis bagi Angkatan Laut Indonesia. Pelengkap solusi bawah air canggih SEA tersedia untuk Angkatan Laut Indonesia pada saat penekanan pada operasi bawah permukaan di Kepulauan Indonesia berada pada titik tertinggi sepanjang masa”.
 

  ⚓
SEA  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...