Pada pameran DIMDEX 2026
Frigat İstif Class (Oguy Eroguy)
Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan selama pameran DIMDEX 2026 yang diadakan di Doha pada 19 Januari bahwa perusahaan Barzan Holdings telah menandatangani perjanjian pembelian senilai USD 1 miliar dengan Galangan Kapal Tais Turki untuk dua kapal frigat bagi pelanggan internasional yang tidak disebutkan identitasnya.
Tais memposting di LinkedIn bahwa mereka telah menandatangani nota kesepahaman dengan Barzan Holdings terkait proyek frigat dengan nilai yang tidak ditentukan. Tais menolak untuk berkomentar lebih lanjut ketika dimintai detail lebih lanjut oleh Janes.
Pada hari berikutnya, Barzan Holdings menggunakan akun Instagram-nya untuk mengidentifikasi Tentara Nasional Indonesia (TNI AL) sebagai pelanggan untuk perjanjian pengadaan senilai USD 1 miliar yang telah ditandatangani dengan Tais tanpa menyebutkan apa yang tercakup dalam perjanjian tersebut.
Selama Indo Defence Expo pada Juni 2025, Barzan Holdings mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak dan perjanjian untuk memasok senjata dan amunisi kepada Tentara Nasional Indonesia senilai QAR 5 miliar (USD 1,37 miliar).
Sekretariat Industri Pertahanan Turki (SSB) membuat pengumuman serupa selama pameran IDEF yang diadakan di Istanbul pada Juli 2025, dengan mengatakan bahwa Tais telah menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Indonesia untuk dua frigat kelas MİLGEM İstif.
Frigat MİLGEM pertama, Istanbul, dibangun oleh Galangan Kapal Istanbul dan diresmikan oleh Angkatan Laut Turki pada Januari 2024. Tais, sebuah konsorsium yang mencakup galangan kapal Anadolu, Sedef, dan Sefine, saat ini sedang membangun tiga frigat MİLGEM berikutnya untuk Angkatan Laut Turki.
Galangan kapal Indonesia PT PAL saat ini sedang membangun frigat pertama dari dua frigat yang jauh lebih besar berdasarkan desain Arrowhead 140 dari Babcock yang akan menggunakan sensor dan sistem Turki secara ekstensif.
Frigat İstif Class (Oguy Eroguy) Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan selama pameran DIMDEX 2026 yang diadakan di Doha pada 19 Januari bahwa perusahaan Barzan Holdings telah menandatangani perjanjian pembelian senilai USD 1 miliar dengan Galangan Kapal Tais Turki untuk dua kapal frigat bagi pelanggan internasional yang tidak disebutkan identitasnya.
Tais memposting di LinkedIn bahwa mereka telah menandatangani nota kesepahaman dengan Barzan Holdings terkait proyek frigat dengan nilai yang tidak ditentukan. Tais menolak untuk berkomentar lebih lanjut ketika dimintai detail lebih lanjut oleh Janes.
Pada hari berikutnya, Barzan Holdings menggunakan akun Instagram-nya untuk mengidentifikasi Tentara Nasional Indonesia (TNI AL) sebagai pelanggan untuk perjanjian pengadaan senilai USD 1 miliar yang telah ditandatangani dengan Tais tanpa menyebutkan apa yang tercakup dalam perjanjian tersebut.
Selama Indo Defence Expo pada Juni 2025, Barzan Holdings mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak dan perjanjian untuk memasok senjata dan amunisi kepada Tentara Nasional Indonesia senilai QAR 5 miliar (USD 1,37 miliar).
Sekretariat Industri Pertahanan Turki (SSB) membuat pengumuman serupa selama pameran IDEF yang diadakan di Istanbul pada Juli 2025, dengan mengatakan bahwa Tais telah menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Indonesia untuk dua frigat kelas MİLGEM İstif.
Frigat MİLGEM pertama, Istanbul, dibangun oleh Galangan Kapal Istanbul dan diresmikan oleh Angkatan Laut Turki pada Januari 2024. Tais, sebuah konsorsium yang mencakup galangan kapal Anadolu, Sedef, dan Sefine, saat ini sedang membangun tiga frigat MİLGEM berikutnya untuk Angkatan Laut Turki.
Galangan kapal Indonesia PT PAL saat ini sedang membangun frigat pertama dari dua frigat yang jauh lebih besar berdasarkan desain Arrowhead 140 dari Babcock yang akan menggunakan sensor dan sistem Turki secara ekstensif.
⚓️ Jane's
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.