Selasa, 17 Maret 2026

Parlemen Italia Bongkar Keterlibatan Broker Hibah Kapal Giuseppe Garibaldi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3MoVGQ4NZZ3KV-RZ37sLFHmtVHJ7iZGY5r0Mj681nZ38QGvy6TN66cToFKV3PBr3Cv3mjKGCY2SDMEf_eoQUG7RAlB-B6uYGuYgcZgbgsMPBT1yJi195z7FpzCOwq2T1qJ9h56hPv1aUECf5PaNweMkGxuHWTEoz0goUHdtch7l8GMdrGZdAzs-98eysf/s1265/Kapal%20induk%20Giuseppe%20Garibaldi.jpgIndonesia minati kapal ITS Giuseppe Garibaldi, dapat hibah dan diharapkan tiba sebelum HUT TNI. (Marina militare)

Parlemen Italia yang dimotori Partai Demokrat dan Movimento 5 Star (Partai Lima Bintang) mempersoalkan keterlibatan Drass, pihak swasta yang terlibat dalam penjualan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia. Hal ini memicu penundaan pengambilan keputusan di parlemen.

Sorotan terhadap keberadaan Drass ini muncul Partai Demokrat dan Movimento 5 Star seperti ditulis Andrea Carli dalam ilsole24ore.com, edisi 16 Maret 2026.

Senator dari Partai Demokrat, Alessandro Alfieri dan Graziano Delrio, menunjukkan keputusan untuk menunda pemungutan suara juga didukung oleh sebagian kekuatan politik mayoritas. Faktanya, beberapa poin yang belum jelas masih ada, khususnya, peran perusahaan Italia Drass, yang diduga akan ditunjuk pihak Indonesia sebagai perantara operasi tersebut.

Namun, Drass sendiri sudah akan menjadi penerima manfaat tidak langsung dari kesepakatan keseluruhan, yang menurut informasi yang diberikan oleh kantor parlemen memiliki kontrak untuk pembangunan enam kapal selam senilai € 480 juta yang sedang dalam proses.

Kedua Senator itu, menyatakan mengingat situasi politik yang rumit, sangat penting agar Menteri Crosetto datang langsung untuk mengklarifikasi garis besar operasi tersebut guna menghilangkan keraguan apapun.

Partai Lima Bintang (M5S) juga mendesak untuk meminta dan memperoleh, bersama dengan oposisi lainnya, penundaan pemungutan suara atas dekrit tentang pengalihan kapal Garibaldi ke Indonesia, meminta informasi tambahan dari pemerintah tentang semua aspek yang tidak jelas dari urusan ini.

Pertama, mereka menuntut agar peran perantara perusahaan Drass yang diusulkan Kementerian Pertahanan di Jakarta diungkapkan sepenuhnya, dan hubungan antara penjualan ini dengan kontrak besar yang dimenangkan perusahaan kecil yang sama untuk pengadaan kapal selam, juga untuk Indonesia.

M5S ingin tahu mengapa Kementerian Pertahanan memilih untuk memberikan aset bersejarah Angkatan Laut yang masih bernilai lebih dari 50 juta euro dan oleh karena itu dapat dijual daripada diberikan sebagai hadiah.

Mereka menuntut transparansi mutlak mengenai hubungan antara Crosetto dan CEO Drass, Sergio Cappelletti, mengenai dugaan pertemuan mereka di Dubai beberapa hari terakhir dan mengenai hubungan antara perusahaan tersebut dan pesta Crosetto, yang telah didanai oleh perusahaan yang sama dalam beberapa tahun terakhir. “Kami mengharapkan jawaban yang jelas,” tulis pernyataan M5S.

Potensi Pertemuan Guido Crosetto dengan CEO Drass Sergio Cappelletti di Dubai muncul dalam pemberitaan Il Fatto Quotidiano pada 6 Maret 2026. Perjalanan ke Dubai seharusnya untuk menjual kapal. Indonesia akan menerima Garibaldi, senilai € 54 juta tetapi sekarang sudah usang menurut Kementerian Pertahanan.

Selama Guido Crosetto berada di Dubai, Uni Emirat Arab, Sergio Cappelletti, mitra dan presiden Drass Spa, yang memiliki kantor di Dubai, juga hadir.

Setelah beberapa rumor tentang kemungkinan pertemuan dengan Menteri Pertahanan, pengusaha tersebut menolak untuk menjawab pertanyaan Il Fatto Quotidiano tentang masalah tersebut. Cappelletti seharusnya melakukan perjalanan ke Indonesia untuk penjualan enam kapal selam dengan harga €480 juta (dua sudah dikirim pada bulan Februari).

Indonesia juga akan menerima, secara cuma-cuma, kapal induk Angkatan Laut Italia: Garibaldi, senilai €54 juta. Pengusaha tersebut saat ini terjebak di Dubai.

Situasi di Parlemen Italia, juga berpotensi merembet ke Indonesia mengenai keterlibatan pihak non pemerintah dalam pengalihan dan kontrak pengadaan kapal antara Indonesia dan Italia. Sebab, dari awal memang pihak swasta sudah menunjukkan inisiatif melalui pameran Alutsista pada 2025.(den)


   Sinar Harapan  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...