Selasa, 29 Oktober 2024

TNI Bantu Penanganan Bencana Badai Kristine di Filipina

 Kirim 24 prajurit berserta 2 helikopter (dispenau)

Mabes TNI berangkatkan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Penanggulangan Bencana Alam ke Filipina pada Senin, 28 Oktober 2024.

Satgas ini ditugaskan dalam rangka membantu pemulihan wilayah yang terdampak badai tropis Kristine (Trami) di wilayah Bicol.

Dalam operasi, sebanyak menerjunkan 24 prajurit ditugaskan di bawah kendali Komandan Satgas Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya yang sehari-hari menjabat Komandan Wing Udara 4 Lanud Atang Sendjaja Bogor.

Untuk mendukung kelancaran operasi ini, Mabes TNI juga mengerahkan Alutsista helikopter Mi-17 milik TNI Angkatan Darat dan helikopter H-225M Caracal milik TNI Angkatan Udara yang akan digunakan untuk operasi evakuasi.

Selain evakuasi, alutsista ini juga berperan untik distribusi bantuan logistik, dan mendukung pemulihan wilayah terdampak.

Keberangkatan kedua helikopter ini dilakukan dari dua lokasi berbeda, yakni melalui Lanud Atang Sendjaja Bogor dan Lanumad A. Yani Semarang.

Nantinya, operasi bantuan kemanusiaan ini akan berlangsung selama 14 hari ke depan dengan difokuskan pada evakuasi korban, pemulihan infrastruktur, dan distribusi logistik di wilayah terdampak badai.

  ⍟
RMOL  

PT DI Serahkan Pesawat NC212i untuk TNI AU

 🛩 Merupakan unit keenam dari sembilan yang dipesan Pesawat NC-212i pesanan keenam dengan konfigurasi Troop Transport (PT DI)

Bertepatan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, PTDI kembali menegaskan dedikasinya dalam memperkuat semangat nasionalisme dan mendukung kemandirian bangsa melalui penyediaan Alutsista yang berkualitas, yaitu dengan mengirimkan 1 (satu) unit pesawat NC212i untuk TNI AU, yang merupakan unit ke-6 dari total 9 (sembilan) unit pesawat NC212i yang dipesan melalui kontrak pengadaan dengan Kementerian Pertahanan RI.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM, Megy Sismandany, bersama Direktur Produksi, Batara Silaban ikut meninjau persiapan dan ferry flight pesawat NC212i yang kemudian akan dioperasikan oleh Skadron Udara 4. Pesawat dengan tail number AX-2133 ini dikirim dengan konfigurasi Troop Transport yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Syamsu Alam sebagai Pilot In Command Ferry, serta Kapten Pnb Adam sebagai Copilot 1 dan Lettu Pnb Risqi Nurhafidah sebagai Copilot 2, setelah sebelumnya pesawat ini memperoleh Flight Acceptance Certificate pada tanggal 24 Oktober 2024.

Adapun kelima pesawat sebelumnya telah dikirimkan secara bertahap, 2 (dua) unit pada tahun 2023, 1 (satu) unit pada tahun 2022 dan 2 (dua) unit pada tahun 2021. Sedangkan menurut rencana, pesawat ke-7 akan dikirim pada bulan Februari 2025.

Penyerahan pesawat NC212i yang ke-6 ini merupakan salah satu bentuk kontribusi PTDI dalam mendukung Pemerintah untuk meningkatkan kemandirian industri pertahanan dalam negeri. Dengan kemampuan produksi yang terus berkembang, PTDI telah berhasil memproduksi sebanyak 124 unit pesawat NC212 series, yang tidak hanya dioperasikan oleh customer di Indonesia saja, melainkan juga oleh berbagai customer dari beberapa negara di dunia.

  🛩 PTDI  

Senin, 28 Oktober 2024

Koarmada II Latih Kemampuan Over The Horizon Target

🚀 Pada penembakan rudal Exocet (Dispen Koarmada II)

Dalam rangka mendukung Binopslat TW. IV TA 2024, Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II yang dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Rafael Dwinatu A.P., S.T., M.Tr.Hanla, mengadakan Latihan Penembakan Rudal Exocet terhadap sasaran permukaan yang berada di balik cakrawala (Over The Horizon Target).

Latihan digelar di dua tempat, yakni materi secara klasikal teoritis maupun praktek operasional dengan metode Tactical Floor Game dilaksanakan di Ruang TFG Satkor Koarmada II, serta metode Tactical Game langsung di KRI Kelas PKR dan Sigma, serta di ASTT Puslatlekdalsen Kodiklatal, pada Jumat (25/10).

Tujuan dan sasaran latihan ini untuk memberikan penyegaran dan pembelajaran, baik secara teoritis klasikal maupun praktek operasional tentang teknis, taktis dan prosedur Penembakan Rudal Exocet terhadap sasaran permukaan yang berada di balik cakrawala.

Latihan OTHT Satkor Koarmada II ini juga sejalan dengan perintah Pangkoarmada II Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo kepada seluruh satuan jajaran Koarmada II, yakni memberikan pembinaan kepada setiap prajuritnya guna mengasah dan meningkatkan kemampuan yang dimiliki oleh setiap prajurit di bidang tugas masing-masing.

 ⌼ 
Koarmada II  

Prabowo Ingin Maung Garuda Jadi Kendaraan Resmi yang Dipakai Pejabat

 Presiden Prabowo Subianto menggunakan mobil jenis MPV diproduksi khusus anti-peluru buatan PT Pindad. Maung MV3 Garuda Limousine menjadi kendaraan dinas Prabowo (Antara)
Presiden Prabowo Subianto menggunakan mobil jenis MPV berwarna putih yang diproduksi khusus anti-peluru buatan PT Pindad, saat menuju ke Istana usai dilantik di Gedung MPR. Mobil MV3 Garuda Limousine yang disebut Maung Garuda ini kembali dipakai Prabowo, seperti saat meninggalkan Akmil Magelang, Jawa Tengah.

Prabowo mengaku ingin agar mobil tersebut digunakan sebagai kendaraan resmi.

"Ya, saya inginnya seperti itu. Kehormatan bangsa, kebanggaan, sebaiknya kita bisa pakai produk kita sendiri," kata Prabowo dalam wawancara eksklusif dengan Retno Pinasti di program 'Prabowo Bicara' yang tayang di SCTV, Minggu (27/10/2024).

Dia mengaku sudah merencanakan agar kendaraan tersebut menjadi mobil resmi yang dipakai oleh menteri hingga pejabat di daerah.

"Jadi saya sudah merencanakan, kemungkinan besar nanti semua menteri, semua wakil menteri, pejabat. Mungkin tingkat gubernur, bupati, wali kota, sebaiknya menggunakan kendaraan buatan bangsa Indonesia sendiri," ucap dia.

Dia pun menambahkan alasan mengapa mobil yang kerap dipakainya selalu berwarna putih. "Ya saya suka ya. Saya suka ya warnanya cerah," tandas Prabowo.

MV3 Garuda Limousine dikembangkan khusus dari MV3 untuk kendaraan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Kendaraan ini berwarna putih dengan tampilan ekslusif dan maskulin yang memiliki proteksi tinggi serta memberikan kenyamanan dengan material berkualitas serta fitur-fitur mutakhir.

Garuda memiliki bobot 2,95 ton, dimensi panjang sekitar 5,05 m, lebar 2,06 m, tinggi 1,87 m serta desain long wheelbase yang nyaman dan lega. Kendaraan ini memiliki daya mesin 202 PS/199 HP, transmisi AT dengan 8 percepatan, dan memiliki kecepatan maksimum 100 Km/jam.

Dengan portofolio produsen alpalhankam, Pindad menerapkan proteksi kendaraan sebagai prioritas utama dengan dibekali fitur keamanan seluruh area kendaraan meliputi body dengan material composite armor yang memiliki ketahanan terhadap munisi kal. 7,62 x 51 mm NATO ball & kal. 5,56 x 45 mm M193, kaca anti peluru level B5/B6, serta dilengkapi ban berukuran R21 dengan tipe Run Flat Tyre (RFT) yang bisa tetap melaju meski mengalami kebocoran di perjalanan.

  🚗 Liputan 6  

Minggu, 27 Oktober 2024

[Global] Baykar Investasikan $ 300 juta Untuk Pengembangan Mesin Jet

🛩 Antisipasi embargo pesawat nirawak produksi Turkiye UCAV Baykar (Baykar)

Sebagai respons strategis terhadap tantangan rantai pasokan global yang meningkat, produsen pesawat nirawak Turki, Baykar, mengalokasikan kembali sumber daya untuk meningkatkan kemampuan produksi internalnya. CEO perusahaan, Haluk Bayraktar, mengumumkan investasi besar sebesar $ 300 juta selama lima tahun ke depan untuk mengembangkan mesin jet, seperti diberitakan Reuters.

Baykar telah memperoleh pengakuan internasional atas teknologi pesawat nirawaknya, khususnya model TB2 dan Akinci, yang telah digunakan oleh pasukan Ukraina untuk melawan agresi Rusia dan dalam berbagai operasi di seluruh Azerbaijan dan Afrika Utara. Lonjakan permintaan ini telah memposisikan Baykar sebagai eksportir pesawat nirawak terkemuka, dengan penjualan ke 35 negara, yang berkontribusi terhadap sekitar sepertiga dari total ekspor pertahanan dan kedirgantaraan Turki.

Selama wawancara di pameran pertahanan SAHA di Istanbul, Bayraktar menekankan urgensi mengatasi gangguan rantai pasokan, dengan menyatakan, “Dengan keberlanjutan rantai pasokan menjadi masalah utama di seluruh dunia, kami berfokus pada manufaktur internal. Bagian yang hilang adalah mesinnya, dan sekarang kami memulai proyek pengembangan kami sendiri.

Fokus awal perusahaan adalah menciptakan mesin turboprop untuk pesawat nirawak Akinci, yang diharapkan akan menyusul dengan mesin turbofan untuk Kizilelma, kendaraan tempur udara nirawak yang saat ini sedang dalam uji terbang. Saat ini, kedua pesawat nirawak tersebut mengandalkan mesin yang bersumber dari Ukraina. Baykar juga telah terlibat dalam perjanjian kerja sama dengan Ivchenko-Progress untuk mengembangkan bersama mesin turbofan.

Ke depannya, Baykar bertaruh pada masa depan kendaraan udara nirawak, membayangkan peralihan dari jet tempur berawak tradisional. Bayraktar berkomentar, “Ada 13.000 jet tempur berawak di dunia, dan kami bertaruh bahwa selama empat dekade mendatang semuanya akan menjadi otonom. Jet-jet itu akan lebih kecil, digunakan dalam misi yang lebih berisiko, dan lebih mudah diproduksi. Jumlahnya akan lebih banyak daripada jet tempur yang kita miliki saat ini.”

  🛩
  Garuda Militer  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...