Minggu, 28 Juni 2026

Indonesia Tidak Produksi KF-21 Bersama, Tapi Langsung Beli dari Korea Selatan

  Perlu dipertanyakan fungsi biaya investasi & kerjasama dengan Korsel  ?
Pesawat tempur KF-21 Boramae kursi tunggal, kemungkinan yang akan dikirimkan ke Indonesia (Jetphotos)

Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkapkan Indonesia tidak terlibat dalam produksi bersama pesawat tempur KF-21 Boramae dengan Korea Selatan.

Namun, Indonesia akan memperoleh pesawat tempur tersebut melalui skema pembelian langsung dari pemerintah Korea Selatan.

Indonesia tidak melakukan produksi KF-21 bersama, tetapi langsung membeli dari Korea,” kata Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, di Kemhan, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2026).

Rencana Indonesia untuk memiliki jet tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan memang sebelumnya belum mencapai tahap keputusan final.

Pemerintah menyatakan, prosesnya masih berada pada tahap penjajakan dan negosiasi lanjutan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigjen Rico Ricardo Sirait menegaskan pada April 2026 bahwa belum ada keputusan terkait pembelian pesawat tempur generasi baru tersebut.

Perlu kami sampaikan bahwa rencana terkait pesawat tempur KF-21 Boramae saat ini masih berada pada tahap penjajakan,” kata Rico, kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).

Pernyataan ini merespons kabar bahwa Korea Selatan siap mengirim 16 unit KF-21 sesuai permintaan Indonesia.

Dia menambahkan, realisasi kontrak sangat bergantung pada kemampuan anggaran negara dan hasil kajian kebutuhan operasional TNI.

  ★  Kompas    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...