Sabtu, 28 September 2019

Delegasi Filipina Kunjungi Pindad

Tertarik Medium TankMedium tank Harimau buatan Pindad [Pindad] ●

Delegasi Filipina yang dipimpin oleh Commanding General of Philippines Army, Letjen Macairog S. Alberto, AFP melaksanakan kunjungan ke PT Pindad (Persero) dalam rangka meninjau secara langsung Medium Tank Harimau, berbagai produk lainnya serta fasilitas produksi yang dimiliki PT Pindad (27/9). Acara tersebut juga dihadiri oleh Philippines Presidential Advisers on Military Affairs, Letjen Arthur I. Tabaquero (Retd.), Dirjen Pothan Kemhan, Bondan Tiara Sofyan, Direktur Utama, Abraham Mose, jajaran Direksi dan Komisaris Pindad.

"Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh Delegasi Terhormat Filipina serta Dirjen Pothan Republik Indonesia. Hari ini kita akan menyaksikan secara langsung Harimau Medium Tank sebagai tindak lanjut dari pertemuan dan pengujian yang telah dilakukan sebelumnya. Kami harap anda dapat mendapatkan pengalaman menyeluruh mengenai produk andalan kami" jelas Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose dalam sambutannya.

Bondan Tiara Sofyan optimis dengan kemampuan Pindad sebagai industri pertahanan terkuat dan mampu mengembangkan inovasi dan kemampuannnya. "Kami dari Kementerian Pertahanan percaya terhadap kemampuan Pindad dan mendukung penuh Pindad untuk berinovasi dalam bidang pertahanan serta penyediaan alutsista". Bondan juga mengungkapkan rasa bangga atas relasi baik yang telah terjalin antara Indonesia dan Filipina serta mengharapkan kerja sama yang lebih baik ke depannya.

Delegasi Filipina mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran Pindad. Macairog S. Alberto menyampaikan ketertarikan terhadap berbagai produk terutama kendaraan tempur yang diproduksi oleh Pindad, baik yang beroda ban maupun roda rantai. Disebutkan pula dalam paparan Abraham Mose, bahwa berbagai kendaraan tempur telah lolos dalam berbagai pengujian hingga memenuhi seluruh persyaratan dan kebutuhan Kendaraan Tempur untuk Militer Filipina. "Kami tertarik dengan produk kendaraan tempur terutama Harimau. Kedepannya kami akan mendiskusikan dengan lebih lanjut mengenai potensi kerja sama terkait dengan pengadaan hingga pengembangan kompetensi Harimau" jelas Alberto. Delegasi militer Filipina juga mengakui ketertarikan terhadap salah satu produk industrial andalan PT Pindad, yaitu Excava Amphibious.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan plant tour dan meninjau langsung berbagai produk, fasilitas produksi serta proses produksi kendaraan khusus. Kunjungan ke fasilitas produksi divisi kendaraan khusus direspon secara antusias oleh Delegasi Filipina terutama pada saat menyaksikan parade berbagai ranpur dan rantis buatan Pindad meliputi : Komodo, Anoa, Panser 8x8 dan Medium Tank Harimau. Perwakilan Delegasi Filipina juga mencoba langsung mengemudikan Medium Tank Harimau.

Selanjutnya, Delegasi Filipina meninjau berbagai produk senjata dan diakhiri dengan kegiatan menembak dengan berbagai senjata buatan Pindad, yaitu senapan SS2 V4, Pistol Mag4 dan Pistol G2.

  ★ Pindad  

Inggris Jajaki Kerja Sama Misi Perdamaian dengan Indonesia

Kepala PMPP Brigjen Victor bersama Menteri Muda Urusan Pertahanan Inggris (Courtesy Call UK Minister of State of The Ministry of Defence), H E Baroness Goldie DL di Markas PMPP, Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (27/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale ) ●

Inggris menjajaki kerja sama dengan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, dalam bidang pertahanan dan misi perdamaian dunia.

Hal tersebut terungkap dalam agenda kunjungan Menteri Muda Urusan Pertahanan Inggris (Courtesy Call UK Minister of State of The Ministry of Defence), HE Baroness Goldie DL di Markas PMPP, Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (27/9/2019).

Dalam kesempatan itu, Goldie mengaku senang bisa mengenal pusat latihan pemeliharaan perdamaian di Bogor. Meski waktu kunjungan relatif singkat, Goldie mendapat penjelasan baik dari Kepala PMPP Brigjen TNI Victor Hasudungan Simatupang.

“Kami dijelaskan secara rinci, apa yang paling penting dilakukan di pusat latihan di Indonesia dalam setiap misi pemeliharaan perdamaian dan UK (United Kingdom) sangat sekali bisa bekerja sama dengan Indonesia,” kata HE Baroness Goldie DL.

Sementara Kepala PMPP Brigjen Victor menyebut pada tahun ini akan ada kerja sama dalam bidang pelatihan perdamaian di Inggris, khusus untuk anggota perempuan.

“Latihan ini khusus perempuan. Secara garis besar latihan bersama, selain teknis kedirgantaraan, juga dokter serta kebutuhan negosiator yang akan diterjunkan dalam setiap misi nantinya,” kata Brigjen TNI Victor Hasudungan Simatupang.

Pertemuan tadi, lanjut Victor, juga diterangkan bagaimana cara pelatihan tentara perdamaian Indonesia yang diterjunkan dalam setiap misi-misi perdamaian. Inggris juga merasa tertarik bekerja sama terkait pengembangan alat utama sistem senjata (alusista).

“Untuk merealisasi rencana ke depan, kami akan kolaborsi dengan Kemhan, Kemlu, Mabes TNI dan Kantor Pertahanan UK di Indonesia,” tandas Victor Hasudungan Simatupang.

  ★ Berita Satu  

Filipina Lirik Alutsista Buatan Dalam Negeri

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_IUUN8NnHrJifyFp6xTDJph0WcRH197uh_cImkXGIWkX6t8N_34FRDH4OkDRn3GCIZdGS1iJ2Xow4hwcFNxF2i5Avo0bJPZE2rWAXwjUUG4nQqXD8QlfRgIDcdAID_tgGsLPiNO4jVayw/s400/14714537_ILSV%252C+20+units+initial+order.jpgILSV (Indonesia Light Strike Vehicle)

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) mengapresiasi kemajuan industri pertahanan dalam negeri. Indonesia mulai memasok alutsista ke sejumlah negara di ASEAN dan Afrika.

Kasubdit Promosi dan Kerja Sama Kemhan, Kolonel Iskandar mengungkapkan, industri pertahanan dalam negeri mulai memberikan kemajuan. Terbukti, sejumlah pasar di luar negeri mulai melirik produk alutsista Indonesia, salah satunya Filipina.

“Sekarang kita saksikan bahwa KSAD Filipina beserta penasihat Presidennya datang untuk melihat dan membeli produk industri dalam negeri,” kata Iskandar, Kamis (26/09/2019).

Pada kesempatan itu, Iskandar mendampingi kedatangan Commanding General of thr Philipina Army, Lt Gen Macairog Sabiniani Alberto, dan Presidential Advicer Military Affari (PAMA), Lt Gen Arthur Ibanez Tabaquero di PT Ridho Agung Mitra Abadi dan PT Jala Berikat Nusantara Perkasa, Jakarta.

Dalam kunjungan Macairong dan rombongan, rencananya Filipina akan membeli sejumlah alutsista dari Indonesia melalui PT Ridho Agung Mitra Abadi dan PT Jala Berikat Nusantara Perkasa.

Selain mobil ILSV Armored Vichicle dan ILSV VVIP, negara revolusi hijau itu juga memesan sejumlah jaket atau rompi, dan helm anti peluru.

Melanjutkan keterangannya, Iskandar memastikan, pemerintah akan terus mendukung upaya penguatan industri pertahanan dalam negeri.

 ♖ Sindonews  

Jumat, 27 September 2019

Alutsista Baru Yonzipur 9 Kostrad

M3 Amphibious Ponthonhttps://lancerdefense.files.wordpress.com/2019/09/yonzipur-9-kostrad-terima-tiga-unit-m3-26092019-ig-penkostrad-1.jpg?w=672&h=372&crop=1Yonzipur 9 Kostrad patut bangga dengan datangnya tiga unit alutsista kebanggan Korps Zeni Angkatan Darat, yaitu M3 Amphibious Ponthon. M3 Amphibious Ponthon merupakan alutsista baru milik Korps Zeni TNI AD yang berasal dari Jerman.

M3 Amphibious Ponthon, memiliki bobot 68 ton sehingga dalam pergerakannya memerlukan dukungan khusus untuk mobilitasnya. Alutsista ini diangkut menggunakan trailer dalam pergerakannya.

Yonzipur 9 Kostrad Terima Tiga Unit M3 (26092019 IG penkostrad) 3M3 Amphibious Ponthon tiba di Indonesia pada hari Senin 23 September 2019, kemudian diarahkan ke Direktorat Zeni TNI AD untuk melaksanakan pengecekan administrasi secara terpusat. Kemudian alutsista tersebut bergerak menuju Pindad dan kemudian sampai di Batalyon Zipur 9 Kostrad.

Sebelum dimasukan ke garasi khusus yang sudah disediakan oleh Yonzipur 9 Kostrad, M3 Amphibious Ponton diuji coba terlebih dahulu seluruh fungsinya, seperti transmisi, mesin dan sebagainya.

M3 Amphibious Ponthon diharapkan bisa menjadi alutsista baru andalan Korps Zeni TNI AD yang mampu mendukung gerak maju pasukan kawan dalam keadaan apapun.

 ♖ IG Penkostrad  

Panglima TNI Resmikan Kogabwilhan

https://lancerdefense.files.wordpress.com/2019/09/panglima-tni-resmikan-kogabwilhan.jpg?w=672&h=372&crop=1Panglima TNI Resmikan Kogabwilhan (TNI AU)

Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto meresmikan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) TNI I, II, dan III, di taxyway Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (27/09/2019).

Panglima TNI dalam amanatnya mengatakan, pembentukan Kogabwilhan TNI merupakan salah satu upaya pembangunan kekuatan TNI sebagai daya tangkal (detterence effect) terhadap berbagai potensi ancaman.

“Kehadiran ancaman yang dapat mengganggu kepentingan nasional tersebut perlu diantisipasi dan dicermati guna menyusun pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan, dan gelar kekuatan TNI di masa mendatang sehingga dapat bersifat adaptif,” ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, Kogabwilhan TNI juga merupakan representasi konsep kemampuan interoperabilitas TNI yang saat ini menjadi kebijakan prioritas bagi pimpinan TNI.

“Ancaman dan tantangan yang harus dihadapi bangsa Indonesia di masa mendatang akan terus berevolusi, sehingga membutuhkan keterpaduan kekuatan matra darat, laut, dan udara dalam merespon ancaman tersebut,” tegas Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga melantik Panglima Kogabwilhan I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Panglima Kogabwilhan II Marsekal Muda TNI Fadjar Prasetyo, S.E., MPP, dan Panglima Kogabwilhan III Mayor Jenderal TNI Ganip Warsito, S.E., M.M.

Sedangkan untuk kedudukan Makogabwilhan I berada di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Makogabwilhan II di Balikpapan, Kalimantan Timur, dan Makogabwilhan III di Sorong, Papua.

 Tugas Kogabwilhan TNI

Kogabwilhan TNI sendiri dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden nomor 27 tahun 2019 tentang pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan TNI yang bertugas sebagai penindak awal apabila terjadi konflik di wilayahnya baik untuk Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan sebagai kekuatan penangkal bila terjadi ancaman dari luar sesuai dengan kebijakan Panglima TNI.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E, M.M, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Ketua DPR RI, Gubernur Kepri, Gubernur Kalimantan Timur, dan para pejabat utama TNI serta kementerian dan lembaga.

 ♖ TNI AU  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...