Terima Kunjungan Atase Pertahananr Australia
Kendaaraan Tempur Bushmaster dan Hawkei Australia [Thales Australia]
Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan dari Atase Pertahanan Australia, Kolonel Micah Batt beserta asistennya Richard Swaby di Markas Besar Angkatan Darat.
Kunjungan ini dilakukan untuk menindaklanjuti tentang kerja sama pengadaan alutsista Bushmaster dari Australia Defence Force.
Dalam pertemuan ini Jenderal TNI Andika Perkasa merespon dengan melakukan rencana pembelian Bushmaster dari Australia. selain itu pihak Australia Defense Force juga berencana untuk menyediakan 15 armada Bushmaster, untuk kendaraan taktis operasional TNI Angkatan Darat.
“Jadi ini adalah sebuah gerakan yang positif dari Angkatan Pertahanan Australia. Ya Anda memberikan penawaran dan kami tertarik membeli Bushmaster dan Hawkei, disaat yang sama anda juga memberikan perhatian dengan menyediakan armada tersebut untuk kami,” ujar Kasad.
Selain membicarakan tentang kerjasama penambahan alutsista, pertemuan ini juga membicarakan tentang penanganan pandemi Covid-19 di masing-masing negara.
Atase Pertahanan Australia menyampaikan bahwa akan ada bantuan peralatan medis yang disiapkan dari Australia untuk Indonesia.
★ TNI AD
💂
Ilustrasi Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan bahwa pihaknya berhasil deteksi kapal selam China di perairannya. Foto/REUTERS★
Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan bahwa pihaknya berhasil deteksi kapal selam China di perairannya. Sebuah kapal selam yang diyakini dari China itu terlihat di perairan dekat pulau-pulau selatan Jepang. Klaim ini datang di tengah meningkatnya ketegangan maritim antara kedua negara.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan bahwa kapal selam itu terdeteksi di dekat perairan prefektur Kagoshima pada Jumat lalu.
“Angkatan Laut Jepang pada Jumat pagi mengidentifikasi sebuah kapal selam yang berlayar ke barat laut di luar perairan teritorial dekat pulau Amami Oshima, bagian dari prefektur Kagoshima,” kata kementerian itu.
“Sebuah kapal perusak China juga terlihat di sekitarnya,” sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Minggu (12/9/2021).
Dalam pernyataannya, kementerian itu mengatakan bahwa kapal-kapal itu diidentifikasi di zona yang berdekatan, yang berada di luar perairan teritorial di mana kapal-kapal diharuskan mengidentifikasi diri mereka sendiri.
Menteri Pertahanan Nobuo Kishi, jelas kementerian itu, menginstruksikan untuk mengumpulkan informasi dan menjaga terus melakukan pengawasan dengan kewaspadaan tinggi.
Tokyo sendiri telah mengeluhkan banyak gangguan oleh kapal-kapal China di perairan teritorialnya dan di dekat pulau-pulau yang disengketakan dalam beberapa tahun terakhir. (ian)
🌩 💻
Ilustrasi hacker. (Istockphoto/ Undefined)
Peretas atau hacker China dikabarkan telah menembus jaringan internal sedikitnya 10 kementerian dan lembaga pemerintah Indonesia, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN). Hal tersebut dilaporkan peneliti keamanan internet The Record, Insikt Group.
Peretasan itu dikabarkan berhubungan dengan Mustang Panda yang selama ini dikenal sebagai peretas asal China yang menargetkan kawasan Asia Tenggara.
Seperti dilansir The Record pada Jumat (10/9), peneliti Inskit pertama kali menemukan upaya peretasan tersebut pada April 2021.
Awalnya, mereka saat itu sedang mendeteksi server pengendali dan control (C&C) malware PlugX yang dioperasikan Mustang Panda. Server tersebut ternyata berkomunikasi dengan beberapa host dalam jaringan pemerintah Indonesia.
Mereka kemudian menelusuri lebih lanjut dan mengklaim hal itu telah berlangsung sejak Maret 2021. Namun, belum jelas metode serta target dari peretasan tersebut.
Peneliti Insikt Group menyatakan telah memberi tahu hal itu ke Indonesia pada Juni 2021 dan dilakukan lagi pada Juli 2021. Namun, pemerintah Indonesia disebut tidak merespons laporan itu.
BIN juga disebut menjadi salah satu target paling sensitif dari aksi peretasan itu. Mereka juga tidak merespons laporan The Record pada Juli dan Agustus 2021.
Namun, The Record menyatakan seorang sumber mengatakan pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah identifikasi dan membersihkan sistem yang diretas.
Sayangnya, peneliti Insikt beberapa hari kemudian mengonfirmasi bahwa host dalam jaringan pemerintah Indonesia Masih berkomunikasi dengan server malware Mustang Panda.
Terpisah, CNNIndonesia.com telah mencoba meminta tanggapan dari perwakilan BSSN serta Kementerian Komunikasi dan Informatika. Namun, mereka belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis.
Sementara itu, Deputi VIII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto enggan memberi tanggapan saat diminta konfirmasi oleh CNNIndonesia.com. (chri/bac)
🖥 CNN
⚓ Dalam pembangunan kapal perang dan sistem integrasi persenjataan
Penandatanganan kerjasama PT PAL Indonesia dengan PT Lundin Industry Invest untuk pengembangan kerka sama strategis dalam pembangunan kapal perang dan sistem integrasi persenjataan. [ANTARA/HO-PT PAL Indonesia] ⚓
PT PAL Indonesia menggandeng PT Lundin Industry Invest, yakni badan usaha bidang pembangunan dan perbaikan kapal composite yang diakui dalam dan luar negeri, untuk bekerja sama strategis dalam pembangunan kapal perang dan sistem integrasi persenjataan.
CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod dalam siaran persnya, Sabtu di Surabaya mengatakan kerja sama strategis ini merupakan wujud dari implementasi rencana pemerintah melalui Kementerian Pertahanan, untuk melaksanakan modernisasi menyeluruh terhadap alutsista khususnya matra laut.
Lingkup kerja sama kedua perusahaan meliputi pembuatan kapal serta persenjataan kapal perang.
Pemilik PT Lundin Industry Invest, John Lundin mengakui, PT PAL Indonesia selama ini telah menjadi salah satu panutan, dan dengan keterbatasan kemampuan dari Lundin sangat perlu untuk belajar lebih banyak dari PT PAL.
Ia mengatakan, kerja sama dan kunjungan dari PT Lundin ke PT PAL Indonesia merupakan kunjungan balasan untuk PT PAL Indonesia yang telah berkunjung ke Banyuwangi 3 September 2021.
Sementara itu, penandatanganan MoU dilakukan Lizza Lundin, selaku CEO PT Lundin dan dari pihak PT PAL Indonesia (Persero) CEO Kaharuddin Djenod.
Kunjungan dihadiri Direksi dan Komisaris PT Lundin yakni John Lundin selaku owner, Lizza Lundin selaku Direktur, dan komisaris serta manager produksi.
Usai penandatanganan, dilanjutkan dengan tinjauan lapangan, berkeliling menilik proyek-proyek yang sedang berlangsung di PAL yakni pembangunan Kapal BRS-2 dan pemasangan instalasi dalam Kapal BRS-1.
Kemudian dilanjutkan ke area pembangunan Barge Mounted Power Plant (BMPP), area Pembangunan Kapal Perang yakni Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 meter, serta ke area pemeliharaan dan perbaikan kapal-kapal, salah satunya Overhaul Kapal Selam KRI Cakra401.
➶ Di tengah serangan Houthi
Sistem pertahanan rudal Patriot Amerika Serikat. [Foto/REUTERS] ★
Amerika Serikat (AS) telah menarik sistem pertahanan rudal dan baterai rudal Patriot yang paling canggih dari Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir. Penarikan ini dilakukan saat Arab Saudi tengah menghadapi serangan udara dari kelompok pemberontah Yaman, Houthi.
Citra satelit yang dianalisis oleh The Associated Press (AP) pada akhir Agustus menunjukkan beberapa baterai dikeluarkan dari daerah tersebut, meskipun aktivitas dan kendaraan masih dapat terlihat di sana. Gambar satelit resolusi tinggi Planet Lab yang diambil pada Jumat kemarin menunjukkan bantalan baterai di lokasi itu kosong, tanpa aktivitas yang terlihat.
Penempatan kembali sistem pertahanan rudal AS telah dikabarkan selama berbulan-bulan, sebagian karena keinginan untuk menghadapi apa yang disebut para pejabat AS sebagai "konflik kekuatan besar" dengan China dan Rusia. Namun, penarikan itu terjadi tepat saat serangan drone Houthi di Arab Saudi melukai delapan orang dan merusak sebuah pesawat jet komersial di bandara kerajaan di Abha. Arab Saudi telah terkunci dalam perang dengan Houthi sejak Maret 2015.
AS menempatkan sistem pertahanan udara dan beberapa ribu tentara di Pangkalan Udara Pangeran Sultan di luar Riyadh sejak 2019. Itu dilakukan setelah serangan drone menghantam jantung produksi minyak Arab Saudi. Serangan itu, meskipun diklaim oleh pemberontak Houthi Yaman, tampaknya dilakukan oleh Iran, menurut para ahli dan puing-puing fisik yang ditinggalkan. Teheran telah membantah meluncurkan serangan itu, meskipun latihan pada bulan Januari lalu memperlihatkan pasukan paramiliter Iran menggunakan pesawat tak berawak serupa.
Tepat di barat daya landasan pacu pangkalan udara, area seluas 1 kilometer persegi terlihat baterai rudal Patriot stasiun pasukan Amerika, serta satu unit Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) yang canggih, menurut gambar satelit dari Planet Labs Inc. THAAD dapat menghancurkan rudal balistik di ketinggian yang lebih tinggi daripada Patriot.
Juru bicara Pentagon John Kirby mengakui penempatan kembali aset pertahanan udara tertentu setelah menerima pertanyaan dari AP. Namun ia mengatakan AS mempertahankan komitmen luas dan dalam untuk sekutu Timur Tengahnya.
“Departemen Pertahanan terus mempertahankan puluhan ribu pasukan dan postur kekuatan yang kuat di Timur Tengah yang mewakili beberapa kekuatan udara dan kemampuan maritim kami yang paling maju, untuk mendukung kepentingan nasional AS dan kemitraan regional kami,” kata Kirby seperti dikutip dari AP, Sabtu (11/9/2021).
Dalam sebuah pernyataan kepada AP, Kementerian Pertahanan Saudi menggambarkan hubungan kerajaan Teluk itu mengakui penarikan sistem pertahanan rudal AS. Meski begitu, Arab Saudi menggambarkan hubungannya dengan AS dengan kata-kata kuat, lama dan bersejarah. Dikatakan bahwa militer Arab Saudi mampu mempertahankan tanah, laut dan wilayah udaranya, serta melindungi rakyatnya.
“Penempatan kembali beberapa kemampuan pertahanan Amerika Serikat yang bersahabat dari kawasan dilakukan melalui pemahaman bersama dan penataan kembali strategi pertahanan sebagai atribut penyebaran dan disposisi operasional,” bunyi pernyataan itu.
Terlepas dari jaminan itu, Pangeran Saudi Turk al-Faisal, mantan kepala intelijen kerajaan yang pernyataan publiknya sering mengikuti pemikiran keluarga penguasa Al Saud, telah menghubungkan penyebaran rudal Patriot secara langsung dengan hubungan Amerika dengan Riyadh.
“Saya pikir kita perlu diyakinkan tentang komitmen Amerika,” kata sang pangeran kepada CNBC dalam sebuah wawancara yang ditayangkan minggu ini.
“Sepertinya, misalnya, tidak menarik rudal Patriot dari Arab Saudi pada saat Arab Saudi menjadi korban serangan rudal dan serangan pesawat tak berawak – tidak hanya dari Yaman, tetapi dari Iran,” imbuhnya.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, dalam tur ke Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir, telah dijadwalkan untuk menyambangi Arab Saudi tetapi perjalanan itu dibatalkan karena apa yang disebut pejabat Amerika sebagai masalah penjadwalan. Arab Saudi menolak untuk membahas mengapa perjalanan Austin tidak terjadi setelah penarikan pertahanan rudal.
Arab Saudi mempertahankan baterai rudal Patriotnya sendiri dan biasanya menembakkan dua rudal ke target yang masuk. Itu menjadi proposisi mahal di tengah kampanye Houthi, karena setiap rudal Patriot berharga lebih dari USD 3 juta. Kerajaan juga mengklaim mencegat hampir setiap rudal dan drone yang diluncurkan ke kerajaan, tingkat keberhasilan yang sangat tinggi yang sebelumnya dipertanyakan oleh para ahli. (ian)