Jumat, 28 Maret 2014

[MNEK 2014] Russian Pacific Fleet ships to take part in Komodo naval exercise

Russian Pacific Fleet ships to take part in Komodo naval exerciseA squadron of Russia’s Pacific Fleet ships will call at the Singapore Strait on March 28 to take part in the Komodo multilateral naval exercise under the command of Indonesia, Eastern Military District spokesman, Captain First Rank Roman Martov says.

"The coastal part of the drills will take place in Indonesia’s port of Batam, where servicemen from sixteen countries will coordinate their actions at sea and at land. The active phase of the manoeuvres will be held in the southern part of the South China Sea on April 1-2," Martov said on Thursday, adding that multinational forces would master search and rescue operations at sea and hold communications training.

"Auxiliary ships of the Pacific Fleet will be engaged in the tugging of a broken ship. The training in providing assistance to population in liquidating tsunami effects ashore will conclude the exercise, engaging units of naval infantry from Russia’s Pacific Fleet," he said.

Moreover, Russia’s Pacific Fleet ships plan to hold helicopter drills with their partners from the Asia-Pacific Region.

The squadron of Russian ships, including the Marshal Shaposhnikov anti-submarine destroyer, the Irkut tanker and the Alatau service ship, left Vladivostok in Russia’s Far East in mid-March.

  ♞ Voice of Russia  

[World News] Pesawat Kargo Angkatan Udara India Jatuh, 5 Orang Tewas

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLBY-9XHjs04JqC8qPZfntzFKPwzJNqoS_d4hGZqXTA_DVINJNcIj9pLaRHQRaxptpRFvPmiGbaX_W05xVoD9siKcwkUalTMrIuE_jBI9bExkmcvYFVnIdUlb0VxTqCP2LKnhYK33w7i2a/s1600/IAF+C-130J.jpgNew Delhi ☆ Sebuah pesawat kargo militer India, Hercules C-130J, yang membawa lima kru di luar sebuah kota di India tengah jatuh, Jumat (28/3/2014), kata seorang juru bicara Angkatan Udara India.

Kapten Gerard Galway mengatakan, Angkatan Udara India sedang memeriksa kecelakaan yang terjadi di pinggiran kota Gwalior di negara bagian Madhya Pradesh itu. "Operasi penyelamatan sedang berlangsung. Kami berupaya untuk mencari korban," katanya kepada kantor berita AFP.

Namun, jaringan televisi berita India, NDTV, mengatakan, kelima awak pesawat itu tewas dalam kecelakaan tersebut.

Pesawat itu dalam penerbangan rutin dan lepas landas dari sebuah pangkalan udara di kota wisata Agra.

India membeli enam pesawat angkut militer buatan AS itu senilai sekitar 1,1 miliar dollar AS pada 2011. India baru-baru ini mengerahkan salah satu dari pesawat tersebut untuk ambil bagian dalam pencarian dan operasi penyelamatan terhadap pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 yang hilang.

  ♞ Kompas  

Pramono Bantah Habibie soal Tank Leopard

http://img593.imageshack.us/img593/4552/m7sfh.jpgJakarta ☆ Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Pramono Edhie Wibowo angkat bicara, membantah kritik Presiden ketiga RI BJ Habibie soal pembelian tank Leopard oleh bekas kesatuannya itu. Dia berpendapat penilaian Habibie tak tepat.

"Kalau Pak Habibie bilang tank Leopard keberatan berton-ton dan nggak ada jembatan yang mampu dilalui tank ini, saya tanya semenjak tank itu datang ke Indonesia apa ada jembatan yang ambruk?" ujar Pramono di Jakarta, Jumat (28/3/2014). Sebelumnya, Habibie mengatakan, tank Leopard tak cocok dengan karakteristik Indonesia.

Pembelian 116 tank Leopard bekas dari Jerman terjadi saat Pramono menjabat KSAD. Sejak tank-tank itu tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, dibawa ke Mako Kopassus di Cijantung, dan kemudian dipamerkan di Kemayoran, Pramono mengaku langsung memeriksa apakah ada jembatan yang ambruk karena dilewati Leopard.

"Tidak ada yang ambruk. Saya pun bertanya, Pak Habibie ini kenapa menghina Kementerian PU Indonesia yang buat jembatan? Jangan selalulah membangga-banggakan produk asing," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini.

Selain itu, Pramono pun menepis pandangan Habibie yang menyatakan Indonesia tak membutuhkan Leopard karena tank ini dirancang untuk gurun pasir. Dia mengatakan, negara-negara seperti Brasil, Singapura, Belanda, dan Jerman yang tak punya gurun pasir juga menggunakan Leopard.

Pramono menambahkan, sekarang tak kurang dari 15 negara memiliki Leopard. Menurut dia, keberadaan tank tersebut akan sangat berguna bagi pertahanan Indonesia dalam situasi genting.

Diberitakan sebelumnya, Habibie mengkritik keputusan Kementerian Pertahanan membeli tank Leopard. Menurut dia, tank Leopard tak cocok sebagai alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indonesia.

"Kita impor tank Leopard itu untuk apa? Itu kan untuk negara padang pasir, bukan negara maritim," papar Habibie saat memberikan pidato penutup dalam seminar Uji Publik Capres 2014: Mencari Pemimpin Muda Berkualitas di The Habibie Center, di Jakarta, Rabu (26/3/2014). "Skenario perang berubah. Sekarang pembuat tank itu mencari orang yang mau bayar besi tuanya. Pakai dong otaknya," ujar Habibie. Terlebih lagi, lanjut dia, tank tersebut memiliki berat mencapai 60 ton.

Alat seberat itu, menurut Habibie, tidak akan cocok dioperasikan di Indonesia. "Belum tentu bisa lewat jembatan, tidak kuat nanti jembatannya. Dan, saya dengar akan datang langsung 120 (buah), mau taruh di mana?" ujarnya.

Habibie meyakini Kementerian Pertahanan sudah mengetahui kondisi- kondisi teknis itu. Namun, menurut dia, Kemenhan sepertinya lebih mementingkan unsur ekonomi dibandingkan unsur teknis dari pembelian tank itu.

  ♞ Kompas  

SBY cancels attending Komodo exercise

Batam ☆ President Susilo Bambang Yudhoyono has canceled a planned visit to the 2014 Multilateral Naval Exercise Komodo, which is to be held in waters around Batam and the Riau Islands, starting on March 29.

Indonesian Navy Western Fleet Comand chief spokesman Lt. Col. Agus Cahyono told The Jakarta Post on Thursday that Coordinating Political, Legal and Security Minister Djoko Suyanto would attend in Yudhoyono’s absence.

“We do not know the reason, the President is the President,” Agus said.

He added that despite the President’s presence, the exercise would go ahead as planned and some of the participants had been arriving in Batam.

The Chinese Navy’s landing platform dock, Changbai Shan, with 420 personnel, has anchored in Batam waters as well as the Royal Brunei Navy’s offshore patrol vessel KDB Darulehsan and the Philippine Navy’s corvette BRP Ramon Alcaraz, with 120 personnel each.

The Indonesian Navy will deploy 18 warships in the exercise.

“We will conduct a simulation where the Natuna and Anambas Islands are stricken by natural disasters,” Agus said.

“Each navy will coordinate on the integrated handling of the disasters.”

Agus said such an exercise was the first of its kind to take lessons from the 2004 Aceh tsunami, when the intentions of many countries to help did not consist of good coordination. He added that the exercise would be held every two years.

“The exercise focuses on disasters only. We focus on how to mitigate disasters in the context of navy-to-navy cooperation,” he said.

Some 28 warships with almost 4,500 personnel from 17 countries will take part in the exercise.

The participants are 10 ASEAN country members and their partners, China, Japan, India, New Zealand, Russia, South Korea and the US.

  ♞ The Jakarta Post  

Latihan Gaper 2014 Ditutup Danlanud Abd Saleh

Latihan Garuda Perkasa (Gaper) tahun 2014 Lanud Abd Saleh yang dibuka sejak 7 hari yang lalu, hari ini Kamis (27/3), ditutup oleh Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Gutomo, S.IP., diikuti oleh seluruh pejabat dan anggota Lanud Abd Saleh serta para peserta Latihan Garuda Perkasa termasuk Brigade Anjing, mobil Pemadam Kebakaran (PK), dan mobil BMP, bertempat di Taxy Way Skadron Udara 32 Wing 2 Lanud Abd Saleh.

Danlanud Abd Saleh dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Latihan yang dapat berjalan dengan aman, baik, dan lancar. Secara umum Latihan Garuda Perkasa 2014 ini sudah berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

Namun demikian bagi Peserta Latihan jangan cepat merasa puas dengan hasil Latihan yang dicapai, agar dapat ditingkatkan lagi pada Latihan-Latihan yang akan datang, karena Latihan ini merupakan tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tugas yang dipercayakan Komando Atas kepada Lanud Abd Saleh.

Dengan berakhirnya Latihan ini, para Peserta Latihan telah teruji, secara fisik, mental, kemampuan maupun keterampilan untuk merencanakan dan melaksanakan tugas-tugas operasi maupun dukungannya, sehingga dengan Latihan tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan kesiagaan operasional Lanud Abd Saleh di dalam melaksanakan tugas yang diembannya.

  ♞ TNI  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...