.png)
Dua pilot uji dari TNI AU foto bersama insinyur Indonesia di fasilitas uji KAI Korea Selatan. (Foto:Ist) ★
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI), M. Herindra, pada hari Jumat (27/1) memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Tindak Lanjut Pembayaraan Program Pengembangan Pesawat KFX/IFX – kini dikenal dengan KF-21/Boramae/IF-X). Adapun pertemuan dilakukan sehubungan dengan posisi Wamenhan sebagai Sekretaris Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP); hal mana juga para peserta rapat yang hadir merupakan representasi dari struktur organisasi KKIP.
Sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang berkomitmen untuk terus melanjutkan program kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan ini, Wamenhan Herindra pun kembali menegaskan bahwa Program Pengembangan KFX/IFX merupakan program nasional, sehingga komitmen terhadap mekanisme Cost Share Agreement (CSA) seharusnya menjadi tanggung jawab bersama dari seluruh Kementerian yang terkait.
Adapun Kementerian terkait sebagaimana merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) No. 136/2014 tentang Program Pengembangan Pesawat Tempur IF-X adalah Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Ristek, Panglima TNI, dan Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas). Masih merujuk pada Perpres No. 136/2014, yaitu Bab V tentang Pendanaan (Pasal 23), maka pendanaan bagi CSA ini dibebankan kepada APBN sesuai dengan kemampuan keuangan negara.
Dalam Rapat Koordinasi yang dilakukan, Wamenhan M. Herindra berharap agar para peserta yang mewakili instansi masing-masing dapat memberikan masukan dan pandangan serta rekomendasi yang akan disampaikan kepada Menhan RI, untuk selanjutnya akan dilaporkan kepada Presiden RI.
Cuma Keluhkan Birokrasi
Menhan ujicoba Maung V3 [Pindad] ★
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengeluhkan birokrasi pencairan anggaran pertahanan di saat persentasenya yang termasuk yang paling kecil di Asia.
Hal itu dikatakannya saat memberikan pengarahan kepada 2.000 orang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodam I/Bukit Barisan di Medan, Jumat (27/1).
Mulanya, ia menyinggung masalah anggaran pertahanan yang terbilang kecil bagi negara seluas RI.
"Walaupun saya sampaikan Kementerian Keuangan, kepada DPR bahwa anggaran pertahanan kita termasuk salah satu yang paling kecil di Asia. Pengeluaran untuk pertahanan Indonesia sekarang kurang dari 1 persen dari produksi domestik bruto," kata dia.
Menurut Prabowo, anggaran pertahanan Indonesia bahkan di bawah negara Malaysia. Ia pun berandai-andai soal kenaikan anggaran yang bisa membuat peningkatan gaji prajurit TNI.
"Untuk pertahanan kita termasuk paling rendah di bawah Singapura di bawah Thailand. Di bawah Vietnam, di bawah Malaysia, kita hanya 0,8 persen. Kalau sama dengan Malaysia saja, berarti anggaran kita naik tiga kali. Kalau naik tiga kali, kalian pasti sumringah, pasti kalian senyum kalau naik tiga kali anggaran, berarti gaji kalian bisa naik," urainya.
Menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, Presiden Jokowi sempat ingin menaikkan anggaran pertahanan Indonesia. Sayangnya saat itu pandemi Covid-19 menghancurkan perekonomian dunia. Akibatnya anggaran negara lebih banyak dihabiskan untuk penanganan kesehatan.
"Tapi pas mau menaikkan datang pandemi Covid-19, suatu ancaman yang sangat dahsyat yang menghentikan perekonomi dunia selama 3 tahun," sebutnya.
Setelah dilakukan pengkajian, lanjutnya, ternyata biaya yang cukup besar lebih dibutuhkan untuk pembangunan dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
"Setelah kita kaji, ternyata memang pertahanan negara yang diperlukan sangat besar dan karenanya negara kita masih menghadapi tuntutan untuk melaksanakan pembangunan dan untuk menghilangkan kemiskinan," ungkapnya.
Dengan situasi tersebut, kata Prabowo, ia pun tak bisa menuntut kenaikan anggaran pertahanan Indonesia. Hanya saja, ia meminta agar anggaran tersebut cepat direalisasikan.
"Kita tak menuntut anggaran pertahanan harus naik, sebagai Menhan saya menyampaikan ke Menkeu saya tidak minta anggaran pertahanan tidak naik di atas 0,8 persen, tapi saya minta anggarannya cepat diturunkan," tegasnya.
Masalahnya, kata dia, ada kerumitan pencairan anggaran pertahanan di Kementerian Keuangan RI.
"Jangan anggaran itu tertahan oleh birokrasi, oleh kertas ini itu. Kadang kadang minta apapun birokrasi. Dapat izin satu saja bisa berbulan bulan. Itu saja saya minta dari Menkeu. Jangan anggaran itu ditahan tahan. Itu yang saya minta," bebernya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terus mendukung Kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda) untuk bisa menjaga momentum pemulihan dan transisi menuju normal.
"APBN fleksibel mengikuti tantangan yang dihadapi oleh negara kita sehingga kami berharap di tahun 2023 Indonesia tetap melanjutkan pemulihan ekonomi. Maka dari itu kami optimis, namun tetap menjaga stabilitas dan mengurangi kesenjangan," ujar dia dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Kamis (26/1) dikutip dari Antara.
Ia merinci alokasi anggaran berdasarkan fungsinya; anggaran kesehatan 2023 mencapai Rp 178,7 triliun; anggaran pendidikan Rp 612,2 triliun; anggaran perlindungan sosial Rp 476 triliun.
Selain itu, anggaran ketahanan pangan Rp 104,2 triliun; anggaran ketahanan energi Rp 341,3 triliun; anggaran infrastruktur Rp 392,1 triliun.
Sementara, anggaran pertahanan keamanan mencapai Rp 316,9 triliun yang disalurkan melalui belanja pemerintah pusat. (fnr/arh)
Kibarkan Merah Putih
(UN Peace Keeping) ●
Tim penembak Satgas Batalyon Mekanis TNI XXIII-P/UNIFIL mewakili Kontingen Garuda UNIFIL berhasil menjuarai SASCO Small Arms Shooting Competition (SASCO) 2023 yang diselenggarakan oleh UNIFIL di Naqoura Firing Range, UNIFIL HQ, Lebanon, Jumat (27/01/2023).
Dalam keterangan tertulis Komandan Kontingen Garuda XIII-P UNIFIL Kolonel Inf Firkri Ferdian, Sabtu (28/1/2023), kejuaraan SASCO merupakan kejuaraan menembak senjata ringan tahunan yang diikuti oleh seluruh TCC Troops Contributing Country (TCC) pada misi UNIFIL, antara lain Prancis, Spanyol, Finlandia, Italy, Irlandia, Ghana, Tanzania, Malaysia, Korea Selatan, China, India, Nepal, Sri Lanka, serta Perwakilan dari Lebanese Armed Force (LAF).
Kolonel Fikri Ferdian menjelaskan, kompetisi yang berlangsung selama tiga hari ini terbagi menjadi dua babak yaitu babak penyisihan dan babak final. Dengan peraihan 1664 poin Kontingen Indonesia berhasil meraih peringkat pertama di ikuti oleh Kontingen Korea Selatan di peringkat kedua dengan peraihan 1585 poin serta diperingkat ketiga diraih oleh Kontingen India dengan peraihan 1445 poin.
Dengan pencapaian ini mengukuhkan Kontingen Indonesia sebagai juara bertahan pada kerjuaraan SASCO karena pada tahun sebelumnya Kontingen Indonesia juga meraih juara mengalahkan negara – negara lain yang tergabung dalam misi UNIFIL.
“Saya mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada Prajurit kita karena telah mengharumkan nama bangsa melalui kejuaraan ini, dengan pencapaian ini dapat menjadikan prajurit TNI lebih dikenal dimata dunia,” ungkap Kolonel Inf Fikri Ferdian.
Dirinya berharap, selain sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon Selatan, Kontingen Garuda UNIFIL juga dapat berinteraksi dan menjaga hubungan kemitraan dengan kontingen perdamaian dari berbagai negara melalui event-event yang digelar UNIFIL. (Dispenad)
Para militan Kurdi berencana meledakkan pusat industri pertahanan sensitif di Isfahan
Serangan drone menyasar situs militer Iran. (Foto/Al Arabiya) ★
Ledakan keras terdengar di sebuah pabrik militer di pusat Kota Isfahan, Iran. Ledakan ini berasal dari serangan pesawat tak berawak (drone) yang gagal menyerang.
"Salah satu (drone) terkena pertahanan udara dan dua lainnya terjebak dalam jebakan pertahanan dan meledak. Serangan yang gagal ini tidak menyebabkan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan kecil pada atap bengkel," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Iran, IRNA.
Kantor berita Iran sebelumnya melaporkan ledakan keras itu dan memuat video yang menunjukkan kilatan cahaya di pabrik, yang diidentifikasi sebagai pabrik amunisi. Selain itu, ada rekaman video kendaraan darurat dan truk pemadam kebakaran di luar pabrik.
Pada Juli, Iran mengatakan telah menangkap tim sabotase yang terdiri dari militan Kurdi yang bekerja untuk Israel. Mereka berencana meledakkan pusat industri pertahanan 'sensitif' di Isfahan.
Pengumuman itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Israel atas program nuklir Teheran. Israel mengatakan, Iran sedang berusaha mengembangkan senjata nuklir. Namun Teheran menyangkal tuduhan itu.
"(Serangan) tidak mempengaruhi instalasi dan misi kami, dan tindakan membabi buta seperti itu tidak akan berdampak pada kelanjutan kemajuan negara," kata pernyataan Kementerian Pertahanan Iran.
Dalam beberapa tahun terakhir, ada sejumlah ledakan dan kebakaran di sekitar fasilitas militer, nuklir, dan industri Iran. Pada 2021, Iran menuduh Israel menyabotase situs nuklir utamanya, Natanz. Iran bersumpah akan membalas dendam atas serangan itu.
Ledakan di situs-situs sensitif Iran menimbulkan kekhawatiran di tengah ketegangan atas program nuklir Teheran dengan Israel dan Amerika Serikat. Israel telah lama mengancam tindakan militer terhadap Iran, jika pembicaraan tidak langsung antara Washington dan Teheran gagal menyelamatkan pakta nuklir 2015.
Pengiriman Tank ke Ukraina Dinilai Akan Perpanjang Konflik. (FOTO/EPA) ★
Keputusan sejumlah negara Barat untuk mengirim tank dan kendaraan lapis baja ke Ukraina dinilai akan memperpanjang konflik. Dengan berlarut-larutnya konflik, maka diyakini akan lebih banyak jatuh korban jiwa, terutama warga sipil.
Seorang delegasi majelis tinggi Parlemen Jepang, anggota oposisi Partai Inovasi Jepang, Muneo Suzuki berpendapat, pengiriman tank ke Ukraina akan membuat konflik berlarut-larut dan menimbulkan lebih banyak korban.
“Jerman membuat keputusan untuk memberikan 14 (tank) Leopard 2 kepada Ukraina. Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa Amerika Serikat juga akan memasok tank M1 Abrams,” kata Suzuki, seperti dikutip dari TASS, Jumat (27/1/2023).
“Satu hal yang pasti dapat dikatakan bahwa perang akan berkepanjangan dan jumlah korban akan tumbuh karena Barat menyediakan senjata tersebut dengan korban sebagian besar adalah anak-anak, wanita dan orang tua," tulisnya di blognya pada hari Jumat.
Anggota parlemen sekali lagi meminta Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan para pemimpin dunia lainnya untuk melakukan upaya untuk menyelesaikan situasi di sekitar Ukraina secara damai. Ia mencontohkan Jepang yang menurutnya terlambat menyerah pada Perang Dunia II.
"Seandainya Jepang menyerah enam bulan sebelumnya, baik pemboman Tokyo, maupun pertempuran Okinawa atau, terlebih lagi, pemboman nuklir Hiroshima dan Nagasaki tidak akan terjadi," pungkasnya.
Pendapat serupa juga diapungkan Presiden Kroasia, Zoran Milanovic. "Ini hanya akan memperpanjang perang. Jika AS dan Rusia tidak dapat mencapai kesepakatan, yang tidak ada di depan mata, perang tidak akan berakhir," kata Milanovic.
Milanovic mengatakan negara-negara anggota Uni Eropa tidak akan pernah ambil bagian dalam masalah ini. "Menurut beberapa orang, Perang Dunia III telah dimulai. Saya akan menghindari masalah ini. Sedangkan untuk tank, tank Rusia dan tank AS sama-sama bisa terbakar," katanya. (esn)
Polandia Siap Kirim 60 Tank Tempur
Polandia, salah satu negara NATO, siap mengirim 60 tank tempur modern tambahan ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia. (Foto/REUTERS)
Polandia, salah satu negara NATO, siap mengirim 60 tank tempur tambahan ke Ukraina selain 14 tank Leopard 2 buatan Jerman yang telah dijanjikannya. Itu akan menjadi pasokan tank terbanyak dari anggota aliansi kepada Kiev untuk melawan invasi Rusia.
Itu disampaikan Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki kepada CTV News.
Warsawa, yang telah memposisikan dirinya sebagai salah satu sekutu setia Kiev, telah meminta Jerman untuk mengirim tank Leopard 2 ke Ukraina dan mengizinkan negara lain untuk melakukannya juga. Permintaan itu telah disetujui Berlin pada hari Rabu.
“Polandia mengirimkan 250 tank sebagai negara pertama setengah tahun lalu atau bahkan lebih dari itu,” kata Morawiecki kepada CTV News yang dilansir Reuters, Sabtu (28/1/2023).
Pada April tahun lalu, dua bulan setelah Rusia menginvasi Ukraina, Polandia mengatakan telah mengirim tank untuk membantu Kiev menangkis serangan Moskow.
“Saat ini, kami siap mengirim 60 tank modern kami, 30 di antaranya PT-91. Dan di atas tank-tank itu, 14 tank, tank Leopard 2, dari yang kami miliki.”
PT-91 adalah tank tempur buatan Polandia yang mulai beroperasi pada 1990-an. Itu dikembangkan dari tank T-72 era Soviet.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, melalui Twitter, berterima kasih kepada Polandia atas keputusan untuk memasok tank tambahan. "Bersama kita akan menang!" tulis Zelensky.
Kanada pada hari Kamis mengumumkan akan mengirim empat tank tempur Leopard 2 ke Ukraina. Norwegia juga mengatakan akan mengirim tank Leopard, sementara Spanyol mengatakan terbuka untuk menyediakannya.
Ukraina mengatakan membutuhkan ratusan tank Leopard 2 untuk mengusir pasukan Rusia dari wilayahnya.
Pada hari Jumat, Wakil Menteri Pertahanan Polandia Marcin Ociepa mengatakan kepada penyiar RMF FM bahwa butuh waktu sekitar tiga bulan untuk membuat tank Leopard 2 sampai ke Ukraina.
"Tergantung negara mana yang kita bicarakan, tapi saya perkirakan bahwa kita berbicara sekitar seperempat...sampai tank-tank itu benar-benar berada di wilayah Ukraina dan berperang," katanya. (min)
♞ sindonews