Kirim Instruktur Belajar ke Marinir
Prajurit Marinir Indonesia bersama Marinir AS mengikuti latihan perang hutan di Hutan Tumpang Pitu, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (13/6/2021). (HO-Dispen Kormar, Serma Mar Kuwadi)
Korps Marinir TNI AL bakal kedatangan rombongan instruktur militer asal Belanda. Para prajurit Negeri Kincir Angin tersebut sengaja datang untuk berguru teknik bertahan hidup di hutan (jungle survival) dan taktik perang hutan (jungle warfare) milik Marinir Indonesia.
Rencana pengiriman instruktur tempur ini muncul saat Atase Pertahanan Kerajaan Belanda Kolonel Hans van Reenen menemui Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Endi Supardi di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel (Mar) Rana Karyana membenarkan rencana kedatangan tim pelatih militer dari Belanda tersebut.
“Dua hingga tiga instruktur jungle training dari Marinir Belanda dijadwalkan datang untuk mempelajari secara langsung kemampuan jungle survival dan perang hutan yang menjadi keunggulan Korps Marinir kita,” kata Rana, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Sabtu (3/10).
Selain mengirim instruktur, Belanda dan Marinir TNI AL berencana membentuk wadah diskusi khusus antarsatuan bernama Marines-to-Marines Talk. Forum ini disiapkan untuk memperlancar pertukaran perwira, kunjungan pimpinan, hingga latihan bersama antarkorps.
Di luar agenda militer, delegasi Belanda juga berencana memboyong pasukannya untuk ikut ajang jalan santai lintas budaya Jogja International Heritage Walk di Yogyakarta untuk mempererat hubungan antarprajurit.
Prajurit Marinir Indonesia bersama Marinir AS mengikuti latihan perang hutan di Hutan Tumpang Pitu, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (13/6/2021). (HO-Dispen Kormar, Serma Mar Kuwadi)Korps Marinir TNI AL bakal kedatangan rombongan instruktur militer asal Belanda. Para prajurit Negeri Kincir Angin tersebut sengaja datang untuk berguru teknik bertahan hidup di hutan (jungle survival) dan taktik perang hutan (jungle warfare) milik Marinir Indonesia.
Rencana pengiriman instruktur tempur ini muncul saat Atase Pertahanan Kerajaan Belanda Kolonel Hans van Reenen menemui Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Endi Supardi di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel (Mar) Rana Karyana membenarkan rencana kedatangan tim pelatih militer dari Belanda tersebut.
“Dua hingga tiga instruktur jungle training dari Marinir Belanda dijadwalkan datang untuk mempelajari secara langsung kemampuan jungle survival dan perang hutan yang menjadi keunggulan Korps Marinir kita,” kata Rana, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Sabtu (3/10).
Selain mengirim instruktur, Belanda dan Marinir TNI AL berencana membentuk wadah diskusi khusus antarsatuan bernama Marines-to-Marines Talk. Forum ini disiapkan untuk memperlancar pertukaran perwira, kunjungan pimpinan, hingga latihan bersama antarkorps.
Di luar agenda militer, delegasi Belanda juga berencana memboyong pasukannya untuk ikut ajang jalan santai lintas budaya Jogja International Heritage Walk di Yogyakarta untuk mempererat hubungan antarprajurit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.