Selasa, 29 Desember 2020

Kasau Periksa Rantis ILSV J-Force Korpaskhas

Rantis ILSV J-Force Korpaskhas dengan RCWS Adunok ★

K
asau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, SE, MPP, memeriksa Kendaraan Taktis (Rantis) Korpaskhas jenis Indonesian Light Strike Vehicle (ILSV) J-Force di Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (28/12/2020).

Perlengkapan yang periksa meliputi bagian persenjataan, alat komunikasi, dan sarana pendukungnya.

Kendaraan ini mampu melaksanakan misi penyerangan, pengintaian, komunikasi, patroli jarak jauh, dan bantuan kemanusiaan.

Rantis ILSV J-Force, karya anak bangsa pabrikan PT. Jala Berikat Nusantara Perkasa dan didukung PT.Dirgantara Indonesia ini, juga dilapisi plat baja pelindung yang dapat menahan amunisi.

Turut hadir mendampingi Kasau, Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, SH, MDS, para Asisten Kasau, Dankorpaskhas, Kadispenau, dan para pejabat di jajaran Korpaskhas. (*/Zul)

  ♞
Medan Ekspres  

[Video] N219 Berhasil Mendapatkan Certifikat dari Kementrian Perhubungan

✈ Diposkan Wildan Firdaus


  ✈ Youtube  

Senin, 28 Desember 2020

Pesawat N219 Resmi Peroleh Type Certificate

Di penghujung 2020N219 PTDI ☆

Pesawat N219, karya anak bangsa yang merupakan hasil kerja sama PTDI dan LAPAN saat ini telah menyelesaikan seluruh rangkaian pengujian sertifikasi dan resmi memperoleh Type Certificate di akhir 2020 yang diberikan oleh otoritas kelaikudaraan sipil yang berwenang di Indonesia yakni Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara/DKPPU Kementerian Perhubungan RI.

"Prototype pesawat pertama (Prototype Design 1) N219 Nurtanio telah menjalani Flight Cycle sebanyak 250 cycle dan Flight Hours sebanyak 275 jam, sedangkan prototype pesawat kedua (Prototype Design 2) N219 telah menjalani Flight Cycle sebanyak 143 cycle dan Flight Hours sebanyak 176 jam. Sehingga secara total pesawat N219 telah menyelesaikan 393 Flight Cycle dan 451 Flight Hours dalam proses sertifikasi ini," kata Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Gita Amperiawan, Senin.

Gita mengatakan Type Certificate pesawat N219 diserahkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono kepada Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro, disaksikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Ruang Mataram, Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta.

"Proses sertifikasi merupakan proses terpenting untuk menjamin keamanan dan keselamatan, mengingat pesawat tersebut ke depannya akan digunakan oleh pengguna dan masyarakat umum," kata dia.

Sebagaimana hasil pengujian DKPPU, pesawat N219 dinyatakan telah memenuhi CASR Part 23 (Airworthiness Standards for Aeroplanes in the Normal, Utility, Acrobatic or Commuter Category).

Bukan pertama kali bagi PTDI melakukan pengembangan produk, pengembangan pesawat N219 dimulai pada 2014 untuk tahap desain dan aplikasi Type Certificate, dilanjutkan dengan pembuatan prototype pesawat pertama pada 2016 dan prototype pesawat kedua pada 2017 bersamaan dengan proses integrasi sistem, di mana pada tahun tersebut merupakan awal mula proses pengujian untuk sertifikasi.

Hingga akhirnya pada 2020 berhasil memperoleh sertifikasi, untuk selanjutnya direncanakan masuk ke tahap komersialisasi pada 2021.

Dengan selesainya sertifikasi, pesawat N219 diharapkan dapat menjadi awal dari kebangkitan kembali industri dirgantara Indonesia, yang kemudian dapat membantu mengisi kebutuhan penerbangan konektivitas dan perintis di pelosok Indonesia dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara lebih merata.

Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro mengatakan betapa panjang dan rumitnya proses sertifikasi pesawat N219, di antaranya yaitu Document Certification, Conformity Inspection, Laboratory Test, Ground Test, Flight Test System and Performance.

Hal ini, kata Elfien, akan menjadi kebanggaan bagi Indonesia, untuk pertama kali berhasil menyelesaikan sertifikasi dari pesawat yang sepenuhnya merupakan hasil karya anak bangsa dan juga merupakan sebuah prestasi pertama dan luar biasa bagi PTDI dan DKPPU untuk dapat menyelesaikan evaluasi dan test bagi produk pesawat terbang nasional dengan kompleksitas sebesar ini.

Sehingga hal ini semua merupakan prestasi bangsa dan akan menaikkan wibawa bangsa Indonesia di dunia penerbangan internasional.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung keberlangsungan program pesawat N219, khususnya LAPAN, DKPPU, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Perhubungan RI, Kementerian Riset dan Teknologi RI, Kementerian PPN RI/Bappenas, Kementerian BUMN RI, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut dan beberapa Universitas Negeri terkait. Ini akan menjadi titik awal kebangkitan PTDI dan saya yakin kelak akan menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara Indonesia," kata dia.

Adapun untuk nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pesawat N219 berdasarkan hasil assessment oleh PT Surveyor Indonesia tahun 2019 adalah sebesar 44,69 persen dan PTDI dengan melibatkan berbagai industri komponen dalam negeri akan terus berupaya meningkatkan nilai TKDN pesawat N219 hingga mencapai lebih dari 50 persen.

Sehingga manfaat dari mengembangkan produk pesawat nasional dapat dimaksimalkan dan disebarkan pada industri UKM Nasional dan hal ini sebagaimana yang diharapkan oleh Menteri Riset dan Teknologi RI/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro.

Produksi awal pesawat N219 akan dibuat 4 unit pesawat N219 dengan menggunakan kapasitas produksi yang saat ini tersedia, untuk selanjutnya PTDI akan melakukan upgrading fasilitas produksi dengan sistem produksi modern pada manufacturing, sehingga secara bertahap kemampuan output produksi akan terus dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Pesawat N219 pada nantinya juga akan terdapat versi pesawat amphibi yang dapat lepas landas di permukaan air selain di bandara biasa sehingga diharapkan dengan inovasi transportasi udara tersebut.

Kemudian di masa mendatang terbuka kemungkinan dicapainya semua tujuan destinasi pariwisata nusantara laut dengan cepat menggunakan pesawat N219 amphibi.

Saat ini pengembangan pesawat N219 amphibi sedang dalam tahapan Preliminary Design, untuk kemudian dilanjutkan ke tahapan Prototyping and Structure Test, Development Flight Test dan ditargetkan dapat diperoleh ATC Award pada tahun 2024.

Pada 16 Agustus 2017, pesawat N219 telah melakukan uji terbang perdana dan pada 10 November 2017 bertepatan dengan Hari Pahlawan diberi nama Nurtanio oleh Presiden Joko Widodo.
 

  ☠ antara  

Densus 88 Bongkar Pusat Pelatihan Jemaah Islamiyah di Jawa Tengah

Densus 88 Anti Teror Polri berhasil membongkar sasana atau pusat latihan Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah (JI) di sejumlah lokasi di Jawa Tengah. Salah satunya terletak di Desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. (Humas Polri) ★

Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88 AT) Polri membongkar sasana atau pusat latihan jaringan teroris Jemaah Islamiyah atau JI di sejumlah lokasi di Jawa Tengah.

Salah satu pusat pelatihan terletak di desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah.

Di salah satu pusat latihan, anggota Jemaah Islamiyah menyewa sebuah villa dengan dua lantai. Mabes Polri juga merilis sebuah video amatir yang berisi pelatihan fisik anggota jaringan teroris di lokasi ini.

Beberapa latihan dengan spesifikasi militer diberikan juga diberikan jaringan teroris ini pada anggota dan pengikutnya.

Jemaah Islamiyah juga melatih anggotanya untuk melakukan penyergapan dan penyerangan orang penting atau VVIP.

Salah satu pelatihnya adalah teroris Joko Priyono alias Karso yang ditunjuk sebagai pelatih oleh 'Amir' atau pimpinan Jemaah Islamiyah, Para Wijayanto.

Menurut data dari Mabes Polri, total sudah 7 angkatan sebanyak 96 anggota muda yang dilatih di sejumlah sasana yang tersebar di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

Anggota Jemaah Islamiyah yang lulus dari pusat pelatihan ini, sudah banyak yang dikirim ke Suriah sejak tahun 2013 hingga 2018, dengan dana yang sudah disiapkan oleh jaringan tersebut.


  ♞ Kompas 

Minggu, 27 Desember 2020

[Dunia] Tank Amfibi Ringan Baru Rusia Bisa Segera Diproduksi Massal

Sukses Uji Tempur2s25 SPRUT “Sprut-SDM-1” Tank amfibi pembunuh Tank [istimewa] ★

M
onster logam amfibi ini mampu menyeberangi sungai dan bahkan mengarungi lautan sembari memuntahkan tembakan.

Militer Rusia merilis rekaman uji tempur tank amfibi ringan terbarunya 'Sprut-SDM1' beberapa waktu lalu. Mesin tempur yang diciptakan untuk pasukan Lintas Udara Rusia ini telah membuktikan kemampuannya dalam mengarungi gelombang tinggi Laut Hitam.

"Selama uji coba negara, tank ringan ini sukses menjalani pengujian ekstrem di laut zona tengah dan subtropis Rusia yang suhunya mencapai 40 derajat Celcius. Kami telah menjadwalkan pengujian di suhu rendah pada awal tahun depan. Sprut-SDM1 utamanya ditujukan untuk pasukan terjun payung Rusia, tetapi kami juga berharap pelanggan asing tertarik setelah melihat kemampuan yang telah ditunjukkannya," jelas Bekhan Ozdoev, direktur perusahaan industri militer milik negara Rostech.

Layanan pers Rostech mengatakan, penembakan dilakukan dalam kondisi berbeda pada setiap tahap pengujian. Menurut hasil uji negara, dokumentasi desain mesin tempur diganjar kategori '01; yang artinya bisa segera diproduksi massal.

"Pengujian telah memastikan, kendaraan tempur ini sukses mengatasi rintangan air tanpa persiapan dalam kondisi laut yang kurang bersahabat, tetap mengapung saat memuntahkan tembakan, dan dapat dengan mudah mendarat di pantai tanpa persiapan," jelas Rostech dalam keterangan yang dikeluarkannya.

 Karakteristik Sprut-SDM1 

Tank amfibi ringan ini dibuat dan dikembangkan berdasarkan tank 'Sprut-SD'. Pusat kendalinya telah ditingkatkan dengan memasang peralatan yang berfungsi sebagai bagian dari sistem kendali taktis tunggal. Sementara, sistem kendali tembakan digital baru juga ditambahkan untuk meningkatkan kemampuan tempurnya.

Tank ini dipersenjatai dengan meriam tank 125 mm dan mampu bergerak sejauh 500 kilometer tanpa melakukan pengisian ulang bahan bakar. Sementara, pengangkutannya dapat dilakukan dengan kapal pendarat, pesawat angkut militer, dan didaratkan dengan metode pendaratan parasut bersama para awak di dalamnya.


  ♞ RBTH  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...