Selasa, 26 Desember 2023

TNI AU Jadikan Pesawat Grob G 120 TP-A Cetak Para Pengawal Dirgantara

✈ Pesawat Grob G 120 TP-A TNI AU (Kompas)

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara atau TNI AU telah memiliki pesawat untuk mendidik calon penerbang, salah satunya pesawat Grob G 120 TP-A. Pesawat tersebut telah digunakan pada Skadron Pendidikan (Skadik) 101 di Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta.

Salah satu instruktur Skadik 101, Kapten Yoga Kertiyasa mengatakan, Skadron Pendidik (Skadik) 101 berada di bawah Wing Pendidikan (Wingdik) 100/Terbang. Pada satuan tersebut untuk memberikan pelatihan terbang mengoperasikan pesawat Grob 120 TP-A buatan Jerman.

"Pesawat ini datang ke Indonesia sejak 2013, untuk mencetak atau membentuk para pengawal dirgantara di awal, khususnya pada latihan dasar," ujar Yoga kepada Liputan6.com, Sabtu (23/12/2023).

Yoga menjelaskan, pesawat Grob 120 TP-A di Skadik 101 digunakan taruna TNI AU dan Sekolah Penerbang Prajurit Sukarela Dinas Pendek (Sekbang PSDP) TNI. Untuk Sekbang PSDP terdiri dari tiga matra, yakni TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

"Untuk Sekbang PSDP ini setelah lulus akan ditempatkan di masing-masing matra. Begitu pun dengan Taruna AAU akan melanjutkan latih lanjut dengan menggunakan pesawat Wong Bee," jelas Yoga.

Adapun spesifikasi dari Pesawat Grob 120 TP-A memiliki kategori utility dan aerobatic. Karakteristik umumnya, pesawat Grob 120 TP-A memiliki panjang 8,4 meter, lebar sayap 10,3 meter, tinggi 2,6 meter.

"Untuk pesawat grup ini ini daya jelajahnya 23.000 feet dan cruising speed nya adalah 237 Knot," ucap Yoga.

 Siswa Bakal Terbang Solo Usai Lalui Sejumlah Fase 
Pesawat Grob 120 TP-A digerakkan dengan baling-baling mesin turbo dengan mesin Rolls Royce 250-B17 F. Sedangkan baling-balingnya menggunakan MTV-5-1-D-C-F-E(A)/CFR210-56.

“Siswa akan dilatih menggunakan pesawat ini dengan didampingi instruktur," jelas Yoga.

Yoga mengungkapkan, siswa akan melalui sejumlah fase yang diarahkan instruktur hingga dapat melakukan terbang solo. Namun, sebelum terbang solo, ada sejumlah rangkaian cek yang harus dilalui siswa.

"Apabila dinyatakan lulus, siswa akan melaksanakan terbang solo. Satu instruktur memegang satu sampai dua siswa," ungkap Yoga.

  ✈ Liputan 6  

Senin, 25 Desember 2023

Indonesia ‘Lirik’ CM-302 (YJ-12E) Sebagai Rudal Anti Kapal Pesisir

 Bukan Lagi Neptune, Sudah Sertifikasi 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGtjOEMBHDjTQeb7LU6uH9ct0xdhERqgF02LcuLhyiTYlZNf0GWzHyxEz5R_00EqN4YS8jGvrLv216IKmisexnhYdcx9VKP1JhCU5an_0o9q7HGntXh2sRqKTGZpfZW27yTkDNHV4U_7tR94JHizNTgIOWAJmh7zQ2pgSfV2g6XChqI07AQZxuX4WwUg/s320/Khan.png(Military-Today) 🚀

M
eski belum berujung pada proses pembelian, ada kabar bahwa rudal anti kapal yang diluncurkan dari pesisir atau rudal pertahanan pantai – Coastal Naval Defence Missile System CM-302 telah mendapatkan sertifikasi dari Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AL (Distlibangal). Kabar tersebut merujuk informasi dari akun Instagram Lembaga Keris pada 24 Desember 2023.

Kemunculan nama CM-302 cukup mengejutkan netizen, pasalnya selama ini yang santer didengungkan sebagai rudal pertahanan pesisir adalah RK-360 Neptune buatan Ukraina, bahkan rencana pengadaan rudal Neptune berikut manfaat alih teknologi yang akan didapatkan, pernah dibahas oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI bersama Komisi I DPR. Sebagai catatan, Neptune diklaim sebagai rudal anti kapal yang berhasil mengkaramkan kapal penjelajah Rusia RTS Moskva (Slava Class Cruiser) di Laut Hitam pada April 2022.

CM-302 dikembangkan dan diproduksi oleh China Aerospace Science and Industry Corp (CASIC), rudal ini tak lain merupakan versi ekspor dari rudal anti kapal supersonik YJ-12B yang telah digunakan oleh militer Cina. Tidak seperti YJ-12B, untuk standar ekspor maka jangkauan jelajah CM-302 (YJ-12E) dibatasi maksimum 290 km. Sementara YJ-12 punya jangkauan jelajahnya sampai 400 km, dan rudal ini telah ditempatkan Cina di kawasan pesisir yang menghadap ke Selat Taiwan.

YJ-12 adalah rudal anti kapal supersonik pertama yang diproduksi Cina, sebelum-sebelumnya rudal anti kapal buatan Cina masih berada di level high subsonic. YJ-12 terdiri dari tiga varian, yakni:

 YJ-12A 

Ditempatkan di kapal permukaan, rudal ini digunakan untuk menyerang kapal dan formasi permukaan berukuran besar dan menengah. Rudal ini memiliki ciri kecepatan tinggi, tenaga tinggi, dan jangkauan jauh, serta dapat langsung menghancurkan kapal musuh berukuran besar dan sedang.

 YJ-12B 

Merupakan rudal anti kapal yang diluncurkan dari darat (pesisir) dan dapat menyerang kapal permukaan berukuran besar dan sedang, dan memiliki kekuatan besar dalam serangan laut, respons cepat, dan jangkauan jauh.

 YJ-12E 

Dikenal juga sebagai sebagai CM-302, rudal CM-302 memiliki jangkauan maksimum 290 km dengan membawa hulu ledak 250 kg dengan kill probability sampai 90 persen.

Meski dari jangkauan jelajah ‘dikuragi’, namun profil umum YJ-12B dan YJ-12E (CM-302) relatif sama. Rudal ini ditenagai integrated ramjet/booster propulsion system, kecepatan rudal ini ada rentang Mach 2-4, tergantung pada ketinggian terbang.

YJ-12B punya panjang 6,3 meter dan diameter 0,7 meter, sementara bobot rudal ini ditaksir 2,5 ton. Bobotnya yang tambun terasa wajar, mengingat jarak jelajah rudal ini yang mencapai 250 – 400 km. Untuk berat hulu ledak, bervariasi bergantung pada jenisnya, seperti High Explosive Fragmentation (HE-FRAG) di rentang 205 – 500 kg.

Umumnya, YJ-12B ditempatkan di platform truk Transporter-Erector-Launcher (TEL) Wanshan WS2600 10×8 yang berisi tiga peluncur. (Gilang Perdana)

  🚀 Indomiliter  

Bakamla Uji Fungsi Senjata Meriam 30 MM di Batam

4 KN 40 meter Bakamla dipersenjatai meriam Aselsan, Turkiye Kapal KN 40 Meter Bakamla dipersenjatai meriam 30 MM (Bakamla) ⌾

Bakamla RI melakukan uji fungsi senjata SMASH 30 MM yang diawasi langsung oleh Kepala Biro Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bakamla RI Laksma Bakamla Rudi Parulian Simorangkir di Pulau Petong, Batam, Minggu (24/12/2023).

"Senjata ini nantinya berfungsi untuk keamanan diri anggota Bakamla RI dalam menjaga laut Indonesia pada saat melakukan patroli," ucap Laksma Rudi Parulian, dalam keterangannya.

Sebelum melakukan uji fungsi senjata, terlebih dahulu para personel Bakamla RI dibekali pelatihan oleh tenaga ahli serta Dansatgas Kolonel Bakamla Davit Hastiadi untuk menggunakan senjata yang berasal dari Aselsan-Turki tersebut.

Pada kesempatan ini, terdapat empat kapal yang terlibat, meliputi KN Bintang Laut-401, KN Ular Laut-405, KN Singa Laut-402, serta KN Belut Laut-406. Uji coba dilaksanakan oleh Tenaga Ahli Aselsan, pengawak meriam 4 KN Bakamla RI, dan Surveyor Dislaikmatal Mabesal.

Lebih lanjut, keempat kapal tersebut melakukan uji fungsi tembak sasaran dengan jarak 400 meter hingga 1.500 meter.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Sementara, turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Kepala Perencanaan dan Ortala (Karoren) Bakamla RI Laksma Bakamla I Gusti Aswan Chandra, Direktur Operasi Laut (Opsla) Bakamla RI Laksma Bakamla Basri Mustari, beserta jajaran. (erh)

  ⌾
Okezone  

"Skadron Udara 2: Tulang Punggung Transportasi Udara di Pelosok Nusantara"

Diposkan Airmen TV DispenauPesawat TNI AU ☆

Skadron Udara 2 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta terus mengukir prestasi gemilang dengan pesawat CN-295, menjadikannya tulang punggung transportasi udara di pelosok Nusantara. Dengan tekad kuat dan dedikasi tinggi, skadron ini telah menjadi penjelajah langit yang tak tergantikan.

Pesawat CN-295 yang digunakan oleh Skadron Udara 2 telah membuktikan ketangguhannya sebagai kendaraan udara multifungsi. Dengan kemampuan angkut yang besar dan jangkauan yang luas, pesawat ini memainkan peran krusial dalam mendukung konektivitas di wilayah-wilayah terpencil Indonesia.

Skadron Udara 2 juga aktif terlibat dalam berbagai misi kemanusiaan, seperti pengiriman bantuan medis dan evakuasi darurat. Dengan kecepatan dan ketepatan, mereka menjelma menjadi harapan bagi daerah-daerah terisolasi.

Prestasi Skadron Udara 2 tidak hanya menciptakan sejarah dalam keamanan nasional, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi penerbang muda. Dengan semangat pantang menyerah, mereka terus menjaga kehormatan sebagai tulang punggung transportasi udara di Nusantara.

"TNI Angkatan Udara - Jauh di Langit Dekat di Hati" DISPENAU@2023.
 


  ☆ Youtube  

Minggu, 24 Desember 2023

[Global] Ukraina Tembak Jatuh 3 Jet Tempur Su-34 Rusia

Su-34 Rusia (ist) ☆

Militer Ukraina pada Sabtu (23/12/2023) mengeklaim, telah menembak jatuh tiga jet pengembom milik Rusia di wilayah selatan.

Komandan Angkatan Udara Ukraina Mykola Oleshchuk mengatakan, jet Su-34 jatuh berhasil dijatuhkan pada Jumat (22/12/2023) tengah hari.

Dalam pengumumannya, dia mengaku menemukan sebuah pesan di drone Rusia yang jatuh bertuliskan "Die, bitche".

"Ide bagus! Inilah tanggapan kami!" katanya di Telegram, sebagaimana dikutip dari AFP.

Sebelumnya, dalam pidato Jumat malam, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengucapkan terima kasih kepada tentara yang menembak jatuh pasukan Rusia di wilayah Kherson, Ukraina selatan.

"Ini adalah perolehan Angkatan Udara kita dan aksi langsung dari Brigade Rudal Anti-Pesawat Odessa. Terima kasih kawan!" ucapnya.

“Dan semoga setiap pilot Rusia menyadari respons kita terhadap setiap pembunuh Rusia. Tidak ada satu pun dari mereka yang luput dari hukuman,” tambah Zelensky.

Kremlin belum mengomentari klaim Ukraina tentang jatuhnya tiga jet tempur Su-34 Rusia.

Namun blogger perang Rusia, Fighterbomber, menyampaikan ada kerugian yang terjadi baru-baru ini berkaitan dengan jet tempur itu, kemungkinan besar disebabkan oleh sistem pertahanan udara rudal Patriot.

Blogger perang lainnya, saluran Voenniy Osvedomitel (“Informan Militer”) di Telegram, juga melaporkan adanya kerugian di antara jet pengebom Su-34 yang menurut mereka digunakan untuk menjatuhkan bom luncur di jembatan Ukraina di Krynky.

 Belanda kirim F-16 
Terpisah, Zelensky mengatakan telah berbicara dengan Perdana Menteri (PB) Belanda Mark Rutte mengenai pengiriman jet F-16 ke Ukraina.

Ia juga telah membahas persetujuan paket dukungan UE baru senilai 50 miliar euro untuk Ukraina.

“Belanda sedang mempersiapkan pengiriman jet tempur F-16 pertama ke Ukraina. Dari keputusan politik mengenai penyediaan pesawat, kami telah beralih ke pelatihan pilot dan insinyur, dan sekarang kami sedang melaksanakan bagian teknis –pengiriman aktual pesawat tempur F-16 ke Ukraina. Jet F-16,” katanya.

Belanda mengumumkan pada Jumat bahwa mereka sedang mempersiapkan pengiriman 18 jet tempur F-16 buatan AS yang dijanjikan ke Ukraina, pada saat Kyiv berada di bawah tekanan di semua lini.

Dengan persetujuan AS, Denmark dan Belanda mengumumkan pada bulan Agustus lalu bahwa mereka akan menyediakan hingga 61 jet, setelah pilot Ukraina dilatih.

  ★
Kompas  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...