Minggu, 06 November 2016

Excalibur Ceko Tawarkan Alutsista

Kendaraan 8x8 Pandur II dan UAV Cantas Kendaraan 8x8 Pandur II [dmitry s hulgin]

Setelah suskses memasok peluncur roket laras banyak (MLRS) Vampir yang digunakan oleh Korps Marinir, kini dalam pameran Indo Defence 2016 Excalibur Army menawarkan kendaraan amfibi 8x8 Pandur II untuk dapt digunakan oleh Korps Marinir maupun TNI Angkatan Darat.

Pandur II adalah kendaraan 8x8 yang diproduksi oleh perusahaan Austria Steyr yang merupakan anak perusahaan dari General Dynamics. Excalibur Army dari Ceko mendapatkan hak untuk memproduksi dan MRO khusus untuk Angkatan Darat Ceko, Eropa Timur, serta negara-negara Asia.

Pandur II mempunyai pilihan perlindungan balistik yang ditawarkan dalam STANAG Level 2,3, dan 4 dan perlindungan terhadap ranjau darat STANAG Level 2A dan 3A, bahkan kendaraan ini mempunyai kursi perlindungan ranjau yang dipatenkan.

Pandur II mempunyai kemampuan amfibi [AD Ceko]

Dengan menggunakan mesin diesel Cummins - Amerika tipe 6 silinder 4 langkah (four stroke) yang diletakkan di depan dapat menghasilkan performa 455 daya kuda, sehingga kendaraan dapat dipacu hingga 105 km/jam. Transmisi menggunakan produk ZF Jerman, sistem suspensi independen dan rem ABS (Anti-Lock Braking System). Untuk memudahkan pengemudian, Pandur II menerapkan sistem Automatic Drivetrain Management (ADM) yang mudah untuk diajarkan. Kemampuan berenang kendaraan ini dengan dilengkapi 2 waterjet dapat mengarungi air dengan kecepatan 10 km/jam.

Bobot kosong kendaraan Pandur II adalah 15,0 ton, dengan berat kendaraan saat berenang dibatasi 20,0 ton, jadi kendaraan ini dapat memuat beban 5,0 ton. Untuk penggunaan di daratan kendaraan ini masih dapat dipaksa hingga maksimal 24,0 ton. Maksimal jumlah personel yang dapat diangkut sebanyak 12 orang (termasuk driver dan gunner), namun disarankan untuk membawa 10 orang saja supaya tidak terlalu berdesakan.

Tampak belakang Pandur II, ada tiga pilihan pintu belakang [Chosun]

Pandur II 8x8 telah digunakan di Angkatan Darat Austria dan Ceko. Di Portugal, Pandur II digunakan oleh Marinir, karena pesanan cukup banyak maka Portugal meminta lisensi sendiri untuk dibuat oleh Fabrequipa.

Pintu belakang Pandur II tersedia 3 versi, pintu single hidrolik, pintu ganda tanpa sekat tengah, maupun pintu ganda dengan sekat tengah. Pada tipe terakhir pada bagian sekat dipasang peralatan pengait untuk dapat menarik kendaraan.

 UAV Cantas
Cantas UAV di Indo Defence 2016 [Army Recognition]

Cantas UAV adalah pesawat tanpa awak yang dirancang untuk peluncuran dan pendaratan secara vertikal sehingga tidak memerlukan segala jenis peluncur. Ini adalah salah satu keunggulan UAV ini, keunggulan lainnya adalah UAV ini dibuat dengan menggunakan bahan komposit khusus sehingga membuatnya sebagai Stealth UAV.

Hovering secara vertikal diperoleh dari dua unit tenaga listrik (electric power units) serta mesin jet sehingga UAV ini dapat digunakan untuk pengawasan, patroli perbatasan, survei medan peperangan, serangan, dan penggunaan lainnya baik untuk militer maupun sipil.

Dengan Ground Control Station sistem portable yang sepenuhnya otomatis memungkinkan UAV ini untuk menyelesaikan tugasnya dengan atau tanpa pengawasan operator.

 ASCOD Tracked Vehicle
ASCOD tracked vehicle [Army Recognition]

Excalibur sekarang juga melakukan kerjasama dengan General Dynamics (GDELS) untuk memasarkan kendaraan beroda rantai ASCOD yang juga diproduksi oleh Steyr. Tampilan baru ASCOD ini muncul tahun lalu di ajang IDET 2015. Kendaraan dengan mesin di depan ini dari bobot semula yang mulai dari 26,3 ton sekarang melonjak menjadi diatas 30 ton.

ASCOD baru mempunyai perlindungan yang lebih baik, suspensi yang lebih baik serta ground clearance yang lebih tinggi dari pendahulunya Pizzaro/Ulan yang digunakan di Angkatan Darat Spanyol dan Austria. Varian ASCOD baru juga berhasil memperoleh kontrak di Inggris untuk pengganti kendaraan CVR(T) yaitu Scorpion-Scimitar-Spartan sebanyak 589 unit.

Kendaraan ini sekarang diproyeksikan sebagai platform untuk dapat menggantikan kendaraan dari keluarga AMX, Scorpion, M-113, serta BMP-1/BMP-2. Bukan tidak mungkin suatu saat kendaraan beroda rantai ini akan ditawarkan kepada Indonesia.
 

  Defense Studies  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...